Ilustrasi ruangan anak. (Dok. Liliane Limpens dari Unsplash)

Ingin Buat Rumah Aman bagi Anak? Coba Aplikasikan 6 Kiat Ini

10 July 2021   |   10:48 WIB

Buat Genhype yang sedang mempersiapkan hunian yang aman buat buah hati, tentu ada berbagai perubahan dan penambahan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan keamanan di dalam rumah. Mulai dari penambahan ruangan hingga alat-alat yang didesain untuk keamanan si kecil di rumah.

Menurut beberapa ahli desain interior, persiapan hunian yang aman bagi anak harus sudah dilakukan beberapa bulan sebelum kelahiran. Meski waktu yang disiapkan bisa lama, tapi ternyata enggak mudah lho untuk menjalankannya karena butuh waktu yang konsisten dan biaya yang enggak sedikit.

Supaya Genhype dan pasangan mudah untuk memulainya, Genhype punya beberapa tips untuk merancang hunian aman untuk bayi. Coba kiat-kiat ini yuk!
 

 

Ilustrasi tempat tidur anak. (Dok. Charles Deluvio dari Unsplash)

Ilustrasi tempat tidur anak. (Dok. Charles Deluvio dari Unsplash)


 

1. Tempat tidur anak
Mengingat bahwa anak bisa perlahan nyaman dengan kakinya, biasanya di usia 15 sampai 18 bulan mereka kaan mulai menguji kemampuan mereka dari kemampuan memanjat atau mulai merangkak. Nah, karena inilah Genhype sudah harus mempersiapkan tralis tempat tidur yang sesuai dengan tinggi si kecil supaya dia enggak mudah memanjat dari sana.

Selain itu, coba persiapkan juga peralatan keamanan seperti baby cam yang tidak diletakkan dengan ketinggian yang dekat dengan kepala anak ketika dalam masa pertumbuhan serta mainan yang ada id sekitar tempat tidur. Ini dikhawatirkan bisa memicu bahaya saat si kecil sudah mulai belajar berdiri atau bertumbuh.

 

Ilustrasi pintu ruangan. (Dok. Storiès dari Unsplash)

Ilustrasi pintu ruangan. (Dok. Storiès dari Unsplash)

2. Jendela dan pintu
Enggak hanya keamanan di luar, tapi keamanan di dalam rumah seperti kamar mandi dan ruang tamu juga merupakan tempat yang rawan dengan bahaya bagi si kecil.

Coba persiapkan berbagai pencegahan bahaya dengan memasang kunci pada pintu, kabinet, dan jendela untuk menghindari risiko keracunan atau tenggelam dari barang yang dia baru temui.

 

3. Pajangan yang digantung
Sebelum si kecil lahir, persiapkan juga untuk menggantung beberapa barang seperti lampu, televisi, atau rak yang biasa digunakan dalam keseharian Genhype.

Menggantung barang-barang ini bisa mengurangi risiko kecelakaan di rumah pada anak ketika mereka mulai bisa berjalan, membuka lemari, atau mengambil barang dari tempat tinggi.

Ilustrasi dekorasi gantung. (Dok. Brina Blum dari Unsplash)

Ilustrasi dekorasi gantung. (Dok. Brina Blum dari Unsplash)

 

 

 

 

.

 

 

 

 

1
2


SEBELUMNYA

Cermati Tanda-Tanda Anak Harus Terapi Jika Telat Bicara

BERIKUTNYA

ARTJOG MMXXI Layak Jadi Acuan Perhelatan Seni di Masa Pandemi

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: