Obesitas berbahaya bagi kesehatan individu (Sumber gambar ilustrasi: pexels/ anna tarazevich)

Operasi Bariatrik Ala Melly Goeslaw Picu Kontroversi, Begini Penjelasan Dokter Ahli Bedah

20 June 2023   |   19:13 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Ada berbagai cara untuk mengurangi berat badan akibat obesitas, mulai dari diet sampai dengan olahrga rutin. Namun, tidak jarang usaha itu gagal sehingga sebagian orang memilih cara-cara instan yang secara medis dapat dilakukan, salah satunya dengan menjalani operasi bariatrik.

Ya, prosedur operasi ini mendadak menjadi perhatian publik setelah penyanyi dan pencipta lagu Melly Goeslaw berbagi pengalamannya setelah menjalani operasi pemotongan saluran pencernaan ini. 

Untuk menjalani operasi ini tentu saja memiliki beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Dokter Spesialis Bedah-Subspesialis Bedah Digestif di RS EMC Alam Sutera Handy Wing mengatakan bahwa operasi bariatrik menjadi jalan terakhir jika segala usaha diet gagal total. “Iya benar, [operasi bariatrik] opsi terakhir,” katanya kepada Hypeabis.id.

Baca juga: Tampak Lebih Muda, Intip 5 Prosedur Operasi Anti Aging yang Dijalani Titi DJ

Dia menjelaskan bahwa tidak semua pasien dapat menjalani operasi bariatrik meskipun tindakan ini efektif untuk mengatasi obesitas. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon pasien sebelum menjalaninya.

Syarat itu adalah indeks massa tubuh lebih dari 35 dengan penyakit penyerta mengalami dua atau lebih penyakit kronis, tidak hamil dan berat badan tidak turun setelah menjalani diet dan olahraga, serta tidak mengonsumi obat yang dapat menghambat operasi bariatrik.

Jadi, seseorang biasanya akan menjalani beberapa pemeriksaan terlebih dahulu sebelum menjalani operasi tersebut, seperti pemeriksaan fungsi paru dan tes sleep apnea syndrome; kelainan metabolik dan endokrin; kelainan gastro–esophageal, dan sebagainya.

Tidak hanya itu, pasien juga mungkin akan menjalani diet tertentu selain pemeriksaan fisik, seperti diet rendah kalori atau diet khusus untuk meningkatkan kadar vitamin jika tubuh mengalami kekurangan salah satu vitamin.

Dia menuturkan, bariatrik termasuk ke dalam prosedur medis yang terdiri dari sejumlah operasi. Metode operasinya bergantung kepada kondisi pasien. Salah satu jenis operasi bariatrik adalah gastric bypass, yakni prosedur menjepit lambung dan membuat kantungnya lebih kecil.

Kantung itu akan menembus bagian lambung dan sebagian dari usus. Operasi jenis ini dapat membuat penyerapan kalori terhadap makanan mengalami pengurangan, dan akan cepat merasa kenyang sehingga mengurangi porsi makan.

Contoh jenis operasi lainnya adalah sleeve gastrectomy, yakni operasi yang mengangkat beberapa bagian usus berkisar 75 persen, sehingga membuat daya tampung lambung menjadi lebih kecil. Dengan begitu, berat badan bisa turun.

Ada juga operasi bariastrik menggunakan teknik operasi laparoscopy, yakni pembedahan yang menggunakan alat khusus dengan ukuran kecil serta bantuan kamera dan monitor. Teknik ini membuat operasi tergolong dalam prosedur yang aman lantaran minim invasif.

Operasi bariatrik juga memiliki kemungkinan pendarahan yang lebih sedikit dan komplikasi yang lebih kecil. Sementara itu, pemulihannya juga bisa lebih cepat.

Baca juga: ERACS Pangkas Proses & Pemulihan Ibu Pasca Operasi Caesar

Dia mengingatkan, tujuan operasi bariatrik untuk menurunkan berat badan juga membutuhkan komitmen dari pasien lantaran tidak bisa membuat berat tubuh berkurang begitu saja ketika operasi selesai.

Pasien harus menerapkan pola hidup yang sehat dan menjaga asupan makanan sehari-hari. Olahraga selama 30–60 menit sebanyak 3–5 kali dalam seminggu harus dirutinkan setelah operasi. Selain itu, asupan dengan kalori dan gula tinggi harus dihindari oleh pasien setelah melakukan operasi bariatrik.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Intip Keunikan Toko Buku Kobam yang Jadi Gudang Sejarah

BERIKUTNYA

223.217 Orang Lulus Jalur SNBT 2023, Cek 10 PTN Penerima & Pendaftar Terbanyak

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: