Ilustrasi (Photo by RODNAE Productions from Pexels)

5 Minuman Hits Pelopor Boba di Indonesia

25 August 2021   |   00:30 WIB

Siapa sih yang enggak tahu minuman boba? Meskipun ada yang belum mencobanya, pasti setidaknya pernah dengar soal minuman  dengan topping bola-bola tapioka kenyal satu ini melalui media sosial.

Meskipun baru kembali viral beberapa tahun belakangan, minuman boba sebenarnya sudah hadir di Indonesia sejak awal tahun 2000-an.

Genhype ingat enggak? Hop Hop the Bubble Drink merupakan salah satu brand yang menjadi pelopor tren minuman boba di Indonesia. 

Nah, sebelum boba milk tea, salah satu varian minuman boba yang paling populer sekarang, banyak digemari, lima minuman dari Hop Hop berikut ini cukup hits di awal tahun 2000-an dan masih tersedia hingga sekarang.

Chocolate Blended

Chocolate Blended (Dok. Hop Hop)

Chocolate Blended (Dok. Hop Hop)

Coklat telah lama dikenal dengan ragam manfaatnya, termasuk berbagai kandungan yang bisa memberikan rasa bahagia. 

Minuman Chocolate Blended dari Hop Hop cocok untuk menemani waktu mengerjakan tugas sekolah, kuliah, kantor atau sekadar menghabiskan waktu dengan orang tercinta.

Lychee Blended

Lychee Blended (Dok. Hop Hop)

Lychee Blended (Dok. Hop Hop)

Buah lychee kerap menjadi pelengkap rasa yang menyegarkan untuk berbagai jenis minuman. Di Hop Hop, lychee ini tak hanya dijadikan sebagai pelengkap rasa, namun dijadikan satu minuman utuh yang lezat.

Taro Blend
 

Taro Blend (Dok. Hop Hop)

Taro Blend (Dok. Hop Hop)

Sebelum populer dalam beberapa tahun terakhir, minuman dengan varian rasa taro atau talas ungu ternyata sudah populer sejak awal tahun 2000-an, loh! Hop Hop berinovasi membuat minuman dingin rasa taro lengkap dengan topping boba yang digemari anak-muda.

Bubble Gum

Bubble Gum (Dok. Hop Hop)

Bubble Gum (Dok. Hop Hop)

Jika kini kita sering menjumpai Chewing Gum Stick di pasaran, di awal tahun 2000-an anak-anak muda Indonesia mulai menggemari minuman dengan perasa Bubble Gum. Mengerti kesukaan masyarakat saat itu, Hop Hop mengeluarkan minuman Boba dengan varian rasa Bubble Gum.

Choco Oreo 

Choco Oreo  (Dok. Hop Hop)

Choco Oreo  (Dok. Hop Hop)


Di awal tahun 2000-an, biskuit Oreo telah menjadi favorit masyarakat Indonesia dengan iklannya yang ikonik diputar, dijilat, dicelupin. Melihat tren yang ada kala itu, Hop Hop membuat minuman Boba yang dicampur dan blend dengan biskuit Oreo.

Hop Hop sekarang juga memiliki menu-menu kekinian yang popular seperti Lime Lemonade, Lychee ice tea, Yogurt Strawberry, Ice Coffee Latte, dan Yakult Series.

Inisiator dan pendiri Hop Hop memutuskan membuka Hop Hop di Indonesia setelah tertarik dengan tren minuman boba saat dia menetap di Amerika Serikat pada pertengahan tahun 1990-an.

Setelah melewati berbagai proses, outlet pertama Hop Hop dibuka di Pasaraya Grande, Jakarta Selatan tahun 2001. 

Saat itu, Hop Hop dengan cepat menjadi minuman favorit mulai dari anak-anak sekolah hingga konsumen dewasa. Uniknya, nama Hop Hop sendiri terpilih setelah melalui seleksi yang panjang.  

“Nama Hop Hop dipilih dari berbagai alternatif seperti Bubba, Bubble Tea, Bubble King dan lain sebagainya. Hop Hop dipilih karena seakan menunjukkan bahwa boba yang kami buat itu kenyal dan dapat melompat-lompat,” kata Alicia Kastria, Head Promotion & Event Hop Hop.
 
Setelah dua dekade, Hop Hop makin berkembang di Indonesia dan telah memiliki 90 outlet di Jabodetabek dan Bandung. 

Hop Hop juga terus berinovasi dengan ragam produk-produk kekinian yang dibuatnya.

“Saat ini kami terus mengembangkan produk-produk terbaru dan mengadopsi pembayaran digital seperti ShopeePay di seluruh outlet. Kami harap, berbagai inovasi yang kami lakukan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Indonesia, baik yang telah mengenal Hop Hop sejak awal, atau para Gen-Z yang besar di era media sosial, untuk mendapatkan minuman boba favoritnya,” ujar Alicia.

Saat ini seluruh produk Hop Hop bisa didapatkan lebih hemat dengan adanya voucher cashback 100?ri ShopeePay. Promo tersebut ada di periode kampanye Shopee Mantul Sale pada 25-27 Agustus 2021.
SEBELUMNYA

Peneliti AS Temukan Enzim Pemicu Kematian saat Terinfeksi Covid-19

BERIKUTNYA

Efektivitas Vaksin Pfizer & Moderna Jadi 66 Persen

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: