Ilustrasi lomba lari (Sumber foto: Unsplash/Miguel Amutio)

Pemula Mau Ikut Lomba Lari, Ikuti Saja Saran dari Atlet Nasional Ini Biar Enggak Cedera

13 October 2023   |   21:00 WIB
Image
Yulita Theresia Maghi Mahasiswi Jurnalistik Universitas Nusa Nipa Indonesia, Maumere.

Olahraga lari merupakan satu di antara banyaknya jenis olahraga yang memiliki banyak penggemar. Kegiatan yang satu ini terlihat lebih santai, tetapi memberikan banyak manfaat bagi kesehatan masyarakat. Mulai dari meningkatkan fungsi kerja otot sehingga mengurangi tingkat stres.

Sebelum mengikuti olahraga lari sebaiknya kita memperhatikan beberapa hal dasar. Hal ini agar, saat menjalani olahraga yang memerlukan tenaga yang lebih banyak ini, kalian tidak mendapatkan cedera atau masalah kesehatan lainnya. Lantas apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum mengikuti perlombaan lari?.

Baca juga: 4 Langkah Mudah Menangani Cedera Engkel saat Berolahraga Lari

Ditemui tim Hypeabis.id pada Kamis (12/10/2023), Aprilia Kartina, atlet lari nasional membagikan beberapa tip yang bisa kalian coba:
 

1. Jaga Pola Makan dan Istirahat

Mengonsumsi makanan sehat sebelum mengikuti kejuaraan lari merupakan salah satu hal yang wajib diperhatikan. Makanan yang mengandung karbohidrat, protein, buah-buahan, serta vitamin diperlukan tubuh untuk menambah stamina saat berlari. Selain pemilihan makanan yang sehat, kalian juga perlu mengonsumsi air putih sebanyak 2 liter per harinya atau menyesuaikan dengan kebutuhan. 

“Menghindari mengonsumsi makanan pedas karena akan membuat perut mulas. Selain itu, kalau pola tidur tidak diperhatikan, maka akan memengaruhi performa,” katanya.
 

2. Latihan secara Berkala

Hal lain yang perlu diperhatikan oleh pelari pemula adalah frekuensi latihan. April menyarankan, bagi pelari pemula sebaiknya melakukan latihan secara berkala. Latihan yang dilakukan terlalu berlebihan akan menyebabkan tubuh mudah kelelahan dan berpotensi terjadi cedera.

 
Aprilia Kartina (Foto: Hypeabis/Yulita Theresia Maghi)
Selain itu, kalian juga dapat berlatih dengan joging pada waktu-waktu tertentu. Misalnya pada pagi atau sore hari. Latihan yang disarankan oleh April dapat dilakukan secara perlahan setiap harinya, dengan menghitung jarak tempuh yang dilalui. “Bagi pemula dapat berlatih secara rutin, misalnya 4 hari dalam seminggu dan dilakukan selama 3 jam dalam sehari, lakukan ketika pagi atau sore," tutur April.


3. Menyiapkan Rute Lari       

Menyiapkan rute lari direkomendasikan oleh April. Hal ini memungkinkan kalian lebih menguasai running track, sehingga mengurangi risiko cedera saat perlombaan berlangsung. April juga menjelaskan bahwa salah satu penyebab keseleo atau cedera lainnya diakibatkan oleh jalur lari yang bermasalah. Umpamanya, tidak rata atau banyak kerikil dan batu lepas. “Jangan terlalu joging di aspal, karena permukaan aspal yang lebih keras dapat membuat kaki lebih cepat sakit. Kalau bisa untuk sesi latihan dilakukan di tanah," terang April.
 

4. Cek Perlengkapan Lari

Sebagai seorang atlet nasional, April merekomendasikan pakaian yang cocok untuk olahraga lari  ialah yang  menggunakan serat yang mampu menyerap panas seperti jersey polyester. Menggunakan pakaian yang nyaman akan membuat kalian dapat berlari tanpa merasa kepanasan atau pun kedinginan.

Selain pakaian, kalain juga wajib memilih  sepatu yang disesuaikan dengan karakter kaki. April menegaskan bahwa sepatu yang digunakan orang lain tidak dapat digunakan bersama, hal ini untuk menghindari risiko cedera. Tidak hanya itu, pada cuaca panas kalian dapat menggunakan topi dan kacamata sebagai pelengkap.

Baca juga: 5 Tip Berkompetisi dalam Lomba Lari di Tengah Kepungan Polusi Udara

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Cerita Parodi dan Nostalgia di Pameran Indonesian Contemporary Art & Design (ICAD) 2023

BERIKUTNYA

Cek Spesifikasi Alpha 7C II & Alpha 7CR, Lini Kamera Full-frame Terbaru dari Sony

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: