Crystal Langhorne (Sumber gambar: FIBA)

Profil Crystal Langhorne, Sang Women NBA Pencetak Ribuan Poin Saat Karier Awal

11 August 2023   |   13:16 WIB
Image
Indah Permata Hati Jurnalis Hypeabis.id

Like
Selain basket pria, dunia basket wanita juga terbilang cerah di Amerika Serikat. Salah satu yang mendorong kiprah ini adalah Crystal Allison Langhorne. Seorang pebasket wanita yang lahir di New York, Amerika Serikat. Dia menjalani masa sekolah menengah atas di Willingboro High School, New Jersey.

Sembari sekolah, Crystal berpartisipasi dalam turnamen basket nasional WBCA High School All-America Game pada 2004. Kala itu, Crystal langsung bersinar dengan mencetak lima poin dan mengukuhkan posisinya sebagai MVP di pertandingan tersebut. Atas prestasinya, dia dinobatkan sebagai WBCA All -American.

Kemudian Crystal beranjak ke University of Maryland Terrapins untuk berkuliah. Meski mengambil jurusan komunikasi, Crystal tetap fokus berlatih dalam dunia basket. Crystal bergabung dengan tim, basket Terrapins dan sukses mendorong tim ini menang di kejuaraan NCAA 2006. Satu tahun setelahnya, Crystal berperan besar membantu tim nasional Amerika Serikat menang di Kejuaraan Dunia FIBA Wanita U-21.

Baca juga: Keren, Pebasket Putri Asal Indonesia ini Terpilih Ikut Jr. NBA Showcase

Tak tanggung-tanggung, capaian Crystal langsung memecah rekor dan sejarah di University of Maryland Terrapins dengan total 2.000 poin dan total 1.000 rebound. Rekor ini diraihnya dengan mengalahkan tim wanita dan pria sekaligus. Setelah pensiun di kampus, seragam Crystal dipensiunkan di Comcast Center Maryland.

Seragamnya terpanjang selama pertandingan kendang musim reguler terakhir Crystal sebelum memutuskan tidak aktif lagi dalam dunia basket. Hanya Crystal saja yang seragamnya diangkat ke tiang penyangga dari seluruh pebasket di universitasnya selama masih aktif bermain.

Setelah berkiprah di universitasnya, Crystal mendapat tawaran untuk bermain di Washington Mystics di Draf WNBA 2008. Kala itu dia masih menjadi cadangan. Namun dia bermain sebanyak 34 pertandingan selama musim tersebut. Pada musim selanjutnya, Crystal makin menunjukkan performa yang baik dan dipandang sebagai salah satu pemain paling berkembang di musim kedua.

Crystal berperan sebagai lini utama kekuatan Washington Mystics pada 2010, menumbangkan lawan terkuat Phoenix Mercury dan mencetak poin tertinggi dalam kariernya sebanyak 31 poin. Karier Crystal meluncur mulus hingga akhirnya terpilih menjadi Game All-Star WNBA 2011 sembari terus bermain untuk Washington Mystics.

Selama berkiprah di WNBA, Crystal sukses mencatat prestasi penting seperti WNBA Champion 2018, WNBA Most Improved Player 2009, dua kali memenangkan WNBA All-Star pada 2011 & 2013, serta mencetak poin karier hingga 3.000 saat melawan Los Angeles pada 2015.

Untuk klub, Crystal berpindah membela Seattle Storm pada 2014, lalu meneruskan karier lainnya di luar negeri untuk Good Angles di Slovaka, Uniqua Sopron dari Hungaria, dan sempat bermain di China saat off-season pada 2016-2017.

Pada 2021, Crystal memutuskan untuk  pensiun dari dunia basket. Langkah ini dipikirkan dengan matang setelah berkiprah selama 13 tahun di WNBA. Kini, Crystal lebih banyak terlibat untuk agenda dan pertemuan komunitas Force4Change, sebuah platform sosial yang mendukung perjuangan perempuan kulit hitam.

Baca juga: Profil Stephen Howard, Legenda NBA dari Masa Michael Jordan yang Sambangi Jakarta

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Gita Carla

SEBELUMNYA

10 Lagu Populer Mr Big, Band Legendaris yang Akan Manggung di The 90's Festival Jakarta

BERIKUTNYA

5 Rekomendasi Film Dokumenter Seni yang Bikin Kalian Semangat Berkarya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: