sumber gambar ilustrasi : Mike dari Pexels

Toyota Bangun Pabrik Baterai, Era Mobil Listrik Siap Melesat

18 October 2021   |   21:42 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Dalam rangka menuju dunia yang bersih, otomotif dunia kini tengah bergerak ke kendaraan yang ramah lingkungan. Salah satunya adalah kendaraan listrik. Toyota, sebagai salah satu pemain di industri otomotif, akan menanamkan modalnya sekitar US$3,4 miliar untuk pengembangan baterai otomotif di Amerika Serikat hingga 2030. 

Mengutip laman resmi Toyota, secara khusus, investasi tersebut untuk mengembangkan dan melokalisasi produksi baterai otomotif , termasuk untuk kendaraan listrik baterai, dan merupakan bagian dari total komitmen global sekitar US$13,5 miliar disisihkan untuk investasi dalam pengembangan dan produksi baterai yang diumumkan bulan lalu oleh Toyota Motor Corporation.

Untuk mendorong lokalisasi produksi baterai, Toyota Motor Amerika Utara juga mengumumkan bahwa mereka akan mendirikan perusahaan baru dan membangun pabrik baterai otomotif bersama dengan Toyota Tsusho di AS. 

Bertujuan untuk memulai produksi pada 2025, proyek tersebut mencakup investasi sekitar US$1,29 miliar hingga 2031, yang mencakup dana yang akan digunakan untuk mengembangkan lahan dan membangun fasilitas, sehingga menciptakan 1.750 lapangan kerja baru di Amerika.

Ted Ogawa, Chief Executive Officer Toyota Motor Amerika Utara, mengungkapkan komitmen Toyota untuk elektrifikasi adalah tentang mencapai keberlanjutan jangka panjang bagi lingkungan, pekerjaan Amerika, dan konsumen.

"Investasi ini akan membantu mengantarkan kendaraan listrik yang lebih terjangkau bagi konsumen AS, secara signifikan mengurangi emisi karbon, dan yang terpenting, menciptakan lebih banyak pekerjaan Amerika yang terkait dengan masa depan mobilitas," katanya. 

Bagian dari kegiatan perusahaan baru akan mencakup membantu Toyota untuk lebih mengembangkan dan memperluas rantai pasokan lokal dan pengetahuan produksi yang berkaitan dengan baterai otomotif Lithium-ion. 

Usaha ini pertama-tama akan fokus pada produksi baterai untuk kendaraan listrik hibrida. 

Selain itu, langkah ini diharapkan dapat membantu lebih lanjut tujuan perusahaan untuk menciptakan dampak positif bersih pada planet dan masyarakat, termasuk memajukan upayanya menuju netralitas karbon dengan cara yang berkelanjutan dan praktis. 

Rincian lebih lanjut dari proyek, termasuk perincian tentang lokasi, kapasitas produksi, struktur bisnis, dan lain-lain akan dibagikan pada waktu mendatang.

Untuk diketahui, secara kumulatif, Toyota telah menjual lebih dari 18,7 juta kendaraan listrik, termasuk lebih dari 4,5 juta di AS

Sementara kendaraan listrik sudah mencapai hampir 25 persen dari volume penjualan Toyota di AS, jumlah itu diperkirakan akan meningkat menjadi hampir 70 persen pada 2030.

Untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat, Toyota terus memperluas jajaran kendaraan listriknya, termasuk hybrid (HEV), plug-in hybrid (PHEV), fuel cell (FCEV) dan baterai kendaraan listrik (BEV), dari 55 model saat ini menjadi sekitar 70 model pada 2025.

Dari 70 model, 15 akan menjadi BEV, termasuk tujuh model Toyota BZ (Beyond Zero).

Pada 2030, Toyota mengharapkan untuk menjual dua juta kendaraan tanpa emisi (BEV dan FCEV) secara global, dan di AS, perusahaan mengharapkan untuk menjual antara 1,5 juta hingga 1,8 juta kendaraan listrik, termasuk model ZEV.

Editor Fajar Sidik

SEBELUMNYA

ISEF 2021 Angkat Modest Fashion lewat Ajang Hybrid

BERIKUTNYA

6 Film & Serial yang Seru Ditonton Setelah Squid Game

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: