Pengguna sepeda motor lebih memilih menggunakan starter elektrik (Sumber gambar ilustrasi: pexels/ Agung Pandit Wiguna)

5 Penyebab Kenapa Motor Sekarang Enggak Ada Kick Starter-nya

10 December 2023   |   18:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Kick starter merupakan salah satu cara fitur yang dimiliki sepeda motor. Gunanya, untuk menghidupkan roda dua dengan cara diengkol. Fitur ini sudah lama digunakan di sepeda-speda motor. Namun, baru-baru ini, fitur tersebut tak lagi tersedia. Apa sebabnya? 

Terdapat banyak alasan yang membuat produsen kendaraan sepeda motor tidak lagi menyematkan kick starter dalam kendaraan yang diproduksi. Salah satu alasannya adalah teknologi yang kian canggih.  

Baca juga: Daftar Motor Listrik Termahal di Dunia, Harganya Miliaran Rupiah

Teknologi yang terus berkembang membuat perusahaan meniadakan kick starter. Bukan tanpa alasan, menghidupkan motor dengan menggunakan kick starter kerap merepotkan dan cukup sulit bagi sejumlah pengendara kendaraan roda dua.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut alasan kick starter di sepeda motor sudah tidak ada lagi.


1. Penggunaan sistem bahan bakar injeksi

Alasan pertama banyak produsen motor tidak lagi menyematkan kick starter di kendaraan roda dua, lantaran produk mereka telah menggunakan sistem bahan bakar injeksi. Dalam mesin dengan sistem ini, bensin dipompa dari tangki menggunakan pompa submersible.

Pompa itu menginjeksi bahan bakar ke dalam mesin dengan baik dan efisien, sehingga proses menghidupkan mesin kendaraan jadi lebih mudah. Tidak hanya itu, sistem ini juga membutuhkan tegangan listrik yang stabil.

Keberadaan kick starter akan sia-sia lantaran mesin susah hidup jika aki motor sudah lemah dan arus listrik tidak stabil mengingat komponen kapasitor banyak tidak ada di kendaraan dengan sistem bahan bakar injeksi.  


2. Teknologi self-start

Selain itu, alasan lain sepeda motor paling anyar tidak menggunakan kick starter adalah karena penggunaan teknologi self start, yang canggih ditambah dengan aki motor yang kian tahan lama dan kuat. Perpaduan keduanya membuat pengguna kendaraan terbaru dapat menghidupkan mesin dalam kondisi dan cuaca apa saja. Pengguna hanya dapat gagal menghidupkan mesin jika terdapat sistem yang mengalami kerusakan.


3. Kenyamanan

Kenyamanan menjadi alasan lainnya kick starter tidak disematkan oleh produsen sepeda motor terhadap kendaraan baru. Banyak pengendara pada saat ini lebih memilih menghidupkan kendaraan roda duanya dengan starter elektrik.

Pengendara beralasan, penggunaakn starter elektrik lebih mudah dan nyaman jika dibandingkan dengan kick starter yang membutuhkan usaha lebih keras ketika menghidupkan sepeda motor, seperti menggunakan tenaga yang lebih besar dan memposisikan kendaraan dengan standar dua untuk kendaraan matik.  

Kondisi tersebut membuat kick starter kerap tidak digunakan, dan pada akhirnya kerap tidak bisa digunakan karena keras dan macet.


4. Indikator aki

Alasan lain yang juga kerap menjadi peyebab tidak ada kick starter di dalam kendaraan baru adalah indikator aki. Saat ini, hampir semua sepeda motor memiliki indikator tersebut untuk mengetahui kondisi terkini komponen penyimpan dan penyalur daya listrik itu. Saat tahu kondisi aki mengalami penurunan, pengguna kendaraan bermotor dapat melakukan sejumlah perawatan atau menggantinya sehingga kinerja motor dapat kembali maksimal.


5. Biaya produksi

Biaya produksi mungkin menjadi alasan lain kick starter tidak ada lagi di sejumlah kendaraan sepeda motor baru. Ketiadaan starter kaki ini berarti produsen menghilangkan satu komponen yang berujung pada pengeluaran. Dengan tidak ada kick starter, tidak menutup kemungkinan biaya produksi akan berkurang atau dapat dialihkan untuk fitur yang lain.

Baca juga: Adu Nyaman Motor Sport, Naked Bike Lebih Jago Libas Kemacetan dibanding Fairing

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Kronologi Dugaan Intimidasi Pertunjukan Musuh Bebuyutan, dari Surat Pernyataan hingga WA Butet Kartaredjasa

BERIKUTNYA

Hypereport: Siluet, Detail, & Warna Menggelegar dalam Tren Fesyen 2024

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: