Anjing sehat. (Sumber gambar : Freepik)

5 Fakta Mengejutkan Rabies, Bikin Penderitanya Takut Air & Hewan yang Terserang Enggak Bisa Diselamatkan

26 June 2023   |   19:30 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

3. Gejala

Gejala rabies pada manusia biasanya diawali dengan demam. Sementara jika luka terbuka yang terkena jilatan anjing rabies, luka tersebut bakal terasa nyeri. Barulah pada minggu pertama, kedua, atau keempat, pasien akan demam dengan kondisi tubuh yang lemas. Luka yang dialami pun tidak kunjung sembuh, perih, seperti terbakar.

“Kalau dibiarkan terus menerus, gejalanya seperti neurologis. Sperti hewan, bisa hiperaktif, halusinasi, takut cahaya, berliur, takut air,” tutur Nathanya.

Adapun pada hewan, gejala rabies terbagi menjadi dua tipe. Pertama, hewan akan menjadi sangar agresif dari yang sebelumnya pendiam. Hewan seperti anjing misalnya, tiba-tiba bisa mengirit tanpa sebab. Anjing tesebut juga mengalami penurunan refleks kornea, takur cahaya, lidah keluar, mulutnya berliur, dan kerap menyeret kaki belakangnya. 

Kedua yakni tipe jinak. Anjing liar bisa tiba-tiba mendadak tenang atau jinak dan penakut. Biasanya gejalanya yang terlihat anjing tesebut lemas, maunya di tempat gelap, kadang kejang, dan akhirnya meninggal. Biasanya anjing yang terkena rabies akan mati dalam waktu 10 hari atau jika virus telah menebar ke otak.

4. Pertolongan Pertama dan Penanganan

Untuk anjing yang terkena rabies kemungkinan akan sulit disembuhkan dan prosedur yang dilakukan biasanya akan dikurung dan mungkin dimusnahkan untuk mencegah penularan lebih lanjut. Kamu sebaiknya segera melapor apabila anabul atau anjing liar di sekitar menunjukkan gejala rabies ke Dinas Kesehatan Hewan setempat. 

Sementara pada manusia, masih ada harapan. Oleh karena itu, jika kamu atau melihat ada orang yang kena gigit anjing rabies, segera bersihkan luka gigitan tersebut dengan sabun di bawah air mengair setidaknya 15 menit. 

Segera ke rumah sakit terdekat dan mintalah serum dan vaksin antirabies. Nathanya menyebut biasanya jika ditangani segera, progres penyakit bisa ditekan dan kesehatan pasien bisa membaik dalam 1 hari. 

“Jangan tunggu-tunggu. Kalau dibiarkan agak lama, dikhawatirkan muncul gejala neurologis seperti di video yang viral,” tegasnya.

5. Pencegahan

Pencegahan memang paling penting dalam setiap penanganan penyakit, termasuk rabies. Bagi pemilik anabul, kamu perlu lebih hati-hati jika banyak anjing atau kucing liar di luar rumah. Sebab bisa saja peliharan kamu tertular mereka. 

Segera kurung anabul jika melihat hewan liar di lingkungan kamu menunjukkan gejala rabies. Laporkan ke Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan setempat. 

Sebaiknya lakukan vaksinasi rabies dan vaksinasi wajib pada hewan lainnya untuk kesehatan anabul kamu. Vaksinasi rabies biasanya gratis pada Oktober loh. “Lakukan vaksin tahunan. Jangan sekali tetapi harus diulang,” saran Nathanya.
1
2


SEBELUMNYA

Ini Alasan GoPay, DANA, Ovo dan LinkAja Tak Bisa Beli Tiket MRT Jakarta Mulai 1 Juli 2023

BERIKUTNYA

5 Olahraga yang Wajib Dicoba saat Fase Mental Breakdown

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: