Pengendara ojek online menukar baterai motor listrik di SPKLU PLN, Jakarta, Senin (22/5). (Sumber foto: JIBI/Hypeabis.id/Abdurachman)

5 Keuntungan Motor Listrik, Cek Dulu Yuk Sebelum Beli

05 June 2023   |   21:24 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Kendaraan listrik makin diminati warga Indonesia. Pilihannya semakin banyak karena sejumlah produsen mengeluarkan produk andalan untuk kendaraan yang diklaim lebih ramah lingkungan ini. Ekosistem seperti stadium pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) pun semakin banyak.

Saat ini, jumlah SPKLU di Indonesia mencapai 824 unit. Pemerintah pada tahun ini menargetkan 3.000 unit SPKLU terpasang. Sementara itu, marketplace seperti Tokopedia mencatat penjualan kendaraan listrik secara keseluruhan naik 2 kali lipat selama kuartal I/2023 dibandingkan kuartal I/2022. 

Baca juga: Beli Kendaraan Listrik Dapat Insentif, Yuk Cek Besaran Subsidinya!

Associate Vice President of Category Development Tokopedia, Fransiscus Leo Chandra mengatakan transaksi motor listrik di Tokopedia meningkat hampir tiga kali lipat selama kuartal I/2023.

Pihaknya juga mencatat, Medan (Sumatra Utara), Pekanbaru (Riau), Bogor (Jawa Barat), Sleman (Yogyakarta), dan Badung (Bali) menjadi beberapa wilayah dengan peningkatan jumlah pembeli mobil listrik tertinggi. Rata-rata peningkatan lebih dari 2 kali lipat, selama kuartal I/2023 dibandingkan dengan kuartal I/2022.
 
Adapun Tangerang (Banten), Malang (Jawa Timur), Palembang (Sumatra Selatan), Badung (Bali), dan Balikpapan (Kalimantan Timur) menjadi beberapa wilayah dengan peningkatan jumlah pembeli motor listrik paling tinggi. Rata-rata peningkatan hampir 6,5 kali lipat selama kuartal I/2023, dibandingkan periode sebelumnya.

Lantas apa sih yang membuat kendaraan listrik ini semakin diminati masyarakat? Simak ulasannya berikut ini yuk, Genhype.


1. Insentif & Subsidi Pemerintah

Pemerintah mendorong penggunaan kendaraan listrik karena dianggap lebih ramah lingkungan lewat berbagai kebijakan, termasuk insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 10 persen terhadap pembelian mobil listrik. Ada juga subsidi Rp7 juta untuk pembelian motor listrik.

Di sisi lain, pemerintah akan menetapkan kebijakan pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), baik untuk mobil listrik maupun motor listrik, per Januari 2025 mendatang.
 

2. Bebas Ganjil Genap

Peraturan ganjil genap diberlakukan pada jam sibuk untuk mengurangi tingkat polusi serta kemacetan lalu lintas. Kendaraan bermotor diperbolehkan untuk melintasi jalan pada waktu tertentu dengan menyesuaikan digit terakhir nomor plat dengan tanggal.

Oleh karena berteknologi ramah lingkungan yang dapat mengurangi emisi karbon, kendaraan listrik saat ini dibebaskan dari aturan ganjil genap. Mobil atau motor listrik punya plat khusus dengan garis biru di bagian bawah sehingga dapat dibedakan dari kendaraan konvensional.
 

3. Banyak Pilihan & Harga Terjangkau

Harga motor listrik kian terjangkau sehingga siapa pun bisa mulai beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Sejumlah pelaku usaha lokal motor listrik juga memberikan berbagai penawaran eksklusif melalui e-commerce seperti Tokopedia.

Associate Vice President of Category Development Tokopedia, Fransiscus Leo Chandra mengatakan Gesits, produsen motor listrik dengan pabrik di Bogor, Jawa Barat menyediakan diskon hingga Rp1 juta lewat Tokopedia Garage.

Selain itu, ada Viar, yang pabrik motor listriknya berada di Semarang, Jawa Tengah. Produsen ini memberikan diskon Rp1,5 juta untuk seri N1 dan N2. Sedangkan Selis, produsen lokal motor listrik asal Cikupa, Tangerang, menawarkan diskon hingga Rp1 juta dan layanan servis gratis.


4. Pengisian Bahan Bakar Fleksibel

Pemilik mobil dan motor konvensional biasanya perlu mengantri di pom bensin untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM). Jika dibandingkan dengan mobil atau motor listrik, pengisian bahan bakarnya dapat dilakukan di rumah dengan kapasitas daya listrik tertentu.

Umumnya, mobil listrik membutuhkan waktu kurang lebih 8-10 jam untuk pengisian daya di rumah dan 3-4 jam untuk pengisian daya di charging station. Sedangkan motor listrik biasanya rata-rata memerlukan waktu 2-3 jam.

Dalam pemakaian listrik di rumah, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah daya penggunaan listrik. Masyarakat dapat makin mudah menambah daya listrik PLN sesuai kebutuhan karena kini bisa dilakukan secara online.


5. Bisa Dibeli Online

Tidak sedikit pelaku usaha, terutama marketplace mendukung pemerintah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29 persen pada 2030 dan emisi nol pada 2060. Sebagai contoh Tokopedia yang menyediakan kemudahan membeli kendaraan listrik, baik mobil maupun motor. 

Leo mengatakan pihaknya bahkan memberikan diskon hingga Rp10 juta melalui Tokopedia Garage. Ada pula Auto Installation Service dimana masyarakat bisa menerima jasa instalasi produk otomotif tanpa biaya tambahan.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

Intip Pemain Timnas Argentina yang Bakal Terjun di Laga FIFA Matchday x Pasukan Garuda

BERIKUTNYA

Jadi Daya Tarik FIFA Matchday, Intip Profil Lionel Messi

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: