Kue Keranjang (Sumber gambar: Indonesia Travel)

13 Makanan Khas Imlek di Indonesia beserta Maknanya

07 February 2024   |   15:00 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Masyarakat Tionghoa sebentar lagi akan merayakan Tahun Baru Imlek. Tahun ini, perayaan besar itu akan jatuh pada 10 Februari 2024. Imlek menjadi momentum bagi masyarakat Tionghoa untuk menyampaikan syukur atas rezeki selama setahun terakhir, termasuk memanjatkan harapan tahun baru yang lebih baik.

Salah satu tradisi perayaan Imlek adalah makan bersama keluarga besar. Pada Hari Raya Imlek, umumnya semua keluarga besar berkumpul di rumah yang dituakan untuk menikmati jamuan khusus dan sembahyang. Hal ini menjadi spesial karena beberapa hidangan hanya disajikan khusus saat Imlek.

Baca juga: Kumpulan Promo Makanan & Minuman Spesial Imlek, Ada Solaria hingga Dunkin Donut

Tak cuma rasanya yang enak, beberapa menu yang dihidangkan saat Imlek pun memiliki makna dan filosofi tersendiri sebagai simbol doa dan harapan pada tahun baru, mulai dari membuat panjang umur, bahagia, hingga membawa keberuntungan. Melansir dari situs Indonesia Travel dan Kemenparekraf, berikut adalah sederet makanan khas Imlek di Indonesia.


1. Jeruk

Buah jeruk bisa dibilang tidak pernah absen dari meja makan saat perayaan Imlek. Bukan tanpa makna, menghidangkan jeruk saat Imlek dipercaya sebagai lambang dari kemakmuran dan rejeki yang selalu bertumbuh.

Warna oranye dan bentuk bulat pada buah segar yang satu ini juga melambangkan kemakmuran, kesejahteraan dan kekayaan. Biasanya jeruk dihidangkan dengan batang dan daunnya yang masih utuh sebagai simbol dari kehidupan serta kesejahteraan.


2. Kue Keranjang

Nian Giao atau yang lebih karib dengan nama kue keranjang memang umumnya dibuat hanya pada saat menjelang perayaan Imlek. Bentuk bulat dari kue yang disebut sebagai dodol khas China ini melambangkan harapan keluarga yang selalu bersatu dan rukun.

Sebagian orang biasanya akan menyusun kue keranjang secara bertingkat dari ukuran paling besar hingga yang terkecil paling atas, untuk melambangkan rejeki dan kemakmuran yang meningkat. Selain itu, tekstur kue keranjang yang lengket juga merupakan simbol dari keakraban antar anggota keluarga. Selain disantap langsung, kue keranjang juga bisa dinikmati dengan cara digoreng dengan campuran tepung terigu dan telur.
 

Kue Lapis Legit. (Sumber gambar: Wikimedia Commons)

Kue Lapis Legit. (Sumber gambar: Wikimedia Commons)

3. Kue Lapis Legit

Kue lapis legit merupakan simbol rezeki yang berlapis-lapis hingga tumpang tindih, dan siapa pun yang memakannya dipercaya akan memiliki kehidupan yang manis dan legit. Tak hanya itu, lapis legit pun menjadi simbol atau doa, agar setiap orang mendapat rezeki berlimpah sampai tahun-tahun berikutnya.


4. Kue Mangkok

Kue lainnya yang biasanya dihidangkan saat perayaan Imlek adalah kue mangkok. Biasanya kue ini diletakkan pada bagian puncak dari susunan kue keranjang, dan dibuat dengan warna merah yang memang identik dengan Imlek. Bentuk kue mangkok yang mekar ini melambangkan rejeki yang berkembang.


5. Manisan Segi Delapan

Manisan dalam perayaan Imlek umumnya diletakkan dalam kotak berbentuk segi delapan yang dipercaya mewakili keberuntungan. Kotak ini juga kerap disebut tray of happiness atau tray of togetherness. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, delapan merupakan angka keberuntungan.

Setiap manisan yang disajikan pun memiliki maknanya masing-masing. Seperti manisan melon melambangkan kesehatan, semangka merah melambangkan kebahagian, dan jeruk kumquat melambangkan keberuntungan dan kemakmuran.

Sedangkan manisan kelapa kering melambangkan kebersamaan atau kekeluargaan, manisan berbentuk seperti biji teratai melambangkan kesuburan, manisan kelengkeng melambangkan banyak anak, serta kacang tanah yang melambangkan doa agar panjang umur. Kotak camilan ini pun diharapkan dapat memberi kebahagiaan dan hal-hal manis pada keluarga yang menyuguhkannya.
 

Siu Mie. (Sumber gambar: Wikimedia Commons)

Siu Mie. (Sumber gambar: Wikimedia Commons)

6. Siu Mie (Mi Panjang Umur)

Kehadiran mi goreng atau sering juga disebut siu mi dalam perayaan Tahun Baru Imlek sudah wajib hukumnya. Makanan khas Imlek satu ini memiliki makna panjang umur, kebahagiaan, serta rejeki yang berlimpah. Untuk membuat harapan itu terwujud, banyak yang percaya bahwa mi ini harus disantap secara utuh hingga bagian paling ujung dari mi tanpa terputus.
 

7. Yu Sheng

Makanan yang umumnya ada dalam perayaan Imlek juga adalah Yu sheng (yee sang), salad ikan segar (biasanya tuna atau salmon) yang ditambah irisan sayuran segar seperti lobak dan wortel. Makanan khas Imlek satu ini biasa disantap dengan cara diangkat setinggi mungkin dari atas piring, yang menjadi tanda menggantungkan harapan yang besar dan keberhasilan di masa mendatang. Tradisi menyantap Yu sheng secara beramai-ramai bersama keluarga ini biasanya disebut lo hei.
 

8. Telur Direbus dengan Teh

Makanan khas Imlek satu ini terdiri dari telur yang direbus dengan bumbu kecap asin, rempah-rempah, serta daun teh. Saat setengah matang, cangkang telur diretakkan sehingga bumbu-bumbu tersebut menyerap pada telur. Karena menggunakan daun teh, makanan ini memiliki aroma yang menggoda. Kehadiran makanan ini merupakan perlambangan dari kesuburan.
 

g

Yu Sheng. (Sumber gambar: Wikimedia Commons)

9. Ikan Bandeng

Makanan lain yang wajib ada pada saat perayaan Imlek di Indonesia adalah ikan Bandeng. Bagi masyarakat Tionghoa, ikan bandeng merupakan simbol kemakmuran dan rezeki. Kata ikan dalam logat atau pelafalan Mandarin sama dengan 'Yu' yang artinya rezeki, sebagai harapan baik pada tahun baru.

Adapun banyaknya duri yang ada pada bandeng menyimbolkan rumitnya kehidupan. Oleh karena itu, butuh kehati-hatian dalam menyantap ikan bandeng, sama seperti manusia yang harus berhati-hati dalam melewati kehidupan ini supaya selamat. 


10. Ayam atau Bebek

Selain ikan bandeng, menu yang disajikan saat Imlek juga biasanya berbahan dasar daging ayam atau bebek seperti   ayam kungpao atau bebek Peking yang disajikan secara utuh. Menu-menu tersebut biasanya dihidangkan sebagai simbol dari keluarga yang utuh dan bahagia.
 

11. Jiaozi

Dikenal juga dengan sebutan dumpling, jiaozi merupakan olahan pangsit berbentuk uang China kuno yang melambangkan kemakmuran. Menurut kepercayaan Tionghoa, banyaknya jiaozi yang dikonsumsi pada malam Imlek memprediksi jumlah uang yang akan didapatkan saat memasuki tahun baru. 


12. Kue Ku

Ciri khas kue ku adalah bentuknya yang menyerupai tempurung dan berwarna merah cerah yang cantik. Kue tradisional yang terbuat dari tepung ketan berisi kacang hijau ini melambangkan kemakmuran. Tidak jarang kue ku dicetak dengan cetakan yang memiliki huruf, gambar, atau lambang keberuntungan di Tahun Baru Imlek.


13. Kue Bulan

Berbeda dengan kue-kue sebelumnya, moon cake atau kue bulan adalah makanan manis khas Imlek yang menyerupai pia dan berisi pasta kacang merah. Bentuknya yang bulat menyerupai bulan melambangkan keutuhan. Oleh karena itu, jika mengonsumsi kue bulan, dipercaya dapat mendatangkan rezeki, kemakmuran, dan kesehatan utuh selama setahun ke depan.

Baca juga: Resep Jiaozi, Pangsit China yang Punya Makna Khusus saat Perayaan Imlek

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

MG Motor Indonesia Bersiap Merilis Dua Kendaraan Listrik Terbaru di IIMS 2024

BERIKUTNYA

Kumpulan Promo Makanan & Minuman Spesial Imlek, Ada Solaria hingga Dunkin Donut

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: