Chatbot Q buatan Amazon (sumber gambar: aws.amazon.com)

Amazon Perkuat AWS dengan Chatbot AI Bernama Q

29 November 2023   |   17:21 WIB
Image
Paundra Zakirulloh Mahasiswa Institut Ilmu Sosial & Ilmu Politik Jakarta, Jurusan Ilmu Jurnalistik

Like
Salah satu perusahaan teknologi raksasa AS yakni Amazon memperkenalkan chatbot AI buatan mereka bernama Q. Masuknya Amazon dalam teknologi asisten berbasis kecerdasan buatan itu menunjukkan bahwa kemajuan Artificial Intelligence (AI) semakin berkembang pesat.

Sebelumnya, perusahaan raksasa teknologi lain seperti Microsoft juga merilis asisten AI versi mereka bernama Copilot, dan Google memiliki asisten berbasis AI yang bernama Duet AI untuk Google Workspace.

Baca juga: Perbandingan Grok vs ChatGPT, Mana Chatbot AI yang Lebih Canggih?

Dirangkum dari AWS Amazon dan TechCrunch, Amazon Q ditujukan bagi pengguna dari kalangan bisnis, terutama yang menggunakan layanan Amazon Web Services (AWS). Tidak hanya itu, chatbot ini juga sebagai pengembang aplikasi atau situs serta untuk para pekerja teknologi Informasi.

Nama Q berasal dari karakter dalam acara televisi berjudul Star Trek dan terinspirasi dari nama Quartermaster pada film populer James Bond. Chatbot ini berpijak langsung pada AWS, sehingga AI Q bisa membantu pengguna untuk memecahkan masalah seperti konektivitas jaringan, menganalisis konfigurasi jaringan, hingga memberikan langkah-langkah untuk memperbaiki jaringan.

Amazon Q juga dapat terhubung dengan CodeWhisperer yakni, sebuah layanan Amazon yang dapat menghasilkan dan menafsirkan kode aplikasi. Dalam lingkungan pengembangan terintegrasi, Q dapat menghasilkan pengujian untuk membuat tolok ukur perangkat lunak berdasarkan pengetahuan tentang kode pelanggan. Hal ini berguna bagi para pengembang aplikasi dan pekerjaan TI.

Tidak hanya itu, Q juga dapat membuat rancangan rencana dan dokumentasi untuk menerapkan fitur-fitur baru dalam perangkat lunak atau mengubah kode dan kerangka kerja rencana, yang kemudian dapat disempurnakan dan dijalankan menggunakan bahasa alami.

Chatbot ini sudah digunakan oleh tim kecil di Amazon secara internal untuk meningkatkan sekitar 1.000 aplikasi dari Java 8 ke Java 17, kemudian menguji aplikasi tersebut dalam 2 hari. Kelebihan lainnya, pengguna AWS juga bisa menghubungkan Q dengan aplikasi dan perangkat lunak dari perusahaan lain.

Q bisa terhubung ke aplikasi produktivitas Salesforce Slack, Jira, Zendesk, Gmail, dan Amazon S3. Chatbot ini akan mengindeks semua data dan konten yang terhubung, lalu mempelajari tentang bisnis, termasuk struktur organisasi, konsep inti, dan nama produk perusahaan.

Chatbot ini juga bisa berfungsi seperti ChatGPT. Misalnya, pengguna bisa mengunggah format file seperti dokumen Word, PDF, spreadsheet, dan lainnya, lalu mengajukan pertanyaan tentang file tersebut. Q lantas akan memanfaatkan koneksi, integrasi, dan datanya, termasuk data khusus bisnis untuk memaparkan tanggapan beserta kutipan.

Baca juga: Tak Hanya ChatGPT, Yuk Coba 5 Platform Chatbot Canggih Berbasis AI Ini

Asisten AI ini juga bisa terhubung dengan software pusat kontak Amazon yakni Amazon Connect. Hal ini membuat agen layanan pelanggan bisa mendapatkan usulan tanggapan atas pertanyaan pelanggan dengan tindakan yang disarankan dan tautan ke artikel dukungan terkait.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Tak Jadi Tayang di Bioskop, 24 Jam Bersama Gaspar Meluncur ke Netflix 14 Maret 2024

BERIKUTNYA

6 Cara Mengatasi Emotional Eating, Kebisaan Makan Berlebih saat Stres

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: