Bus listrik Universitas Indonesia memiliki jarak tempuh 250 km (sumber gambar: Hypeabis.id/ Yudi Supriyanto)

Mengintip Bus Listrik yang Didesain oleh Anak Bangsa

25 July 2022   |   19:38 WIB

Pameran Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 tengah berlangsung. Pada ajang pameran ini, para pengunjung yang datang dapat melihat-lihat sejumlah kendaraan listrik, dan salah satu dari banyak deretan yang ada ialah kendaraan listrik bus Universitas Indonesia.

Bus listrik tersebut merupakan satu-satunya yang dirancang oleh para ahli dari Universitas Indonesia dan dikerjakan oleh perusahaan di dalam negeri. Rancangannya termasuk bangun platform chassis, sistem penggerak, sistem rem, sistem kendali, inverter, dashboard, dan sistem pendingin. 

Baca Juga : Tertarik Beli Mobil Listrik? Yuk Cek Harganya dari yang Termurah hingga Termahal 

Manager Protoype Evaluasi PT Mobil Anak Bangsa (MAB) Hardianto mengatakan bahwa desain kendaraan dengan kapasitas 47 orang dan 26 tempat duduk, plus tempat duduk supir tersebut adalah desain dari Universitas Indonesia. “Kelistrikan, powertrain [dirakit] oleh MAB,” katanya.

Dia menuturkan kendaraan yang sudah digunakan di lingkungan kampus Universitas Indonesia itu memiliki jarak tempuh hingga 250 kilometer dalam kondisi terisi penuh, sampai dengan kondisi baterai di bawah 30 persen dan di atas 20 persen.
 

sumber gambar: Hypeabis.id/Yudi Supriyanto

sumber gambar: Hypeabis.id/Yudi Supriyanto


Hardianto menjabarkan, bahwa meskipun secara teori memiliki jarak tempuh 250 kilometer, kendaraan bis listrik tersebut pernah mencapai jarak tempuh terjauh hingga 325 kilometer, dengan menyisakan baterai 29 persen.

Baterai kendaraan tersebut, lanjutnya, dapat terisi penuh dari rentang di atas 20 persen hingga di bawah 30 persen dalam kurun waktu 2,5 jam saja. infrastruktur pengisian baterai yang digunakan, paparnya, adalah berupa infrastruktur sendiri dan tidak memakai jaringan listrik dari rumah.

Adapun untuk spesifikasinya, bus listrik ini memiliki kecepatan yang mampu mencapai 130 kilometer/jam dengan daya tahan baterai hingga 7 tahun. Untuk kapasitas baterai yang digunakan adalah LifePo 600 – 624 v, 520 Ah, 315,18 kWh. Menurutnya, komponen utama baterai saat ini masih diimpor dari China. 

 

sumber gambar: hypeabis.id/Yudi Supriyanto

sumber gambar: hypeabis.id/Yudi Supriyanto


Bus tersebut memliki panjang 12 meter dengan lantai yang rendah. Tipe motor yang digunakan adalah permanent magnet synchronous motors (PMSM) 6 fase. Motor bus listrik ini memiliki power maksimal 130 kw – 240 kw. Adapun torsi maksimal mencapai 680 Nm – 2.500 Nm.

Untuk diketahui, Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 diselenggarakan dari 22 sampai dengan 31 Juli 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Ajang ini menampilkan sejumlah kendaraan listrik seperti dari Wuling, DFSK, PT Mobil Anak Bangsa, dan sebagainya.

Sebelumnya, dalam rilis yang diterima oleh Hypeabis.id, Dirjen Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Taufiek Bawazier menuturkan bahwa pameran ini diadakan saat dunia sedang menuju perwujudan kendaraan tanpa emisi yang aman demi ketahanan energi.

 

sumber gambar: Hypeabis.id/Yudi Supriyanto

sumber gambar: Hypeabis.id/Yudi Supriyanto


Dia menuturkan bahwa Indonesia sudah siap masuk ke era kendaraan listrik sepeda motor dan mobil pribadi serta transportasi umum secara regulasi. Menurutnya, kendaraan listrik dapat menjadi solusi alternatif untuk menghemat bahan bakar secara luar biasa.

Tidak hanya itu, lanjutnya, pemerintah juga berharap industri kecil dan menengah Indonesia dapat terus dibangun dan dirawat sehingga terbentuk ekosistem di industri kendaraan listrik. Dengan begitu, paparnya, pasokan pabrik yang ada di dalam negeri dapat dimanfaatkan untuk pasar luar negeri.

“Diharapkan PEVS 2022 dapat mengangkat national flag serta menaikan animo masyarakat melalui edukasi dan penjualan serta  pabrik-pabrik manufacturing dari luar negeri dapat tertarik sehingga dapat dijadikan peluang investasi,” katanya.

Baca Juga : Perhatikan Hal Krusial Ini Dalam Perawatan Mobil Listrik 

Tenggono, Sekretaris Jenderal Periklindo, menuturkan bahwa pihaknya berharap Indonesia dapat beralih dari energi fosil ke energi alternatif dengan kendaraan listrik. Melalui ajang ini, pihaknya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia sanggup dan mampu menjadi produsen kendaraan listrik pada masa yang akan datang.

Pada ajang ini ajang ini, paparnya, penyelenggara menghadirkan area EV - Track Zone yang terdiri dari beragam program menarik, salah satu program spesial yaitu Test Drive & Ride  Indoor. Program ini membuat pengunjung dapat merasakan secara langsung mengemudikan kendaraan listrik di dalam ruangan.

Editor : Syaiful Millah 
 
SEBELUMNYA

Dari Handbag hingga Footwear, Koleksi Aksesori Fesyen Lokal Ini Keren & Unik

BERIKUTNYA

Exy & Yeoreum Positif Covid-19, WJSN Tunda Aktivitas Promosi Comeback

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: