Suasana di Masjid Istiqlal. (Sumber foto: JIBI/Hypeabis/Arief Hermawan)

Kapan Penetapan Idulfitri 1445 Hijriah? Berikut Jadwal & Tahapan Sidang Isbat

08 April 2024   |   19:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Pengumuman 1 Syawal 1445 Hijriah di Indonesia akan ditetapkan lewat sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama. Sidang isbat bertujuan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat, terutama umat Islam terkait waktu pelaksanaan ibadah khususnya penentuan 1 Ramadan dan 1 Syawal.

Kementerian Agama (Kemenag) telah mengumumkan bahwa sidang isbat penentuan 1 Syawal 1445 Hijriah akan dilakukan pada 9 April 2024. Sidang ini akan digelar di Auditorium HM Rasjidi, kantor Kemenag RI, di Jakarta.

Baca juga: Perkiraan Idulfitri 2024 di Indonesia & Negara-negara Muslim Dunia, Tanggal Berapa?

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kamaruddin Amin mengatakan sidang isbat digelar pada 9 April karena bertepatan dengan 29 Ramadan. Tanggal tersebut merupakan periode akhir sebelum memasuki bulan baru, sehingga kerap dijadikan hari untuk penentuan.

Kamaruddin mengatakan pelaksanaan sidang isbat merupakan penetapan secara formal yang sudah sesuai dengan undang-undang. Dasar hukum sidang isbat tercantum dalam Pasal 52 A Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama.

Kamaruddin menjelaskan kalau pasal itu menyebutkan Pengadilan Agama memberi isbat kesaksian rukyat hilal dalam menentuan awal bulan pada tahun Hijriah.

Dengan demikian, meski semua orang sudah mengetahui posisi hilal, sidang isbat tetap harus dilakukan. Sebab, selain jadi forum formal yang sudah dibakukan negara, sidang isbat juga merupakan wadah musyawarah organisasi masyarakat Islam, pakar falak dan astronomi, lembaga terkait (BMKG, BIG, Planetarium, ITB Bosscha, UIN, dan lainnya) dalam menentukan bersama waktu memulai ibadah puasa dan hari raya.

Pelaksanaan sidang isbat nanti akan dihadiri Komisi VIII DPR RI, pimpinan MUI, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, serta Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. "Sebagaimana biasa, sidang isbat awal Syawal selalu dilaksanakan pada 29 Ramadan. Tahun ini, bertepatan dengan 9 April 2024," ungkap Kamaruddin melalui laman resmi Kemenag, dikutip Hypeabis.id, Senin (8/4).


Tahapan Pelaksanaan Sidang Isbat

Pelaksanaan sidang isbat akan diawali dengan Seminar Pemaparan Posisi Hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Berdasarkan data hisab, ijtimak terjadi pada Selasa, 29 Ramadan 1445 H / 9 April 2024 M, sekitar pukul 01.20 WIB.

Saat matahari terbenam pada hari tersebut, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia diketahui sudah berada di atas ufuk antara 4° 52.71' sampai dengan 7° 37.84' dan sudut elongasi 8° 23.68' hingga 10° 12.94'.

Berdasarkan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), posisi hilal tersebut telah memenuhi kriteria Imkanur Rukyat, yakni tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.

Selain dari data tersebut, Kementerian Agama juga akan melakukan pemantauan hilal atau rukyatulhilal di berbagai provinsi. Tahun ini, pemantauan dilakukan di 120 lokasi di seluruh Indonesia. Dari titik ini, tim Kemenag akan melaporkan apakah hilal sudah terlihat atau belum.

Komaruddin mengatakan hasil hisab dan rukyatulhilal ini akan dibahas dan jadi bahan pertimbangan dalam sidang isbat. "Jadi kapan Hari Raya Idulfitri, kita masih menunggu keputusan sidang isbat. Hasilnya akan diumumkan secara terbuka melalui konferensi pers,” ujarnya.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

5 Cara Mengatasi Kolesterol Tinggi Saat Lebaran

BERIKUTNYA

Hypereport: Menengok Potensi Bisnis Hotel Syariah di Indonesia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: