Kondisi junk sleep terjadi saat seseorang melakukan aktivitas tidur yang tidak berkualitas. (Sumber gambar: Unsplash/ Kinga Cichewicz)

5 Fakta Junk Sleep, Pola Tidur yang Buruk & Cara Mencegahnya 

15 January 2023   |   15:01 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Like
Tidur yang berkualitas dapat membuat seseorang merasa lebih segar saat terbangun di pagi hari. Tapi, ada kalanya sebagian orang justru merasa masih lelah meski sudah tidur dan beristirahat. Kualitas tidur yang buruk ini dalam dunia medis dikenal dengan nama junk sleep

Harding Medical Institute menuliskan, istilah junk sleep mengarah pada pola, cara, dan waktu tidur yang buruk sehingga memengaruhi kesehatan. Dr Chris Idzikowski, seorang ahli tidur dari  Edinburgh Sleep Centre mengatakan, saat ini junk sleep sudah menjadi tren yang banyak dialami manusia di zaman modern, terutama di kalangan remaja.

"Ini adalah tren yang sangat mengkhawatirkan. Remaja  saat ini perlu menyadari fakta bahwa untuk merasa sehat, energik, dan berpenampilan baik, mereka perlu melakukan sesuatu untuk tidur mereka, ”kata Dr. Idzikowski.

Tentunya Genhype ingin mendapatkan kualitas tidur yang baik bukan. Pasalnya, salah dalam melakukan pola tidur malah akan menimbulkan berbagai masalah di tubuh, termasuk stres, cemas, hingga depresi. Nah, agar dapat menghindari junk sleep, yuk simak fakta-faktanya agar kamu bisa meminimalisir kebiasaan tersebut.

Baca jugaMemahami Pentingnya Pola & Manfaat Tidur bagi Kesehatan


1. Terjadi Saat Aktivitas Tidur Tidak Berkualitas

Kondisi junk sleep terjadi saat seseorang melakukan aktivitas tidur yang tidak berkualitas. Umumnya, kualitas tidur yang baik adalah 8 jam sehari dengan pola yang sama. Tapi, pada seseorang yang mengalami junk sleep tidurnya berada di bawah 4 jam tiap harinya dalam semalam.

Menurut beberapa ahli hal itu juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Dari hasil penelitian, orang yang tertidur di bawah 4 jam dalam semalam, sebanyak 73 persen dari mereka lebih mudah mengalami obesitas. Sebab, pola tidur yang buruk memiliki risiko tinggi terhadap peningkatan nafsu makan akibat ketidakseimbangan hormon.


2. Mirip Saat Seseorang Mengkonsumsi  Junk Food Secara Berlebihan

Fenomena junk sleep memberikan pengaruh yang buruk terhadap tubuh. Umumnya saat seseorang mengalami junk sleep adalah malah lebih letih saat bangun tidur. Alih-alih merasa segar dan berenergi, orang yang terjangkit junk sleep biasanya juga merasakan sakit kepala atau pengar, hingga perasaan yang buruk. 

Efek junk sleep juga memiliki pengaruh yang serupa ketika seseorang mengonsumsi junk food secara berlebihan. Pasalnya junk food juga tidak memberikan asupan gizi yang seimbang dan sehat bagi tubuh. Sebaliknya, asupan makanan yang bergizi dan seimbang dapat memberikan perasaan yang baik bagi tubuh.


3. Ciri- Ciri Seseorang Mengalami Junk Sleep 

Menurut laman Sleep Foundation, seseorang yang mengalami junk sleep biasanya memiliki ciri-ciri tertentu saat sedang tertidur.  Beberapa di antaranya termasuk selalu terbangun lebih dari sekali dalam semalam, hal ini bisa disebabkan oleh mimpi buruk, stres, atau depresi.

Tak hanya itu, orang yang mengalami kualitas tidur buruk juga selalu terjaga selama lebih dari 20 menit ketika terbangun di tengah malam. Ciri lainnya adalah pada saat bangun tidur, mata juga terasa lebih penat dan tidak segar. Tidak jarang pula kedua mata malah terasa perih saat terbangun di pagi hari.


4. Memengaruhi Kesehatan & Mental Seseorang 

Seperti yang sudah disinggung di atas, junk sleep juga dapat memengaruhi kondisi kesehatan dan mental seseorang. Sebab, pola tidur yang buruk juga akan membuat seseorang menjadi lebih stres, tertekan, dan depresi, hingga akhirnya memengaruhi aktivitas di siang harinya.

Bahkan, menurut Philips Global Sleep Survey yang dilakukan pada 2019, sebanyak 62 persen orang dewasa di seluruh dunia mengatakan bahwa mereka tidak tidur sebaik yang mereka inginkan. Selain junk sleep, faktor tersebut juga dipengaruhi oleh insomnia dan sleep deprivation, atau kondisi di mana seseorang mengalami kekurangan tidur baik secara kualitas maupun kuantitas.


5. Kiat  Mencegah Junk Sleep 

Nah, bagi yang ingin pola tidurnya menjadi lebih berkualitas kamu bisa melakukan berbagai langkah yang tepat agar tidak mengalami junk sleep. Beberapa di antaranya adalah dengan mengelola stres, melakukan olahraga secara teratur, hingga tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap harinya.

Selain itu, kamu juga bisa mematikan lampu kamar tidur, memasang aroma terapi, minum teh camomile yang menenangkan dan melakukan pemijatan refleksi. Melakukan peregangan tubuh sebelum tidur juga bisa menjadi alternatif agar tidur kalian jadi lebih berkualitas.

Baca jugaSusah Tidur Berkualitas? Rajinlah Beraktivitas Fisik

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Gita Carla

SEBELUMNYA

Review Game Detroit Become Human, Narasi Perkembangan Teknologi dan Kemanusiaan 

BERIKUTNYA

10 Outfit Wajib Saat Traveling ke Negara Bersalju

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: