Ilustrasi sakit mag (sumber gambar: Freepik)

Penyebab Umum Penyakit Mag & Cara Jitu Mencegahnya Kambuh Kembali

02 September 2022   |   18:48 WIB
Image
Chelsea Venda Hypeabis.id

Tiba-tiba mag kambuh saat sedang berkegiatan memang menyebalkan. Kita seolah jadi kehilangan mood dan hari pun terasa jadi berantakan. Umumnya, Mag ditandai dengan berbagai gejala gangguan pencernaan, seperti mulas, kembung, mual, hingga ada sensasi panas di dada. Gejala tersebut sudah tentu membuat aktivitas harian jadi terganggu.

Dokter Berian menerangkan mag dalam bahasa kedokteran biasa disebut dispepsia, yakni keadaan yang membuat rasa tidak nyaman pada lambung oleh berbagai kondisi. Namun, mag sebenarnya tidak dianggap penyakit, tetapi merupakan gejala dari penyakit.

Baca juga: Seberapa Bahayakah Penyakit Asam Lambung?

“Kondisi tersebut cukup sering dialami masyarakat dengan tingkat kejadiannya mencapai 20 persen dari populasi global,” kata Dokter Berian kepada Hypeabis.id, Sabtu, (2/9).

Penyebab dari dispepsia ini bisa dibagi menjadi dua sumber. Pertama, dispepsia fungsional, yakni tidak adanya kelainan struktural. Kedua, dispepsia organik, yakni terdapat kelainan struktural di dalamnya.

Mayoritas pasien yang terkena mag atau sekitar 75 persen - 80 persen, termasuk ke dalam dispepsia fungsional. Penyebab dispepsia fungsional sendiri sampai saat ini masih belum dipahami sepenuhnya, tetapi ada beberapa mekanisme yang disinyalir menjadi penyebabnya.

“Beberapa penyebabnya ialah gangguan pergerakan saluran cerna, hipersensitivitas organ dalam, infeksi H. pylori, gangguan flora normal pada saluran cerna, genetik, gaya hidup, dan faktor psikososial,” imbuhnya.

Adapun dispepsia organik kerap disebabkan adanya tukak lambung, keganasan, obat-obatan, dan keadaan lain yang membuat munculnya kerusakan di lambung.

Sementara itu, menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases, ada beberapa alasan kenapa seseorang bisa terkena mag.

Adanya gastritis atau peradangan pada lapisan lambung, kondisi itu terjadi karena adanya infersi bakteri, asam lambung, dan lainnya. Gastroesophageal reflux diasease atau lebih dikenal dengan GERD juga jadi kondisi yang menyebabkan asam lambung. Sensasinya penderita jadi merasakan nyeri pada ulu hati dan iritasi kerongkongan.

Selain itu, irritable bowel syndrome atau IBS juga jadi penyakit yang membuat terjadinya kontraksi otot usus besar kurang bekerja maksimal, ujungnya penderita jadi diare. Adanya tukak lambung, penkreatitis, hingga kanker lambung juga perlu diwasdapai sebagai penyebab seseorang terkena mag.
 

Pencegahan Mag

Dokter Berian mengungkakan ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar mag tidak kambuh kembali. Untuk mencegah mag, Genhype rasanya perlu memperbesar rasa sabar karena harus merelakan diri menghindari makanan berlemak. Sebab, makanan berlemak lebih melambatkan penyerapan di dalam lambung.

Pengidap mag juga dianjurkan makan dengan porsi lebih sedikit, tetapi dilakukan lebih sering. Jadi, lebih baik makan sebanyak 5-6 kali, tetapi dengan porsi kecil dibandingkan dengan 3 kali makan dengan porsi besar. Kamu juga mesti mulai aware dengan makanan-makanan tertentu yang membuat perut jadi terasa tidak enak.

Jika kamu mengonsumsi alkohol, rasanya minuman itu harus kamu buang jauh-jauh sekarang. Selanjutnya, berkonsultasilah dengan dokter untuk lebih memahami kondisi tubuh secara spesifik. Sebab, setiap orang punya gejala keparahan yang berbeda-beda.

Baca juga: Hindari 9 Hal Ini untuk Mencegah Asam Lambung Kambuh

Editor: Dika Irawan
SEBELUMNYA

F1 Manager 2022 Resmi Rilis, Begini Sensasi Jadi Manajer Tim Balap di Lintasan Formula 1

BERIKUTNYA

5 Ide Desain Interior Low Budget buat Mahasiswa, Anak Kos Wajib Simak!

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: