Ilustrasi Dewi Asih (Sumber gambar: Bumilangit)

Kisah Mitologi Dewi Asih, Berawal dari Pandita Utama Kerajaan Rawaya 15.000 Tahun Lalu

29 November 2022   |   17:54 WIB
Image
Indah Permata Hati Jurnalis Hypeabis.id

Nama Dewi Asih tentu tak asing lagi terdengar di telinga pecinta jagat sinema Bumilangit. Dewi Asih selalu disebut-sebut sebagai sosok kuat di balik karakter Sri Asih yang diperankan oleh Pevita Pearce. Sebagaimana diketahui, Sri Asih diberi kekuatan super sebagai titisan Dewi Asih selanjutnya.

Hal ini membuat Sri Asih dibekali banyak kemampuan super seperti menggandakan diri, terbang secepat kilat, hingga memukul dengan kekuatan super. Rupanya, Dewi Asih memiliki kisah mitologi yang kuat dengan latar biografi yang menarik.

Dilansir dari Bumilangit Fandom, Dewi Asih merupakan sosok anasir langit yang jadi bagian dari sembilan anasir suatu kaum di masa purba dahulu. Dia merupakan elemen penting dalam kehidupan langit. Sama seperti nama dewinya, dia memiliki nama asli Asih yang dibekali kekuatan maha dahsyat.

Sosok Dewi Asih dikenal dengan kekuatan super yang setara dengan 250 tenaga pria dewasa. Sama seperti dalam film Sri Asih, Dewi Asih tumbuh menjadi sosok ahli bela diri tingkat tinggi. Sang dewi disenjatai selendang yang membuatnya mampu menumpas musuh dan terbang.

Baca juga: 5 Fakta Nani Wijaya di Film Sri Asih, Titisan Dewi Asih yang Diperankan Oleh Najwa Shihab

Selain menggandakan diri, dia juga bisa menjadi raksasa besar Kesaktiannya juga diawali dari belajar ilmu pamungkas walaupun jarang digunakan.

Bermula dari sebuah peradaban bernama Sundalandia yang berdiri 15.000 tahun lalu. Kala itu, manusia diceritakan berhasil lolos dari kepunahan. Manusia yang tersisa membangun peradaban yang terbagi menjadi tiga kerajaan di wilayah Tatar Sunda Besar bernama Kerjaan Wiba, Kerajaan Godam, dan Kerajaan Rawaya.

Sebagai manusia yang baru lolos dari kepunahan, tentu mereka berterngkar untuk memperebutkan kekuasaan. Mereka saling berperang hingga satu per satu raja mati di medan perang. Suatu hari, Maza yang disebut sebagai Sang Penakluk bermaksud membuat peperangan antara tiga kerajaan itu berhenti. Pararaksa pun dilepaskan hingga Maza disebut sebagai Raja Diraja yang membuat kedamaian antara tiga kerjaan terjaga.

Maza meminta agar setiap kerjaan itu mengutus masing-masing wakil untuk menjaga perdamaian antar sesama. Zitu diutus sebagai perwira dari Kerajaan Wiba, Gada diutus sebagai panglima dari Kerjaaan Godam, dan Sri Asih menjadi pandita utama dari Kerajaan Rawaya.

Tak disangka, sebuah bencana banjir bandang yang besar terjadi dan memporakporandakan bumi serta peradaban manusia kala itu. Seluruh kerjaan di peradaban Sundalandia tenggelam. Semua orang tak selamat dalam bencana alam itu.

Namun ternyata, Asih selamat dari peristiwa itu. Sang pandita utama pun dianggap sebagai roh atau lelembut yang membuatnya disebut sebagai Dewi Asih. Dia menjadi dewi setelah berhasil menyaksikan peradaban manusia dari menjelang kepunahan hingga kehancuran.

Dari peristiwa itu, masa demi masa terus melahirkan peradaban baru. Namun titisan Sri Asih selalu diberi kekuatan spesial setiap ada hal janggal di bumi. Dari situlah Dewi Asih dijuluki Dewi Kedamaian yang menjaga bumi.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Nirmala Aninda
 

SEBELUMNYA

7 Penyebab Rambut Cepat Beruban, dari Stres hingga Kekurangan Vitamin

BERIKUTNYA

Hariani Santiko Raih Penghargaan Sang Hyang Kamahayanikan Award di BWCF 2022

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: