Santri di Pondok Pesantren Modern Sahid. (Sumber gambar: Hypeabis.id/ Himawan L. Nugraha)

Misi Pondok Pesantren Modern Sahid Mencetak Generasi Unggul yang Islami

07 June 2023   |   21:24 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Sejak muncul di sejumlah adegan dalam film Hati Suhita (2023), Pondok Pesantren Modern Sahid pun makin dikenal masyarakat. Terletak di Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pondok pesantren itu memiliki misi untuk mendidik dan menghasilkan generasi muda Indonesia yang unggul, berbudaya, dan Islami.

Ahmad Sadjid Zein, Direktur Eksekutif Yayasan Wakaf Sahid Husnul Khotimah, menuturkan terdapat tiga latar belakang yang menjadi alasan pendirian Pondok Pesantrean Modern Sahid. Pertama adalah wasiat KH. R. Sahid Djogosentono yang merupakan orang tua dari pendiri ponpes yaitu KPH. Prof. DR. H. Sukamdani Sahid Gitosardjono.

Saat itu, sang ayah pernah memberikan pesan agar pada kemudian hari untuk menyisihkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk mewujudkan lembaga pendidikan yang bernuansa Islami.

Baca juga: Jadi Lokasi Syuting Film Hati Suhita, Pondok Pesantren Modern Sahid Dukung Nilai Edukasi Islami
 

Bangunan Pondok Pesantren Sahid (Sumber gambar: Hypeabis.id/ Himawan L.N)

Bangunan Pondok Pesantren Sahid (Sumber gambar: Hypeabis.id/ Himawan L.N)


Kedua adalah peralihan kekuasaan dari orde baru ke masa reformasi pada 1998 silam. Menurutnya, KPH. Prof. DR. H. Sukamdani Sahid Gitosardjono merasa prihatin dengan kondisi kerusuhan yang terjadi. Pada saat itu, terjadi penjarahan dan amuk masa yang tidak terkendali.

Tidak hanya itu, masa reformasi yang terjadi juga kian memantapkan tekatnya dengan sang istri, yakni K.R.Ay.Tmg. Hj. Juliah Sukamdani untuk segera membangun pesantren modern. Ketika banyak pengusaha bingung menyelematkan harta yang dimiliki ke luar negeri, dia tidak merasakannya lantaran sudah tahu tempat menginvestasikan harta yang aman, yakni membangun pesantren.

Latar belakang atau pemicu ketiga adalah dari sang istri, yakni Hj. Juliah Sukamdani. Sebelum 1998, sang istri menyampaikan keinginannya untuk membangun madrasah lantaran ingin memajukan sekolah Islam agar dapat berkembang seperti sekolah umum.
 

Pondok Pesantren Modern Sahid (Sumber gambar: Hypeabis.id/ Himawan L.N)

Pondok Pesantren Modern Sahid (Sumber gambar: Hypeabis.id/ Himawan L. Nugraha)


Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Sahid Muhammad Luqman mengatakan bahwa pondok pesantren ini memiliki sejumlah kelebihan jika dibandingkan dengan pesantren lainnya.

Salah satunya adalah perpaduan antara tiga pusat pendidikan, yaitu pendidikan keluarga, sekolah, dan masyarakat atau lingkungan. Pendidikan masyarakat atau lingkungan adalah interaksi santri yang terjadi di masjid dan lingkungan. Sementara itu, pendidikan keluarga diperoleh oleh santri ketika berada di asrama yang berfungsi sebagai pengganti orang tua.

Selain mengurus kebutuhan para santri sehari-hari, seperti akomodasi, konsumsi, kesehatan, dan sebagainya, asrama juga bertugas memberikan pendidikan yang seharusnya diberikan orang tua, seperti tarbiyah ruhiyah, tarbiyah khuluiyah, dan sebagainya.

Di sini, santri bisa mengenyam pendidikan dari tingkat terendah yakni taman kanak-kanak atau Raudhatul Athfal, Madrasah,  dari tingkat pendidikan

Adapun, pendidikan sekolah adalah pendidikan yang diterima oleh santri ketika berada di RA, sekolah dasar, sekolah menengah, hingga perguruan tinggi.  

Pondok Pesantren Modern Sahid juga menggunakan standar ISO 9001:2015 dalam menjalankan sistem yang ada sejak 2008 silam. Penggunaan standar ini memudahkan manajemen dalam menelusuri berbagai hal yang tidak sesuai.

Dalam memastikan standar ISO masih diterapkan, pengelola juga menggunakan pihak ketiga untuk mengauditnya. Tidak hanya itu, audit internal setiap enam bulan sekali juga dijalankan oleh pesantren guna memastikan sistem yang ada telah berjalan.
 

Santri di Pondok Pesantren Modern Sahid (Sumber gambar: Hypeabis.id/ Himawan L.N)

Santri di Pondok Pesantren Modern Sahid (Sumber gambar: Hypeabis.id/ Himawan L.N)

 

Kurikulum Terkini

Pondok Pesantren Modern Sahid menerapkan kurikulum yang mengacu dengan Kementerian Agama, tetapi pembelajaran juga menggunakan sistem belajar Cambridge untuk mata pelajaran bahasa Inggris. Para santri juga dibekali dengan materi pembelajaran bahasa asing lainnya seperti bahasa Arab dan bahasa Jerman.

Luman menuturkan, materi pembelajaran yang diberikan kepada para santri diharapkan dapat membuat mereka memiliki pengalaman pondok dan nilai-nilai kepesantrenan. Namun, tidak kalah bersaing dengan lulusan pendidikan dari sekolah umum.

Menurutnya, kebanyakan stakholder menginginkan anak yang lulus dapat beribadah dengan baik, mengerti agama, dan memiliki daya saing dengan lulusan lain dari sekolah umum. Dia mengatakan, pada saat ini, alumni Pondok Pesantren Modern Sahid rata-rata 80 persen masuk perguruan tinggi negeri.

Para santri yang datang ke pesantren ini juga tidak berasal dari Indonesia saja. Dua tahun lalu, mereka mendidik santri yang berasal dari Singapura dan santri dari Thailand juga pernah belajar di Pondok Pesantren Modern Sahid sekitar tiga tahun lalu.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Nirmala Aninda
 

SEBELUMNYA

Gaya Padu Padan Jaket Kulit untuk Tampilan Stylish

BERIKUTNYA

Hadirkan Karya Unik, Museum MACAN Gelar Pameran Duo Perupa Filipina Isabel & Alfredo Aquilizan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: