Piringan Hitam (Sumber Foto: Freepik)

10 Musisi yang Merilis Album dengan Format Vinyl, Ada Nadine Amizah & Mocca

04 August 2023   |   15:30 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Alunan lagu yang diperdengarkan lewat piringan hitam bisa menciptakan sensasi tersendiri bagi penikmatnya. Di tengah perkembangan platform streaming musik digital, rupanya eksistensi rilisan fisik seperti vinil (vinyl) belum mati. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir ada saja musisi Indonesia yang merilis karya mereka dalam format tersebut.

Vinyl atau piringan hitam merupakan bentuk format rekaman musik yang berjaya pada era 1960-an sampai 1980-an, sebelum akhirnya tergantikan oleh CD atau kaset. Kini format vinyl hadir kembali sebagai rilisan eksklusif yang diproduksi dalam jumlah kecil dan harga selangit. 

Umumnya para musisi indie yang merilis album fisik dalam format vinyl. Tak sedikit penggemar mereka rela menggelontorkan sejumlah uang untuk mengoleksi karya musisi favoritnya. Nah Genhype, berikut adalah sejumlah musisi yang merilis album dalam format vinyl. 

Baca juga: Hypereport: Aliansi Musisi Pencipta Lagu Menanti Pembagian Royalti yang Lebih Baik
 

1. White Shoes And The Couples Company 

Vakansi adalah album yang dirilis pada 2010 oleh White Shoes And The Couples Company (WSATCC). Album itu berisi sejumlah lagu hit seperti "Kisah dari Selatan Jakarta", "Zamrud Khatulistiwa", "Senja Menggila", dan yang lainnya. Vinyl album Vakansi yang masih shield alias belum dibuka sama sekali mencapai harga 6.5 juta, bahkan di situs jual beli internasional dibanderol seharga 10 juta.

Selain itu, album WSATCC bertajuk 2020 yang dirilis setelah grup itu lama vakum di belantika musik pun langsung ludes dalam hitungan hari. Vinyl ini dicetak oleh Anukara Records sebelum akhirnya diedarkan ulang oleh Demajors. Angka yang dijual untuk album 2020 versi vinyl adalah 1.6 juta dan menjadi incaran para penggemar dan kolektor musik. 


2. Nadin Amizah – Selamat Ulang Tahun

Nadin Amizah bisa dibilang merupakan musisi yang baru merentangkan sayapnya di industri musik, tapi sudah memiliki basis penggemar yang loyal. Salah satu albumnya yang bertajuk Selamat Ulang Tahun dirilis pada 2021 lalu dalam format vinyl sebanyak 100 keping dan langsung hanya dalam waktu 3 menit. Vinyl album Selamat Ulang Tahun dari Nadin Amizah dibanderol seharga Rp4-6 jutaan di sejumlah toko online.


3. Hindia – Menari dengan Bayangan

Hindia atau yang juga dikenal dengan Baskara Putra menghadirkan album perdananya yang bertajuk Menari dengan Bayangan dalam bentuk vinylArtwork dari piringan hitam itu tersedia dalam 3 varian menarik dan dijual dalam jumlah terbatas seharga Rp2,5 juta dan langsung habis dalam waktu lima menit saja.


4. Stars & Rabbit – On Different Days

Duo Elda Suryani dan Didit Saad yang tergabung dalam Stars & Rabbit merilis album On Different Days dalam versi vinyl pada Juni 2021 lalu. Format piringan hitam ini diluncurkan melalui labelnya sendiri, yakni Green Island Music.

Duo musisi ini juga bekerja sama dengan Recordstore.co.uk, Trapped Animal Records, dan Big Romantic Records untuk perilisan eksklusif vinyl ini yang meliputi wilayah Asia dan Eropa. Harganya berkisar antara Rp750.000 sampai Rp1 juta di sejumlah online shop.


5. Maliq & D’Essentials – Musik Pop

Maliq & D’Essentials merilis album bertajuk Musik Pop dalam bentuk piringan hitam pada 2014. Versi vinyl dari album tersebut hanya dicetak sebanyak 300 keping dan habis terjual dalam waktu singkat. Banyak orang berpendapat jika Musik Pop adalah album masterpiece dari Maliq & D'Essentials selain album 1st.

Musik Pop mendapat beragam sambutan positif karena memberikan warna baru bagi belantika musik Indonesia. Single kedua dari album ini yang bertajuk "Semesta" dipilih sebagai soundtrack utama dari film Filosofi Kopi yang fenomenal. Vinyl Musik Pop sekarang harganya cukup tinggi, yakni sekitar Rp2,35 juta. 
 

6. The S.I.G.I.T. – Detourn

Detourn menjadi album kedua The S.I.G.I.T. yang dirilis pada 2013 dalam versi piringan hitam. Isinya penuh dengan lagu-lagu bernuansa rock progresif yang kental, seperti "Tired Eyes", "Owl and Wolf", "Son of Sam", "Let The Right One In", "Black Summer", "Cognition", dan lainnya

Harga untuk album Detourn dalam format piringan hitam ini menembus angka Rp2,5 juta, sementara edisi Deluxe dari album ini dijual seharga Rp3 juta. 
 

7. Naif – Titik Cerah

Titik Cerah merupakan album studio ketiga dari Naif yang dirilis pada 2002 dalam format vinyl. Album ini merupakan karya terakhir mereka dengan keyboardist Chandra. Sejumlah lagu populer Naif yang ada di dalamnya seperti "Aku Rela", "Curi-curi Pandang", dan "Dia Adalah Pusaka Sejuta Umat Manusia Yang Ada di Seluruh Dunia".

Titik Cerah masuk dalam daftar 150 Album Indonesia Terbaik versi majalah Rolling Stone Indonesia pada 2007. Sementara itu, versi piringan hitamnya sampai saat ini masih bisa ditemukan dengan harga sekitar Rp2 juta. 
 

8. Mondo Gascaro – Raja Kelana

Ramondo Gascaro adalah seorang penyanyi, penulis lagu, dan produser rekaman asal Indonesia. Dia pertama kali dikenal sebagai salah satu anggota grup musik Sore. Setelah mengundurkan diri dari grup tersebut, Mondo Gascaro berkarier solo.

Raja Kelana adalah album debut dari Mondo Gascaro yang menghadirkan musik bernuansa adult-pop/rock atau yang dikenal AOR (Adult Oriented Rock). Mondo merilis album ini pertama kali dalam bentuk CD pada 2016, dua tahun kemudian versi piringan hitamnya dirilis di Jepang dan dikirim ke Indonesia secara eksklusif. Penjualannya sangat memuaskan pada minggu-minggu pertama dengan harga Rp1,7 juta. 


9. Mocca – Day By Day

Mocca merilis album Day by Day dalam versi piringan hitam pada 2021, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-21. Sebanyak 400 piringan hitam dijual secara eksklusif dalam dua varian warna, yakni Black Royal dan Yellow Hope dengan artwork yang menarik.

Piringan hitam ini berisi dua lagu tambahan berjudul "Butterflies in My Tummy"versi piano dan "All the Wayversi Jepang. Kedua lagu ini melengkapi sembilan lagu lainnya yang sudah dirilis pada November 2020 lalu. Harga vinyl Mocca Day by Day dijual dengan kisaran harga Rp1,5 juta sampai Rp1,9 juta. 
 

10. Koil – Megaloblast

Megaloblast merupakan album kedua Koil yang dirilis 2001. Album ini masuk dalam 150 Album Indonesia Terbaik versi majalah Rolling Stone Indonesia. Sejumlah lagu di dalamnya antara lain "Mendekati Surga", "Dosa Ini Tak Akan Berhenti", dan "Kesepian Ini Abadi". Album ini dirilis versi piringan hitamnya vinyl-nya pada 2016 dengan harga Rp1 juta. 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Review Film Zom 100: Bucket List of the Dead, Hari Bahagia saat Zombi Menyerang

BERIKUTNYA

4 Fakta Menarik Album Mengudara, Kisah Pendewasaan Diri Solois Idgitaf

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: