Chris Martin (Sumber gambar: Instagram.com/coldplay)

Profil Chris Martin, Vokalis Coldplay yang Siap Guncang Jakarta November 2023

09 May 2023   |   19:11 WIB
Image
Indah Permata Hati Jurnalis Hypeabis.id

Setelah rumor tentang konser berhembus kencang, akhirnya Coldplay resmi mengumumkan jadwal tur Asianya. Indonesia masuk dalam daftar negara yang akan disambangi grup musik asal Inggris tersebut. Kabar ini langsung disambut antusias oleh penggemar Coldplay yang telah lama menantikan kedatangan Chris Martin dan kawan-kawan tersebut.

Chris Martin, vokalis yang menjadi pentolan grup musik Coldplay pun menyampaikan rasa antusiasnya untuk konser perdana di Indonesia. “Kami sangat semangat mengumumkan show pertama kami di negara kalian yang indah. Kami akan berada di Indonesia, tepatnya di Jakarta pada 15 November mendatang,” terang Chris Martin dalam video sapaan terkait konser Coldplay di Indonesia yang dikutip dari akun Instagram promotor Third Eye Management @temgmt pada Selasa (9/5/2023).

Baca juga: 8 Cara Unik Coldplay Ciptakan Konser Ramah Lingkungan, Bakal Diterapkan di Jakarta?

Sejak pengumuman tersebut, netizen tak henti menggaungkan semangat atas kedatangan Coldplay. Tak sedikit para penggemarnya yang tak sabar ingin bersenandung bersama sang vokalis Coldplay, Chris Martin. Memang, pria berusia 46 tahun tersebut dikenal sebagai pembawa energi besar di atas panggung. Saking karismatiknya, Chris Martin pernah terpilih sebagai Pria Terseksi di ajang Penghargaan NME 2003.

Sukses malang melintang di atas pentas musik, pemilik nama asl Christoper Anthony John Martin ini lahir pada 2 Maret 1977 dan dibesarkan di daerah Whitestone, Inggris. Sebagai anak sulung dari keluarga kelas menengah, Chris Martin terbilang berhasil membuat keempat adiknya bangga.

Dengan skill musik yang hebat tersebut, Chris Martin bukan lahir dari sepenuhnya darah keturunan musisi. Namun, ibunya merupakan tenaga pengajar dalam bidang musik. Sementara ayahnya merupakan seorang pensiunan sebagai akuntan. Ajaran sang ibu berhasil membuatnya mengerti esensi musik, hingga Chris Martin mampu memainkan segudang alat musik, seperti piano, bass, keyboard, harmonika, klarinet, dan beragam jenis gitar.

Chris Martin menjalani pendidikan di sebuah sekolah asrama bernama Sherbourne di wilayah Dorset, Inggris, sebelum akhirnya menyentuh bangku kuliah di University Collage, London. Tak disangka, perjalanan kegiatan Chris Martin di dunia kuliah inilah yang menjadi jalan kariernya hingga saat ini.

Pada masa kuliah, Chris Martin bertemu dengan anggota Coldplay lainnya. Album pertama yang mereka rilis adalah Parachutes and Rush of Blood to the Head. Album itu berhasil menaikkan pamor Coldplay dalam waktu singkat, termasuk hit berjudul Yellow yang langsung mendulang sukses skala global.

Kesuksesan itu jua tak lepas dari suara khas Chris Martin yang mengisi daftar lagu penggemarnya dalam kurun waktu 27 tahun terakhir. Meski demikian, perjalanan Chris Martin bersama Coldplay tidak semulus itu. Seiring dengan bertambahnya jumlah fans, mereka juga menerima banyak kritik selama membangun dunia musik rock alternative tersebut.

Baca juga: Coldplay ke Jakarta, Penginapan di Sekitar Stadion GBK Alami Kenaikan Harga

Bersama label Capitol dan Parlophone, eksistensi Coldplay terus meroket dalam dekade terakhir. Mereka berhasil menelurkan lebih dari 20 album dan extended plays. Lagu-lagu mereka juga berhasil menerima penghargaan musik bergengsi, seperti Grammy untuk Kategori Penampilan Pop Terbaik dalam lagu Viva La Vida, Penghargaan MTV Kategori Video Grup Terbaik untuk lagu The Scientist, dan lainnya.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Coldplay ke Jakarta, Penginapan di Sekitar Stadion GBK Alami Kenaikan Harga

BERIKUTNYA

Infinite Dapatkan Hak Merek Nama Grup Tanpa Syarat, Siap Comeback dengan Agensi Baru

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: