variasi martabak manis Martabak Mertua tidak kalah menggugah selera para sweet tooth. (Dok. Martabak Mertua)

Gurih & Manisnya Martabak Mertua

16 May 2021   |   12:26 WIB

GenHype mungkin pernah dengar kelakar di tengah masyarakat yang mengatakan bahwa untuk memenangkan hati calon mertua jangan lupa bawa martabak ketika berkunjung.

Martabak telah menjadi panganan yang jadi favorit banyak orang sejak beberapa dekade lalu. Adaptasi dari kuliner Arab ini dapat ditemui dalam bentuk martabak asin atau martabak telur.

Adapun, martabak manis merupakan makanan khas dari Bangka Belitung yang dikenal dengan nama Hok Lo Pan dan diciptakan oleh bangsa Hakka.

Popularitas martabak manis seiring waktu terus menyebar. Di beberapa daerah, martabak manis disebut dengan Terang Bulan karena bentuknya yang bulat dan berwarna kuning seperti bulan.

Keunikan dan potensi pasar yang terus berkembang untuk martabak mendorong Andhika Putra, salah satu pemilik dari Martabak Mertua, untuk memulai bisnis kuliner dengan salah satu rekannya, Alan Okadenan.

Di zaman serba digital seperti sekarang, Martabak Mertua menerapkan model bisnis dengan memanfaatkan kekuatan digital marketing dan platform penyedia layanan pesan antar online.

Perlu waktu beberapa tahun bagi keduanya untuk memantapkan bisnis di Bandung sebelum memutuskan melebarkan sayap ke ibu kota.

Awal merintis bisnis kuliner, tidak mudah untuk mendapatkan kepercayaan konsumen. Namun hal itu berhasil dilalui Andhika dan Alan yang belajar dari pengalaman untuk memantau perkembangan bisnis mereka secara pelan tapi pasti sambil mempelajari kondisi di pasar serta feedback dari konsumen.

Martabak Mertua menyasar target pasar milenial yang senang melakukan eksplorasi rasa sehingga tidak heran banyak menu martabak mereka yang sesuai dengan konsep kuliner kekinian.

Berkembangnya brand Martabak Mertua di kalangan konsumen juga didukung oleh inovasi menu yang tidak hanya mengedepankan tren namun juga kualitas dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Di antara brand martabak lainnya, Martabak Mertua merupakan salah satu pelopor yang menggunakan keju mozzarela pada topping martabak. Ini pula yang menjadikan image brand Martabak Mertua lekat dengan varian menu martabak asinnya.

Menu martabak asin khas Martabak Mertua menerapkan konsep fusion memang lebih populer di kalangan penggemarnya, namun variasi martabak manis karya Andhika dan Alan tidak kalah menggugah selera para sweet tooth.

Martabak manis khas Martabak Mertua punya karakter istimewa yang membedakannya dengan martabak manis di pasaran.

Serat pada martabak yang lebih kecil menjadikannya lembut dan kenyal. Rasa pada adonan juga dibuat tidak terlalu manis agar tidak memberikan sensasi 'giung' ketika dinikmati dengan berbagai pilihan topping manis.

Martabak manis juga disajikan dengan berbagai cara ada yang dilipat, digulung, tak ketinggalan martabak tipis kering.

Di antara menu andalannya seperti martabak Pandan Cokelat Pisang Keju, Red Velvet Pisang Keju Nutella, Greentea Marshmallow Nutella, Taro Cream Cheese Oreo, Tiramisu Oreo dan lain lain.

Editor: Dika Irawan
SEBELUMNYA

Ini Kiat Supaya Nggak Malas Kerja Setelah Libur Panjang

BERIKUTNYA

Hidup Lebih Sehat Dengan Mengurangi Paparan Bahan Kimia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: