Pelari dapat menjadikan pacer sebagai patokan waktu (Sumber gambar ilustrasi: pexels/ run4ffwpu)

Berkenalan dengan Pacer di Ajang Mandiri Jojga Marathon 2023

18 June 2023   |   11:15 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Saat ajang Mandiri Jogja Marathon 2023 berlangsung pada hari ini, Minggu, 18 Juni 2023, terdapat pelari yang berbeda dengan peserta lainnya. Dengan menggunakan baju berwarna putih dan juga membawa balon kuning yang terikat di tubuhnya, pelari itu disebut sebagai pacer.

Hasil pantauan siaran langsung dari akun Youtube Mandiri Jogja Marathon 2023, Pangestu, salah seorang pacer mengatakan bahwa dirinya bisa dikatakan sebagai penunjuk waktu bagi para peserta yang menjadi bagian dalam ajang tersebut.

Baca juga: 5 Candi yang Instagramable di Sepanjang Rute Mandiri Jogja Marathon 2023

Pelari bisa menjadikan pacer sebagai patokan ketika ingin mencapai garis akhir sesuai dengan catatan waktu yang diinginkan, lantaran biasanya setiap pelari memiliki target waktu tertentu untuk mencapai finis sesuai dengan kategorinya.

“Kami memiliki tugas sebagai patokan timing bagi teman-teman pelari selama race,” katanya.


Dengan begitu, para peserta bisa berlari dengan pacer jika ingin mencapai garis akhir sesuai dengan target waktu yang dinginkan. Pelari juga bisa berada di depan pacer ketika ingin menyelesaikan ajang lebih cepat dari waktu yang ditentukan.

Dirangkum dari berbagai sumber, pacer biasanya adalah pelari yang telah berpengalaman mengikuti berbagai macam ajang berlari. Keberadaan pacer membuat para peserta tidak perlu berpikir tentang waktu dan sisa jarak yang masih harus ditempuh untuk menyelesaikan lomba,

Adapun untuk menjadi patokan dalam kecepatan yang harus ditempuh, para pelari cukup mengikuti pacer yang bertugas di kategori tertentu agar dapat selesai sesuai atau lebih cepat dari waktu yang ingin dicatatkan pada ajang lari tersebut.

Pacer biasanya ditunjuk oleh penyelenggara lomba, atau secara sukarela, dan memiliki tugas untuk menyelesaikan jarak tertentu dengan waktu tertentu atau lebih lambat.

Keberadaan mereka sangat berguna meskipun jam tangan pintar telah tersedia lantaran dapat membantu para peserta lari maraton dapat tetap fokus berlari dengan baik.  

Lebih dari itu, mereka juga kerap memberikan dorongan moral, menyapa peserta, bersorak, dan mengalihkan perhatian peserta sepanjang race agar jarak yang harus menjadi ditempuh tidak terasa berat dan bisa sampai garis akhir.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa berlari dengan pacer memberikan dorongan motivasi yang dibutuhkan untuk tetap bersikap positif dan terus berlari mencapai finis.

Tidak jarang pembicaraan tentang mengakhiri ajang di tengah jalan kerap terjadi saat peserta tengah berlari.

Untuk diketahui, saat ini, ajang Mandiri Jojga Marathon 2023 tengah berangsung di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ajang ini memiliki kategori 5 kilometer (Km), 10 km, 21,098 km atau half marathon, dan 42,195 km.

Sebanyak total 8.000 peserta dari 18 negara mengikuti ajang ini, seperti dari Malaysia, Jepang, Australia, Kenya, dan sebagainya. kemudian, para peserta yang ikut serta terdiri dari generasi muda sampai dengan yang lebih tua.

Baca juga: Aturan Minum Air saat Olahraga Lari Supaya Tubuh Tidak Dehidrasi

Selain itu, para peserta ajang Mandiri Jogja Marathon juga akan mendapatkan hiburan dari musisi dan grup band RAN, Shaggydog, dan Andrea Lee.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

5 Candi yang Instagramable di Sepanjang Rute Mandiri Jogja Marathon 2023

BERIKUTNYA

Sang Jungler Albert Neilsen Cabut dari RRQ, Ini Alasannya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: