Pameran karya ilustrasi Ngider Makan dengan Gambar dihelat di Galeri Nasional, Jakarta, hingga 2 Juli 2023. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Bikin Ngiler, Yuk Kunjungi Pameran Sketsa Ngider Makan dengan Gambar di Galeri Nasional

24 June 2023   |   20:30 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Genhype sudah punya rencana untuk mengisi libur akhir pekan? Jika belum, tak ada salahnya kalian mengunjungi pameran karya ilustrasi Ngider Makan dengan Gambar yang dihelat di Galeri Nasional, Jakarta. yang berlangsung hingga 2 Juli 2023,

Pameran ini menampilkan puluhan karya ilustrasi aneka makanan dan tempat kuliner menarik dan khas di Jakarta. Pajang Karya Ngider Makan dengan Gambar merupakan pameran ilustrasi yang memuat sebagian karya yang masuk dalam buku Ngider Makan Dari Halte ke Halte. Buku itu merupakan buah kolaborasi antara Jakarta Food Sketchers (JFS), Dari Halte Ke Halte (DHKH), dan Gramedia Pustaka Utama.

Baca juga: Buku Ngider Makan dari Halte ke Halte Rangkum Panduan Wisata Kuliner Tersembunyi di Jakarta

Ketiga sketchers yang tergabung dalam JFS yakni Arya Ramaniya, Beng Rahadian, dan Yanita Indrawati, mengisi Bilik Komunitas yang ada di Galeri Nasional dengan karya-karya mereka yang menampilkan ragam kuliner khas Jakarta yang dibalut tarikan garis dan goresan warna yang atraktif.

Pajang Karya Ngider Makan dengan Gambar diawali dengan terbitnya Buku Ngider Makan Dari Halte ke Halte yang diinisiasi oleh Dari Halte ke Halte, sebuah komunitas yang aktif menyuguhkan rekomendasi kuliner melalui media sosial dan mengutamakan pemanfaatan transportasi umum.

Inisiatif ini kemudian disambut baik oleh Jakarta Food Sketchers, sehingga lahirlah buku Ngider Makan Dari Halte ke Halte yang menjadi contoh bagaimana konektivitas antar warga dari lintas disiplin bisa mendorong lingkungan kota yang kreatif. 

“Hasil kolaborasi ini dapat menjadi bentuk baru bagi storynomic tourism Jakarta sebagai kota yang mempertemukan banyak orang dari asal dan latar belakang yang berbeda,” kata Beng Rahadian, ilustrator, komikus, sekaligus anggota JFS.
 

Pameran karya ilustrasi Ngider Makan dengan Gambar dihelat di Galeri Nasional, Jakarta, hingga 2 Juli 2023. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Beberapa karya yang dipajang di pameran karya ilustrasi Ngider Makan dengan Gambar di Galeri Nasional, Jakarta. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Dengan teknik yang detail, ketiga ilustrator membuat sketsa ragam makanan khas yang kebanyakan dijual di warung-warung kaki lima. Tak hanya menyuguhkan visual dari makanan yang menggugah selera, mereka juga menggambar suasana dan kondisi tempat makan tersebut yang tampak hidup dan akrab.

Misalnya saja sketsa dari Nasi Gudeg dari Warung Gudeg Jogja Bu Tinah, Asinan dari Warung Asinan Bang Keder, dan Pecel Lele dari Warung Pecel Lele Briyan Jaya. Selain itu, ada pula sketsa Buras dan Coto Makassar dari Warung Coto Makassar Senen, Ikan Bakar dari Warung Ikan Bakar Pak Tarjo, hingga Jamu Beras Kencur dari Warung Jamu Bukti Mentjos.

Sketsa Urban
Yanita Indrawati, ilustrator dari Jakarta Food Sketchers, mengatakan sebagian ilustrasi yang ada dalam buku ini dibuat menggunakan teknik urban sketcher atau sketsa urban, dimana dia menggambar dengan melihat langsung tempat kuliner atau makanannya.

Menurutnya, hal itu membantunya untuk bisa menggambar dengan lebih detail. Sementara sebagiannya lagi digambar dengan melihat foto tempat kuliner atau makanannya itu sendiri. Dalam prosesnya, dia telah mendapatkan daftar sejumlah tempat kuliner yang telah disusun oleh DHKH untuk dibuatkan ilustrasinya. 

"Saya ingin menangkap hal apa yang membuat warung ini menarik. Saya tampilkan juga gerobak atau warungnya untuk menggambarkan suasana," katanya.
 

Beberapa karya yang dipajang di pameran karya ilustrasi Ngider Makan dengan Gambar di Galeri Nasional, Jakarta. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Salah satu karya yang dipajang di pameran karya ilustrasi Ngider Makan dengan Gambar di Galeri Nasional, Jakarta. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)

Sementara itu, iustrator dari Jakarta Food Sketchers yang juga terlibat, Arya Ramaniya, mengatakan meski terlihat simpel, membuat ilustrasi makanan juga memiliki tantangannya sendiri, dimana dia harus menggambarnya dengan detail. Dengan begitu, orang lain yang melihat akan terkesan dengan gambar tersebut.

"Ada detail-detail yang perlu dikembangkan misalnya membuat warna kuah makanan jadi lebih mengkilap sehingga lebih menggoda," katanya.

Kepala Unit Galeri Nasional Indonesia, Jarot Mahendra menjelaskan kegiatan Pajang Karya adalah sebuah wadah presentasi karya yang disediakan oleh Galeri Nasional Indonesia bagi komunitas seni rupa bertalenta di Tanah Air.

Baca juga: Tips Buat Pemula yang Ingin Belajar Sketsa

Selain itu, Pajang Karya juga menjadi kesempatan bagi komunitas seni rupa untuk belajar dalam penyelenggaraan pameran dan penyusunan program publik, sehingga komunitas yang terlibat semakin fasih dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan yang akan berkontribusi dalam meramaikan dunia seni rupa Indonesia.

“Melalui Pajang Karya, kami berharap komunitas seni rupa bisa melakukan edukasi dan promosi atas olah kreativitas para anggotanya kepada publik,” kata Jarot.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

6 Fakta Menarik tentang Kondisi Usaha Kecil di Indonesia Menurut Studi Terbaru

BERIKUTNYA

Hypereport: Kerja Tidak Sesuai Jurusan Enggak Masalah, Selagi Karier Lancar

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: