Mata ikan di kaki (Sumber Foto: Freepik)

Mengenal Penyakit Mata Ikan di Kaki, Mulai dari Penyebab sampai Pengobatannya

30 November 2023   |   21:00 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Apakah kamu pernah melihat benjolan kecil di telapak kaki yang mengeras? Kondisi tersebut dikenal dengan sebutan mata ikan. Salah satu penyakit kulit yang bisa sangat mengganggu saat sedang berjalan dan melakukan aktivitas lainnya. Yuk, kenali gejala, penyebab, dan pengobatan mata ikan.

Mengutip dari Medscape, mata ikan istilah medisnya adalah clavus. Kondisi ini ditandai dengan penebalan kulit di telapak kaki yang membulat dan mengeras. Kulit di sekitar benjolan umumnya bersisik dan kering. Benjolan tersebut bisa terasa sakit ketika kaki ditekan saat sedang berjalan. Biasanya mata ikan muncul di kaki bagian depan dekat jari-jari. Bisa juga tumbuh di bagian tubuh lainnya seperti tangan, kaki, dan jari.
 

Gejala mata ikan

Mengutip dari Cleveland Clinic, berdasarkan bentuknya mata ikan dibagi menjadi 3 jenis yang masing-masing berbeda gejalanya. Simak jenis-jenisnya.

- Mata ikan keras: Biasanya timbul di bagian kulit yang langsung bersentuhan dengan tulang. Ditandai dengan penumpukan kulit yang terasa keras dan memiliki inti di tengahnya.

- Mata ikan lunak: Muncul pada bagian kulit yang lembab, seperti kulit di sela jari-jari. Bentuknya terasa halus dan memiliki tekstur kenyal. Warnanya keputihan atau abu-abu.

- Mata ikan kecil: Biasanya muncul di bagian bawah kaki. Walaupum ukurannya sama-sama terasa sakit.
 

Penyebab mata ikan

Melansir dari Healthline, mata ikan bisa muncul ketika kulit mengalami tekanan atau gesekan berulang kali. Pada dasarnya, mata ikan muncul sebagai reaksi alami tubuh untuk melindungi kulit supaya tidak luka karena seringnya mengalami gesekan dan tekanan.

Sejumlah kebiasaan yang bisa menambah gesekan dan tekanan pada kaki adalah, seringnya nengenakan sepatu hak tinggi, memakai sepatu yang salah ukuran dan tidak nyaman, jarang pakai kaus kaki atau menggunakan kaus kaki yang tipis dan kekecilan, sering berjalan atau berlari di luar ruangan tanpa alas kaki, dan berjalan dengan postur yang tidak tepat, misalnya terlalu berjinjit.
 

Cara mengobati mata ikan

Mengutip dari verywell health, umumnya penyakit mata ikan tidak memerlukan pengobatan secara medis. Kamu bisa mengobatinya dengan perawatan rumahan. Mulai dengan menghilangkan sumber iritasi pada kaki. Mulailah menggunakan sepatu yang pas dan nyaman, karena seiring bertambahnya usia, kaki mulai mengalami perubahan pada lengkungan atau ketebalan kulit.

Selanjutnya rendam kaki selama 10 hingga 20 menit yang berkhasiat melembutkan kulit dan membantu meringankan rasa sakit. Gosok kulit yang mengeras pelan-pelan dengan batu apung. Setelah selesai gunakan losion yang kaya emolien untuk mengunci kelembapan dan menjaga kulit tetap lembut.

Apabila mata ikan terasa menganggu dan terasa sangat nyeri sampai sulit untuk berjalan, sebaiknya periksakan ke dokter. Kamu mungkin akan disarankan untuk operasi untuk menghilangkan benjolan mata ikan yang menebal di telapak kaki. Setelahnya kamu dapat berjalan lagi seperti biasa.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Roni Yunianto

SEBELUMNYA

Balikpapan Fashion Week Jadi Pendorong Geliat Ekonomi Kreatif di 'Kota Minyak'

BERIKUTNYA

Daya Saing Dunia Kerja Makin Ketat, Begini Kiat Menghadapinya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: