Contoh ilustrasi desain tipografi (Sumber gambar : piksel mentah.com, Freepik)

Mengenal Tipografi Sebagai Unsur Penting dalam Desain Grafis

27 August 2023   |   20:30 WIB
Image
Yulita Theresia Maghi Mahasiswi Jurnalistik Universitas Nusa Nipa Indonesia, Maumere.

Genhype, pernahkan kalian memerhatikan bagaimana sebuah brosur atau sampul buku dan majalah yang menarik perhatian kalian. Dalam membuat sebuah brosur saja ternyata terdapat beberapa elemen yang menjadi perhatian khusus para desainernya loh.

Hal ini agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima oleh konsumen dengan baik. Tentu saja semua itu ada teknik dan ilmunya yang dapat dipelajari.

Bagi kalian yang menyukai ilmu desain grafis, kalian wajib mengenal tipografi dalam desain.  Dalam belajar tipografi tidak hanya mengenal penggunaan huruf, tapi terdapat beberapa unsur lain yang terbentuk dalam tipografi.

Baca juga: Tips Belajar Melukis untuk Pemula

Berikut beberapa hal penting yang wajib diperhatikan dalam desain grafis dikutip dari beberapa sumber seperti institute pelatihan perangkat lunak Career Foundry, paltform pendidikan desain web online Flux Academy, dan yayasan desain The Interaction Design Foundation.
 
1.     Tipografi Dalam Desain Grafis
Tipografi adalah suatu seni memilih gaya tulisan, warnah tulisan, ukuran dan penampilan tulisan ketika kita membuat suatu desain. Hal ini, ternyata tidak semata-mata untuk menambah kesan aesthetic dalam desain, namun berfungsi agak pesan khusus yang hendak disampaikan mampu diterima dengan baik oleh pembaca. Ketika Genhype mempelajari ilmu desain grafis, kalian wajib untuk mengenal tipografi agar mudah dalam menentukan huruf dan ukuran yang sesuai.

2.     Fungsi Tipografi
Memiliki skill sebagai seorang desain grafis ternyata mampu memberikan peluang untuk membuka sebuah usaha, misalnya membuat baliho, brosur atau spanduk. Ketika membuat brosur, tentunya kita ingin menyampaikan suatu pesan kepada konsumen, dengan harapan pesan tersebut dapat diterima dengan baik.

Oleh karena itu, terdapat beberapa fungsi tipografi dalam desain. Pertama, menarik perhatian masyarakat untuk membaca produk.
Ketika seorang desainer grafis membuat suatu desain dengan pemilihan warna, ukuran, dan jenis huruf yang unik, maka fokus penglihatan konsumen akan cepat tertarik pada produk, sehingga pesan akan mudah tersampaikan dengan baik kepada konsumen.

Kedua, menambah unsur estetika atau keindahan dalam brosur. Pemilihan huruf, ukuran, dan warna yang sesuai juga dapat menghadirkan unsur keindahan dalam produk. Lain halnya, ketika hanya menggunakan huruf Times New Roman, ukuran 12 dan berwarna hitam, ini akan memberikan kesan monoton dan tidak menarik bagi konsumen.

Ketiga, menciptakan personal branding pada produk. Keunikan yang terletak pada desain suatu produk, memberikan kesan tersendiri bagi konsumen. Dengan begitu, konsumen akan lebih mudah mengingat produk yang Genhype hasilkan. Nah, hal inilah yang kemudian akan menjadi personal branding bagi produknya.
 
3.     Unsur-Unsur dalam Tipografi
Dalam mempelajari desain grafis, Genhype juga wajib mempelajari unsur-unsur yang membuat sebuah desain terlihat menarik.  Ketika sebuah desain memiliki unsur penting didalamnya, menjadikan desain tersebut terlihat unik dan juga menarik.

Warna
Pemilihan warna dalam sebuah desain merupakan salah satu unsur penting. Pemilihan warna yang terlalu kontras untuk dijadikan sebagai dasar desain memberikan kesan yang monoton dan kaku. Sebaiknya, bagi Genhype yang sedang belajar desain, hindari penggunaan warna dasar yang monoton dan jangan menggunakan warna teks yang sama dengan warna background desain. Hal ini agar teks dapat dibaca dengan mudah oleh Masyarakat.

Leading atau batas maksimal sebuah teks
Pemilihan ukuran leading yang sesuai, memudahkan audiens dalam membaca informasi. Ketika ukuran leading setiap teks terlalu rapat, hal itu dapat menyebabkan beberapa kata atau teks terlewatkan dan tidak tersampaikan. Ukuran leading yang direkomendasikan adalah 120 persen dari ukuran font poin atau ukuran terkecil teks.

Pemilihan jenis huruf
Jenis huruf dalam sebuah desain juga menentukan seberapa besar peluang produk akan terbaca. Penggunaan font yang terlalu ramai dalam brosur pemasaran sebuah produk misalnya, dapat menyebabkan kebingungan pada pembaca. Jika Genhype sedang membuat sebuah brosur biasa, maka kalain perlu menghindari font futuristic. Namun ketika sedang membuat brosur pemasaran, sebaiknya menggunakan font Baltica, Steak atau Garamond.

Tata letak
Tata letak atau hirarki dapat juga dikatakan sebagai penempatan elemen-elemen dalam sebuah desain atau disebut juga layout. Ketika terdapat suatu hal yang harus segera dilihat oleh seseorang dalam sebuah desain, maka elemen tersebut harus diletakkan pada tempat yang mudah dideteksi oleh mata pembaca. Jadi, konsep penempatan elemen dalam desain harus dibuat secara baik.

Baca juga: 5 Kota Grafiti Terbaik di Dunia, Praha hingga New York

Mempelajari desain grafis merupakan suatu hal yang memerlukan tingkat fokus yang tinggi. Desain yang unik mampu memberikan daya tarik tersendiri bagi pembacanya. So, bagi Genhype yang ingin belajar terkait desain komunikasi visual, kalian juga harus belajar unsur-unsur penting dalam desain termasuk tipografi.

Editor: Fajar Sidik 

SEBELUMNYA

3 Rekomendasi Kuteks dengan Pilihan Warna Cantik dan Bisa Menutrisi Kuku

BERIKUTNYA

7 Tanaman Hias yang Dapat Menyerap Racun di Udara

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: