Festival Midsommar di Swedia yang dirayakan setiap tahun. (Sumber gambar: Unsplash/Mikael Kristenson)

Mengenal Festival Midsommar, Banyak Jadi Inspirasi Lagu sampai Film

24 June 2024   |   14:57 WIB
Image
Alya Hafilah Salsabila Mahasiswa Universitas Padjadjaran

Apa yang terlintas di pikiran Genhype ketika mendengar kata Midsommar? Film Midsommar? Atau bahkan konsep dari lagu terbaru girl group Red Velvet yang segera rilis? Ternyata, kedua karya itu merujuk pada inspirasi yang sama yakni Festival Midsommar dari Swedia yang sudah berjalan sejak 1500-an.

Festival Midsommar digelar setiap tahunnya untuk merayakan kedatangan Musim Panas, lebih tepatnya pada malam pertengahan musim tersebut.

Dilansir dari Forbes, ketika Festival Midsommar ini dilangsungkan, maka sebagian besar perusahaan atau tempat kerja tidak beroperasi, warga Swedia yang merantau ke luar negeri akan pulang kampung untuk merayakan festival tersebut, dan beberapa jalan di perkotaan menjadi sepi. 

Baca juga: Mengenal Fika, Tradisi Rehat dengan Secangkir Kopi ala Swedia

Masyarakat Swedia akan membangun tiang dengan bentuk segitiga di puncaknya, kemudian mereka akan melapisi tiang yang disebut tiang utama tersebut dengan daun dan bunga. Tidak lupa mereka juga membuat karangan bunga untuk diletakkan di tiang utama yang merupakan ciri khas dari Festival Midsommar. 

Selain itu, mereka akan berkumpul bersama keluarga atau teman untuk melakukan tarian melingkar yang berbentuk cincin. Terkadang mereka juga akan berdansa pada akhir perayaan.

Tidak hanya tiang utama yang dilapisi tumbuh-tumbuhan cantik dan tarian yang menyenangkan, ciri khas lainnya dari festival ini adalah makanannya. Festival Midsommar memiliki beberapa sajian khas yang kerap disantap pada saat festival sedang berlangsung. Adapun, sajian tersebut adalah berbagai jenis acar ikan haring, kentang rebus, krim asam, dan daun bawang.

Makanan-makanan itu sering juga lengkapi dengan makanan yang panggang, seperti iga atau salmon. Tidak lupa hidangan penutupnya yaitu stroberi dan krim. Sedangkan, untuk menu tradisionalnya adalah bir dingin dan schnapps, jenis alkohol yang berbahan dasar dari buah yang didistilasi. 
 

Festival Midsommar (Sumber gambar: Wikimedia Commons/01tonythomas)

Festival Midsommar (Sumber gambar: Wikimedia Commons/01tonythomas)

Dikutip dari Britannica, alasan mengapa festival ini dirayakan pada Musim Panas adalah karena masyarakat Swedia memiliki keyakinan tentang dewa-dewa lokal, tepatnya Dewa Ukko yang bertugas dalam mengendalikan hujan dan kesuburan tanah Mereka yang akan memastikan panen tetap berlangsung dan sukses di Swedia. 

Musim Panas juga dianggap sebagai waktu yang tepat untuk mendapatkan keberuntungan dan penyembuhan. Masyarakat Swedia akan membuat api unggun untuk mengusir roh jahat. Air dan tanaman hijau juga dianggap memiliki kekuatan untuk menyembuhkan penyakit. Oleh karena itu, mandi di mata air alami dan mendekorasi rumah dengan tanaman-tanaman yang cantik akan membawa hal yang positif bagi kesehatan. 

Uniknya, pertengahan Musim Panas dianggap sebagai ‘bulan percintaan’, warga lokal percaya bila meletakkan tujuh bunga di bawah bantal, maka akan muncul mimpi yang menunjukkan pasangan kita pada masa mendatang. Konon, jika kita melihat ke dalam sumur pada tengah malam maka kita juga akan dapat melihat wajah calon pasangan. 

Baca juga: Menelusuri Artefak Mobil Klasik Volvo di Swedia

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

6 Cara Mengatasi Rasa Bosan dan Monoton di Tempat Kerja

BERIKUTNYA

Cek 5 Karya Perlawanan 'Terakhir' Sanggar Bumi Tarung dalam Pameran Sampai Batas Tarung

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: