Aplikasi jejaring sosial Meta (Sumber Foto: Pixabay)

3 Fokus Meta Dorong Pertumbuhan Bisnis & Industri di Indonesia

19 May 2023   |   09:00 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Sejak didirikan pada 2004, layanan jejaring sosial Meta terus menunjukkan pertumbuhannya yang pesat. Setidaknya ada sekitar 3 miliar orang di seluruh dunia yang menggunakan 1 aplikasi Meta setiap harinya, baik itu Instagram, Facebook, Messenger, dan WhatsApp.

Selain memfasilitasi interaksi sosial antar penggunanya, perusahaan juga sangat mendukung para pelaku bisnis melalui fitur-fitur yang dapat memudahkan mereka dalam mengoperasikan bisnisnya. 

Baca juga: Belum Setahun, Meta Hentikan Fitur NFT di Facebook dan Instagram

Sepanjang 2023, Meta akan berfokus pada tiga area prioritas yang akan membantu pertumbuhan bisnis dan industri di Indonesia melalui kampanye bisnis dan komunitas #BertemudiMeta. Pieter Lydian, Country Director untuk Meta di Indonesia, memaparkan bahwa platform Meta membantu para pelaku bisnis untuk dapat dijangkau oleh lebih banyak orang dan bertumbuh maju. 

"Tiga fokus kami tahun ini adalah Reels, AI, dan Business Messaging dengan pengguna mencapai 3 miliar orang di dunia, yang pada akhirnya mendorong lebih dari 200 juta pelaku bisnis untuk mengandalkan Facebook, Instagram, dan WhatsApp untuk membangun bisnis mereka,” ujarnya.

Reels merupakan jenis konten yang paling diminati dan menjadi format yang paling bertumbuh pesat di Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Berdasarkan Earning Calls Meta Q4 2022, jumlah Reels yang ditonton meningkat hingga dua kali lipat, dan konten Reels yang dibagikan kembali oleh orang-orang di Facebook dan Instagram meroket hingga lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. 

Pertumbuhan Reels sebenarnya tak terlepas dari peran artificial intelligence (AI) untuk membantu pengguna melihat video-video Reels yang lebih personal dan sesuai dengan preferensi mereka. Teknologi personalisasi dari AI ini mendorong peningkatan jumlah waktu pengguna sebesar 24 persen yang dihabiskan untuk menonton konten Reels di Instagram.

Salah satu terobosan yang dilakukan Meta untuk membantu pebisnis adalah dengan meluncurkan Meta Advantage Suite pada 2022 lalu. Fungsinya untuk menghubungkan pengiklan atau pelaku bisnis dengan aset kreatif yang tepat dan audiens yang tepat, serta di waktu yang juga tepat.

Fokus ketiga adalah peran Perpesanan Bisnis atau Business Messaging untuk membantu percakapan bisnis yang dilakukan oleh pelaku bisnis dengan audiens mereka. Saat ini, lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia terhubung dengan pelaku bisnis melalui aplikasi perpesanan Meta setiap minggunya.

Data dari Boston Consulting Group (BCG) dan Meta di tahun 2022 menunjukkan, 82 persen orang dewasa Indonesia mengirim pesan kepada pelaku bisnis setidaknya sekali seminggu. Sekitar 80 persen orang dewasa Indonesia menyatakan mereka lebih menyukai berkomunikasi dengan pelaku bisnis dengan cara yang sama ketika mereka berkomunikasi dengan teman, keluarga, dan rekan kerja, yaitu melalui perpesanan.

"Ini menunjukkan bahwa Business Messaging terus menunjukkan perannya untuk mendukung pertumbuhan bisnis dan mendekatkan mereka dengan pelanggan,” ujar Aldo Rambie, Vertical Lead untuk Meta di Indonesia. 

Salah satu elemen dari Business Messaging Meta untuk pelaku bisnis yaitu fitur Click to WhatsApp (CTWA) pada laman iklan yang akan membantu pelanggan berhubungan langsung dengan pelaku bisnis. Sehingga dapat mempererat hubungan pelaku bisnis dengan pelanggan setianya dengan pendekatan yang lebih personal. 

Baca juga: Instagram Kenalkan Fitur Broadcast Channel untuk Meyiarkan Pesan, Mirip dengan Telegram?

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Rekomendasi Destinasi Wisata & Akomodasi Menginap untuk Liburan Singkat Harpitnas

BERIKUTNYA

Cara Mengolah Jamur Enoki agar Bersih & Bebas Bakteri

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: