Menjalani gaya hidup sehat juga merupakan bagian dari diet seimbang (Photo by Diana Polekhina on Unsplash)

Pengen Diet? Cek Dulu Mitos & Fakta Ini Biar Enggak Salah Kaprah

18 May 2021   |   17:14 WIB

Bicara soal diet buat nurunin berat badan, ada banyak kepercayaan awam yang sebenarnya merupakan mitos dan hanya sebagian kecil yang benar.

Berikut ini beberapa fakta untuk membantu kalian memilah-milah informasi seputar diet yang Hypeabis rangkum dari berbagai sumber.

1. Mitos: Makan malam bikin gemuk.
Fakta: Makan malam tidak selalu bikin gemuk. Yang harus diperhatikan adalah jumlah kalori yang dikonsumsi dalam sehari dan jarak antara waktu makan dan waktu tidur.

2. Mitos: Menahan lapar bisa cepat menurunkan berat badan.
Fakta: Sengaja menahan lapar justru akan menghilangkan massa otot dibanding lemak.

3. Mitos: Telur membantu program diet.
Fakta: Telur adalah makanan padat gizi yang mengandung protein dan lemak sehat dan dapat memberikan efek kenyang lebih lama.

4. Mitos: Konsumsi pisang yang masih hijau baik untuk program diet.
Fakta: Pisang yang berwarna kehijauan memiliki saripati yang dapat membantu menurunkan berat badan dan kadar kolesterol.

5. Mitos: Mengurangi asupan karbohidrat membantu cepat kurus.
Fakta: Karbohidrat adalah sumber energi utama bagi tubuh. Jika dikurangi akan memengaruhi massa otot, bukan lemak.

6. Mitos: Olahraga berlebihan bantu berat badan turun lebih cepat.
Fakta: Olahraga berlebih justru akan membuat otot tegang dan kaget. Sebaiknya olahraga secukupnya dan dilakukan secara rutin.

7. Mitos: Banyak ngemil bikin gemuk.
Fakta: Efek pada berat badan tergantung dengan jenis camilan yang dikonsumsi. Pilih camilan yang tinggi serat seperti buah-buahan.

8. Mitos: Jangan sarapan untuk menurunkan berat badan.
Fakta: Sarapan adalah bagian penting dari diet untuk menurunkan berat badan. Jika tidak sarapan di pagi hari, kadar gula darah yang rendah justru dapat memicu peningkatan hormon lapar.

9. Mitos: Minum banyak air supaya cepat kurus.
Fakta: Ini belum sepenuhnya benar. Air putih memang penting untuk mendukung metabolisme tubuh yang baik dan mencegah dehidrasi. Mengkonsumsi air dapat bermanfaat secara maksimal untuk menurunkan berat badan jika disertai dengan perubahan gaya hidup menyeluruh, seperti olahraga secara teratur dan pola makan sehat.

10. Mitos: Makanan kemasan berlabel ’rendah lemak’ pasti lebih sehat
Fakta: Makanan berlabel ’rendah lemak’ kadang-kadang justru mengandung bahan lain dengan  kadar tinggi, seperti gula. Untuk memastikannya, teliti label nutrisi pada kemasan makanan.Makanan kemasan berlabel ’rendah lemak’ pasti lebih sehat

11. Mitos: Makanan tertentu membantu pembakaran lemak.
Fakta: Tidak ada makanan yang benar-benar dapat membantu Anda membakar lemak. Yang terpenting adalah keseimbangan pada asupan kalori dengan energi yang digunakan. Ingat kuncinya adalah makan makanan yang seimbang.

12. Mitos: Sayur tertentu dapat menghambat proses penurunan berat badan.
Fakta: Sayur mayur adalah kelompok pangan rendah energi dan tinggi serat. Konsumsi sayur dalam pola makan seimbang tidak akan memicu kenaikan berat badan. Sayur juga dapat mencegah obesitas, penyakit jantung koroner, diabetes tipe 2 dan jenis kanker tertentu. Catatan: Konsumsi sayur dalam bentuk salad dapat menambah asupan kalori dari jenis saus/topping yang digunakan seperti mayonaise, saus thousand island, dan dressing yang berminyak.

13. Mitos: Setiap kalori sama.
Fakta: Semua kalori memiliki kandungan energi yang sama, namun tidak berarti bahwa semua sumber kalori memiliki efek yang sama pada berat badan. Misal, kalori protein tidak sama dengan kalori lemak atau karbohidrat. Mengganti karbohidrat dan lemak dengan protein dapat meningkatkan metabolisme dan mengurangi nafsu makan.

14. Mitos: Suplemen ampuh untuk menurunkan berat badan.
Fakta: Suplemen penurun berat badan sering kali tidak terbukti efektif dan justru menyebabkan efek yo-yo diet. Beberapa suplemen dengan kualitas terbaik mungkin memang dapat membantu menurunkan berat namun hanya berlangsung selama beberapa bulan jika tidak diimbangi dengan pola makan sehat dan olahraga.

15. Mitos: Orang dengan obesitas tidak sehat.
Fakta: Obesitas faktanya dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, hingga beberapa jenis kanker. Namun, banyak orang dengan obesitas yang sehat secara metabolik dan banyak orang yang kurus mengalami penyakit kronis yang sama seperti orang yang obesitas.

Editor: Fajar Sidik
SEBELUMNYA

Nintendo Hadirkan Gim Edukatif yang Ajarin Kamu Cara Bikin Gim Sendiri  

BERIKUTNYA

Pengen Jadi Aktor Aktris Keren? Intip Yuk Sekolah Akting Berkelas Hollywood Ini

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: