Rangkaian varian Re.juve . (Sumber gambar : Re.Juve)

5 Penyebab Harga Re.Juve Mahal Namun Tetap Laris Manis

23 May 2023   |   20:30 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id


3. Jaga Keamanan dengan Teknologi 

Richard juga menyebut Re.juve sangat memperhatikan kesehatan dan keamanan pangan. Tidak dipungkiri makanan mentah memiliki risiko tertempel bakteri.

Oleh karena itu, buah dan sayuran organik segar yang dipilih, disikat, dan dicuci dengan sterillizing water serta dibilang sebanyak tiga kali dengan air minum reserve osmosis (RO) untuk memastikan keamanan pangan. 

Kemudian, buah dan sayur segar itu akan melalui proses cold-pressed dengan mesin hyrdaulic press & trilutaraling cold-press yang tidak menghasilkan panas dan oksidasi serta tekanan yang diberikan lebih minim sehingga nutrisi pada buah dan sayur tetap utuh. Diketahui panas dan oksidasi merusak nutrisi buah dan sayur segar. 

Langkah selanjutnya, buah dan sayur yang sudah diambil sarinya dan dikemas akan diproses ke dalam mesin high pressure processing (HPP) yang mampu menonaktifkan mikroorganisme dengan tekanan 6.000 bar. Dipastikan jus terjaga nutrisinya, aman dari bakteri, tanpa mengubah rasa dan kesegaran alami buah dan sayuran organik. R

“Re.juve satu-satunya yang punya mesin ini di ASEAN. Ini alasan Re.juve pakai botol plastik, kalau gunakan gelas, pecah. Kertas dan aluminium penyok,” sebut Richard. 

4. Strategi Kurangi Sampah Plastik

Sejak 2019, Re.juve mengusung kampanye ‘Bring Back Your Empty Re.juve Bottle’. Melalui kampanye ini, konsumen diajak untuk mengembalikan botol Re.juve bekas ke gerai Re.juve terdekat agar disalurkan kepada bank sampah lokal. Sampah botol ini selanjutnya akan didaur ulang menjadi benda-benda yang bernilai ekonomi bagi masyarakat sekitar, salah satunya seperti peralatan rumah tangga ataupun dakron.

Sejak 2020, Re.juve pun secara serentak mengganti semua kemasan botol plastik menjadi 100 persen botol Recycle plastic (rPET) berstandar food grade. Botol ini dapat didaur ulang kembali menjadi benda-benda bernilai ekonomi.
Jumlah ini sama dengan sekitar 17,5 juta buah botol air minum dalam kemasan. “Sejak itu, kita berhasil save 280 ton sampah plastik,” ungkap Richard.  

Menurutnya, sebeum ada peraturan pemerintah untuk mewajibkan daur ulang sampah plastik, Re.juve sudah 100 persen melakukannya. Termasuk meminta konsumen untuk membawa kantong belanja sendiri. 

5. Inovasi Olah Sampah Organik

Memiliki niat zero waste, Re.juve pun tengah merencanakan untuk mengolah limbah organik sisa dari proses pembuatan jus. Sampah tersebut katanya akan diberikan kepada pihak yang ingin mengolahnya untuk budidaya maggot black solider fly (BSF). 

“Maggotnya itu bisa jadi nilai ekonomi. Jadi makanan ternak, makanan ikan, atau dibuat snack. Itu kita berikan saja,” ucap Richard. 
 
1
2


SEBELUMNYA

5 Rahasia Awkarin untuk Hidup Lebih Produktif

BERIKUTNYA

Potensi AI dalam Bidang Medis untuk Diagnosa Penyakit yang Lebih Cepat dan Akurat

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: