Best new cookbooks for hunkering down during the pandemic. Peloton recalls pedals on 27,000 exercise bikes after reported injuries

Ilustrasi tepung terigu (Immo Wegmann: Unsplash)

Ini Bedanya Tepung Terigu dan Tepung Tapioka

19 August 2021   |   15:31 WIB
Image
Dewi Andriani Hypeabis.id

Genhype tentu sudah tidak asing dengan tepung terigu dan tepung tapioka. Perlu kalian ketahui, kedua jenis tepung ini memiliki kegunaan yang berbeda-beda loh antara satu dan lainnya. Ada yang berfungsi sebagai bahan utama, ada pula yang hanya digunakan sebagai penambah masakan.

Oleh karena itulah kalian mesti tahu perbedaannya supaya tidak salah pilih saat mengolah makanan.  Bagi kalian yang sudah terbiasa memasak tentu tahu bedanya ya, tetapi bagi yang belum tahu yuk sama-sama kita simak apa saja perbedaan dari tepung-tepung berikut ini.

1. Tepung Terigu

Salah satu tepung yang paling populer ialah terigu karena dapat digunakan untuk membuat berbagai jenis makanan mulai dari kue, roti, mie pasta, dan lain sebagainya. Tepung terigu ini berasal dari biji gandum yang telah digiling secara halus sehingga menjadi serbuk atau butiran halus berwarna putih.

Nah, tepung terigu sendiri juga memiliki tiga jenis tepung yang didasarkan pada kandungan protein di dalamnya yakni terigu protein tinggi, sedang, dan rendag. Makin tinggi kandungan proteinnya, makin tinggi pula kadar kekenyalannya.

Tepung terigu protein tinggi mengandung gluten paling tinggi dengan tekstur yang lebih elastis dan sangat mudah mengembang ketika dijadikan adonan dan bisanya digunakan sebagai bahan roti dan aneka mie.

Sebaliknya tepung terigu protein rendah kadungan glutennya juga sedikit. Memiliki daya serap air yang rendah sehingga sulit dijadikan sebagai adonan, tidak elastis dan susah mengembang. Tepung jenis ini bisa digunakan untuk mmebuat kue kering atau biskuit, dan gorengan yang membutuhkan tekstur renyah.

Adapun tepung terigu protein sedang sering disebut sebagai tepung terigu serba guna dan banyak digunakan untuk membuat aneka kue, gorengan dan cookies, seta bahan fermentasi seperti donat, onde-onde, bakpai dan sebagainya.

2. Tepung Tapioka

Nah, kalau tepung tapioka ini sering juga disebut sebagai tepung kanji yang terbuat dari sari pati singkong. Tekstur dari tepung tapioka ini licin dan berwarna putih bersih, sifatnya juga tidak bisa menyatu jika dicampur air yang bersuhu normal. Untuk itulah dalam proses pengolahannya tepung tapioka haus dicampur dengan air bersuhu di atas normal.

Biasanya, tepung tapioka banyak digunakan untuk berbagai jenis makanan khas nusantara seperti cilok, cireng, cimol, cendol, cenil, siomay, bakso, dan lain sebagainya. Selain itu, tepung tapioka banyak digunakan untuk menambah kekenyalan pada makanan.

Jenis tepung tapioka ini berbeda dari tepung terigu karena bebas gluten dan masuk dalam kategori pati sehingga cocok bagi kalian yang memiliki intoleransi gluter.
Secara tekstur dan warna, tepung tapioka hampir mirip dengan tepung sagu kaena itu tepung jenis ini juga banyak digunakan sebagai pengganti tepung sagu.

Di sampig itu, tepung tapioka juga kadang bisa dijadikan sebagai penggantu tepung maizena untuk mengentalkan masakan tetapi takarannya jangan terlalu banyak karena akan membuat liat dan lengket.

Editor: Dika Irawan
 
SEBELUMNYA

Mengulik Karya Goenawan Mohamad di Pameran Tunggalnya, Di Muka Jendela: Enigma

BERIKUTNYA

Ternyata Ini Penyebab Hawa di Rumah Terasa Panas dan Pengap

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: