Pakar penyembuh holistik Reza Gunawan (Sumber gambar : Instagram/Reza Gunawan)

Profil Reza Gunawan Sang Penyembuh Holistik

06 September 2022   |   15:45 WIB

Penyembuhan holistik belakangan ramai diikuti para kaum urban, terutama mereka yang memiliki beban kerja tinggi dan kerap kali mengalami stres. Terapi ini memadukan antara penanganan tradisional dan nontradisional agar seorang individu mendapat penanganan secara utuh dan menyeluruh.

Biasanya, terapi holistik ini mengandalkan hipnosis, teknik pernapasan, hingga meditasi. Nah, salah satu pakar di Indonesia yang mendalami ilmu dan melakukan penyembuhan melalui terapi holistik ini adalah Reza Gunawan. 

Baca juga: 6 Tips Self-Healing untuk Jaga Kesehatan Mental

Suami dari penulis Dee Lestari itu merupakan pendiri True Nature Holistic Healing, salah satu pusat penyembuhan holistik pertama di Indonesia. Reza mulai menekuni dunia kesehatan holistik sejak 2000, berbeda jauh dengan pendidikan yang ditempuh sebagai seorang sarjana ekonomi dari Universitas Indonesia. Dia juga sempat bekerja selama 5 tahun sebagai profesional perbankan dan pasar modal.

Namun demikian, ketertarikan Reza pada penyembuhan holistik ini sejak dia berusia 12, tepatnya pada 1988. Kala itu, dia bertemu dengan guru yang mengajarkan terapi refleksi. 

Membangkitkan kembali semangat untuk mendalami ilmu terapi holistik, Reza kemudian memutuskan untuk berhenti bekerja dari dunia keuangan. Dia memilih untuk sekolah akupunktur serta mempelajari berbagai teknik ajaran penyembuhan seperti penyembuhan prana, olah nafas, meditasi, reiki, yoga, maupun akupresur secara formal hingga memperoleh izin praktek.

Dia pun memberanikan diri mendirikan True Nature Holistic Healing yang menjadi klinik pertama penyembuhan holistik di Indonesia. Tidak disangka, kliniknya ramai hingga pasien pun harus menunggu sampai berbulan-bulan untuk mendapat perawatan. 

Melihat antusiasme yang tinggi terhadap penyembuhan holistik ini, Reza pun membuat pelatihan self-healing agar masyarakat bisa menjaga sendiri kesehatan tubuh, mental, dan emosionalnya secara mandiri. Ternyata, metode ini justru membuat namanya semakin melambung dan diundang ke berbagai acara seminar. 
 

Self-healing

Di Instagram pun Reza cukup aktif membagikan pesan dan cara untuk melakukan self-healing. Salah satunya yakni bagaimana cara yang tepat untuk memelihara ruh yang seketika muncul ketika dia sedang melakukan meditasi di pagi hari dan membuatnya tertegun sejenak. 

“Ada banyak hal yang perlu kita pelihara dalam hidup ini. Dari mulai tubuh kita dan kesehatannya, keluarga tercinta, aset, karir dan masih banyak lagi. Namun jauh di dalam, ada kebutuhan yang lebih dalam. Bukan pikiran, bukan perasaan, namun kebutuhan ruhani,” tulis Reza dalam unggahan di Instagramnya. 

Dia menjelaskan bahwa secara tradisional, kebutuhan ruhani ini umumnya dirawat dengan praktik keagamaan. Namun, dia termasuk yang percaya bahwa ada banyak jalur dan jalan di mana kita bisa menemukan momen-momen keseharian yang bila dilakukan dengan sakral, juga akan memelihara ruhani.

“Pada akhirnya, saya kira bukan cara mana yang terbaik, melainkan cara yang paling sesuai dengan kebutuhan ruhani kita masing-masing,” sebutnya.

Reza mengingatkan bahwa tidak ada pihak lain yang pada akhirnya lebih mampu menemukan cara paling sesuai tersebut selain dengan menjelajahi diri sendiri, bukan guru, bukan nabi, bukan buku, bukan siapa pun. “Jalan yang paling memampukan kita hidup dengan niat yang jernih, selaras dan berkesadaran. Selamat memelihara ruh. Nourish the spirit, trust your own journey,” tulis Reza. 

Pada postingan lain, Reza menjawab keluhan mengenai pengelolaan emosi yang terasa tidak enak dan dianggap sulit atau susah. Menurutnya hampir semua hal yang penting dari mulai nafkah, cinta, dan sehat itu sebenarnya memang tidak ada yang mudah. Namun perlu membedakan antara sulit dengan mustahil.
 

Mempermudah Hal yang Sulit

Dia menyampaikan ada tiga hal yang bisa mempermudah hal yang sulit tapi penting dikuasai. Pertama, pengertian yang benar, akan memberikan kita sudut pandang dan pengingat tentang pentingnya menguasai dan sikap yang benar dalam mempraktekkan.

Kedua, metode yang sesuai. Dia mengumpamakan apabila kita tidak tahu caranya renang lalu tiba-tiba diceburin, pasti lebih sulit. Oleh karena itu, cari metode yang cocok dan guru yang bisa memberikan instruksi metode yang runut sehingga proses penguasaan secara bertahap lebih lancar.

Ketiga, tentu latihan. “Tanpa sering dilatih, semua ini hanya omong kosong, tidak akan menciptakan pertumbuhan dalam hidup kita. Ini butuh motivasi, ketekunan dan komitmen kita untuk jadi manusia,” tulis Reza. 
 

Kabar Duka

Saat ini, Reza dikabarkan telah meninggal dunia. Belum ada keterangan resmi tentang kepergian pakar penyembuhannya holistik ini. Namun yang pasti, istrinya, Dee Lestari pada akhir pekan lalu menyampakan bahwa suaminya tengan berjuang dari penyakit yang sedang dialami.

"Satu bulan satu minggu lamanya. Reza telah dirawat di rumah sakit akibat stroke perdarahan dan kini akan melanjutkan pemulihannya di rumah," tulis di dalam positngan di Instagramnya, Jumat lalu. 

Dia pun melanjutkan bahwa ini akan menjadi perjalanan pemulihan yang panjang bagi Reza untuk waktu yang tidak bisa dipastikan. “Reza belum bisa praktik, membuka kelas, maupun memenuhi undangan mengajar," sambung Dee Lestari.

Penulis itu sebelumnya sengaja membatasi kabar tersebut agar privasi Reza selama di rumah sakit terjaga dan keluarganya dapat lebih tenang mengelola berbagai hal yang harus dihadapi. Tidak lupa Dee berterima kasih kepada rekan, keluarga, dan kerabat yang telah membantu Reza selama di rumah sakit. 

Baca juga: Tips dari Adjie Santosoputro Agar Kesehatan Mental Kita Tetap Terjaga Selama WFH

"Pada kesempatan ini, saya pun memohon doa tulus dari kawan semua agar proses pemulihan Reza berjalan baik, aman, dan tenang," tutup Dee dalam pesan di unggahannya itu.

Editor: Dika Irawan
SEBELUMNYA

5 Manfaat Mandi Air Hangat, Bisa Bikin Hari Jadi Lebih Bahagia

BERIKUTNYA

Tumbuhkan Empati pada Anak dengan Kegiatan Sederhana Ini

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: