Ilustrasi anak-anak muda. (Sumber gambar: Unsplash/Helena Lopes)

5 Aktivitas yang Bisa Dilakukan untuk Merayakan Hari Remaja Internasional 2022

12 August 2022   |   09:18 WIB

Setiap tahunnya, 12 Agustus diperingati sebagai Hari Remaja Internasional. Perayaan yang diinisiasi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak 1999 itu bertujuan untuk memberikan kesempatan untuk anak-anak muda dalam berekspresi, beraksi, dan melakukan inisiatif terhadap isu-isu yang sering mereka hadapi.

Tahun ini, PBB mengangkat tema Intergenerational Solidarity: Creating a World for All Ages, di mana topik ini mengangkat tentang solidaritas antar generasi dan isu tentang ageism. Menurut WHO, ageism sendiri merupakan stereotip, prasangka, dan diskriminasi terhadap masyarakat tertentu berdasarkan usia. Isu ini sudah hadir sejak lama dan terkait dengan kesehatan hingga perkembangan internal masyarakat.

Perayaan ini diharapkan bisa mengembangkan solidaritas antar generasi sekaligus meningkatkan kekuatan dan kemampuan para anak muda yang ingin mengurangi batasan terkait dengan usia di dalam lingkungan masyarakat. Untuk ikut serta memeriahkan momentum ini, yuk simak beberapa kegiatan yang bisa dilakukan dalam merayakan Hari Remaja Internasional 2022.

Baca Juga : Penelitian Sebut Medsos Punya Pengaruh Negatif untuk Kesehatan Mental Remaja
 

1. Buat Konten Interaktif

Dengan tren saat ini yang membuat konten-konten media sosial berdurasi pendek atau serial foto berisi rangkuman informasi lebih mudah diterima, gunakan platform ini sebagai media penyampaian untuk edukasi dan kesadaran terhadap pentingnya berkontribusi terlepas dari usia yang mereka miliki. Edukasi ini bisa meliputi masalah yang kerap terjadi di dalam beberapa generasi, termasuk hubungan antara generasi muda dan tua.

Tak hanya itu, konten ini juga bisa memuat informasi tentang ageism yang merupakan masalah dari interaksi antar generasi dalam berbagai aspek, mulai dari partisipasi politik, pekerjaan, kesehatan, dan keadilan. Jangan lupa juga untuk mengajarkan bahwa solidaritas antar generasi merupakan kunci dari keberlanjutan perkembangan dunia.
 

2. Adakan Diskusi Antar Generasi

Dengan banyaknya ragam pilihan cara diskusi, Genhype bisa mengadakan berbagai diskusi seputar solidaritas antar generasi dalam platform daring maupun luring. Caranya bisa berupa acara radio, pertemuan atau debat publik, hingga forum komunitas dengan mengundang orang-orang yang bergerak di bidang tersebut maupun orang-orang berpengaruh yang terlibat aktif dalam kampanye solidaritas antar generasi.

Cara ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, baik secara terbatas melalui acara luring maupun terbuka dengan metode hibrida (acara daring dan luring dalam satu waktu yang bersamaan). Dalam diskusi ini, Genhype bisa mengangkat tema inklusivitas anak muda dari berbagai usia dalam kontribusinya terhadap masyarakat, isu global terkait solidaritas antar generasi, dan lainnya.
 

3. Tambahkan Penampilan Musik

Penampilan musik di sela-sela diskusi bisa menjadi salah satu cara untuk merayakan Hari Remaja Internasional. Penampilan ini bisa berupa siaran musik secara marathon dengan lagu-lagu yang bertemakan perjuangan anak muda hingga berbagai masalah dalam kehidupan anak muda maupun penampilan langsung. Acara ini bisa menjadi kesempatan untuk mempromosikan Hari Remaja Internasional sekaligus mempromosikan musisi lokal di dalam acara diskusi.
 

4. Bangun Edukasi Lewat Konten Luring

Selain konten daring, konten luring seperti pusat informasi atau pojok informasi bisa menjadi cara lain untuk mengedukasi masyarakat. Hal ini bisa dibangun dari komunitas terdekat, misalnya dari perpustakaan lokal hingga pusat pendidikan seperti sekolah, universitas, dan tempat kursus.

Informasi yang diangkat tidak hanya mengedukasi anak-anak remaja, tapi juga orang dewasa yang berada di lokasi tersebut. Upaya ini tentu perlu juga mengangkat isu yang ada di lingkungan sekitar agar penerimaan informasi bisa menjadi lebih mudah karena mereka bisa belajar dari studi kasus yang masih relevan.
 

5. Manfaatkan Ruang Publik untuk Pameran Edukasi

Ruang publik menjadi ruangan yang luas untuk berekspresi maupun memberikan edukasi. Beberapa contohnya adalah sebagai ruang untuk belajar bersama, pameran karya seni seperti foto dan lukisan dengan tema-tema seputar tantangan anak muda hari ini dan kontribusi mereka dalam perkembangan mengatasi isu antar generasi. Upaya ini bisa melibatkan aktivis, seniman, musisi, hingga berbagai kalangan masyarakat yang bisa membantu meningkatkan kesadaran akan masalah tersebut.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor : Syaiful Millah 

SEBELUMNYA

Jangan Asal Pakai, Begini Kiat Memilih Kartu Kredit dengan Bijak

BERIKUTNYA

Tim Sanggyedong Supreme Terlibat Misi Khusus dalam Trailer Film Seoul Vibe

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: