Mantan anggota Slipknot, Joey Jordison. (Dok. John Van Der Zee/Joey Jordison)

Drumer Eks Slipknot Joey Jordison Meninggal, Foto Hitam Hiasi Medsos

28 July 2021   |   10:49 WIB

Mantan penabuh drum sekaligus salah satu formatur dari band hard rock Slipknot, Joey Jordison, meninggal dunia di usianya ke 46 tahun. Kabar ini disampaikan langsung melalui pernyataan resmi dari pihak keluarga kepada sejumlah media massa tanpa menyebutkan penyebab pastinya musisi yang dikenal sebagai #1 da Superball itu.

"Kami merasa patah hati untuk membagikan kabar bahwa Joey Jordison, penabuh drum yang produktif, musisi, dan artis meninggal dunia dalam tidurnya pada 26 Juli 2021. Kematian Joey telah meninggalkan kami dengan hati yang kosong dan perasaan sedih yang tidak bisa dideskripsikan," tulis pihak keluarga Jordison sebagaimana dilansir dari Billboard.

Mereka juga meminta kepada semua teman, penggemar, dan media untuk menghargai privasi dan kedamaian yang dibutuhkan saat waktu yang sulit seperti saat ini. Pemakamannya sendiri akan dilaksanakan secara tertutup tanpa kehadiran publik dan media.

Kabar kematian ini membuat warganet di media sosial beramai-ramai mengucapkan belasungkawa dan memperingati kematiannya dengan berbagai cara. Beberapa di antaranya dilakukan oleh seluruh anggota Slipknot dari formasi yang ada saat ini, di mana semuanya mengganti foto profil dan mengunggah post terbaru dengan foto hitam polos tanpa deskripsi.
 

Tampilan Instagram akun resmi Slipknot dan anggota Slipknot. (Dok. Laurensia Felise/Hypeabis.id)

Tampilan Instagram akun resmi Slipknot dan anggota Slipknot. (Dok. Laurensia Felise/Hypeabis.id)

Jordison membentuk Slipknot di kota asalnya, Iowa, pada tahun 1995 bersama dengan pemain perkusi Shawn Crahan (dikenal sebagai persona Clown atau #6) dan pemain bass Paul Gray. Laki-laki kelahiran tahun 1975 itu mengumumkan perpisahannya dengan band tersebut pada 2013 setelah bersama selama dua dekade, meski drummer itu mengklaim dirinya dipecat.

Pada 2016, dia mengungkapkan hengkangnya dia dari band yang terkenal dengan persona yang menarik dan gaya musik yang agresif itu disebabkan karena penyakit mielitis transversa yang dialaminya.

Mielitis transversa sendiri merupakan penyakit peradangan pada satu bagian saraf tulang belakang yang menyebabkan nyeri, mati rasa, lemahnya lengan atau tungkai, dan gangguan pada buang air kecil dan air besar.

"Saya kehilangan kaki saya. Saya tidak bisa bermain lagi. Ini adalah bentuk dari sklerosis berlapis yang tidak saya harapkan pada musuh terburuk saya," jelasnya ketika menghadiri Penghargaan Metal Hammer Golden Gods Awards pada 2016.

Belum diketahui apakah penyakit ini memiliki pengaruh kematian mendiang Jordison, jika meninjau ulang dari pernyataan pihak keluarga.

Selain bermain drum untuk Slipknot, Jordison diketahui juga pernah mengisi posisi gitar untuk band Murderdolls serta drum di band Scar the Martyr pada 2013 hingga 2016 dan Sinsaenum beberapa waktu setelahnya hingga saat ini.

Editor: M R Purboyo

SEBELUMNYA

Raih Medali Emas Pertama di Olimpiade, Atlet Filipina Ini Langsung Tajir

BERIKUTNYA

Akhirnya! Girls' Generation Reuni Full Team dalam Acara You Quiz on the Block

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: