Gain pengantin koleksi desainer Ivan Gunawan. (JIBI)

Sentuhan Cinta Ivan Gunawan dalam Gaun Pengantin Anggun Ala Putri Rusia

28 June 2022   |   21:30 WIB

Memakai gaun pengantin bak seorang putri raja pada hari pernikahan, kerap menjadi impian setiap perempuan. Hal ini pula yang menginspirasi para desainer untuk menciptakan gaun pengantin seperti yang dipakai para putri sungguhan.

Terinspirasi oleh keanggunan Grand Duchess Anastasia Nikolaevna—seorang putri dari penguasa Rusia, Tsar Nicholas II— desainer kondang Ivan Gunawan menciptakan beberapa gaun pengantin bertajuk Anastasia pada koleksinya tahun 2015 silam.

Koleksi busana pengantin ’Love by Ivan Gunawan’ itu dipamerkan dalam ajang Bazaar Bridal Week 2015/2016 di Ritz Carlton, Jakarta. ”Pada kesempatan kedua bekerja sama dengan Bazaar Bridal Week ini, saya terngiang memori ketika tinggal di Rusia pada 1990—1994. Saya terinspirasi salah satu putri kekaisaran Rusia di masa lampau, yakni Anastasia,” kata Ivan.

Keanggunan dan kisah misterius sang putri serta kemewahan kekaisaran yang memukau mata, masih terekam dengan baik dalam benak Ivan. Selain kehidupan megah keluarga kaisar, ingatan Ivan juga lekat pada arsitektur dan tempat dia menghabiskan sebagian masa remaja di negara Beruang Merah itu.

”Rusia punya banyak gedung-gedung megah. Museum-museum, gedung-gedung pertunjukan, hingga gereja-gerejanya, semua punya ciri dan detail yang mengagumkan. Ingatan akan keindahan arsitektur menjadi inspirasi juga pada koleksi ini,” kata Ivan.

Sebanyak dua puluh koleksi gaun pengantin Ivan dipamerkan dalam pagelaran tersebut. Semua koleksi Anastasia ini memiliki sentuhan aristokrasi khas Eropa Timur, terutama pada koleksi berleher off shoulder, berkerah tinggi, serta gaun bergaya bice yang konstruktif membentuk lekuk tubuh.

Gaya megah arsitektur gedung menyisip pada ballgown berukuran gigantis yang mempunyai ekor atau train sepanjang tiga meter saat ditampilkan. Jejak agung zaman kekaisaran terlihat pada bordir keemasan yang didesain oleh konseptor detail aplikasi asal Surabaya, Grace Liem.

Kesan misterius kisah Anastasia tergambar pada kerudung cadar dan slayer berbahan lace, serta tulle berwarna gradasi oranye atau ombre. Kreasi kerudung cadar bergaya Rusia dari bahan lace ini tak bisa ditemui di daerah lain.

Penggunaan material tulle dan kerudung cadar ini menjadi keunggulan pada koleksi Ivan kali ini, sekaligus bisa memenuhi keinginan calon mempelai yang untuk tampil beda pada hari yang paling bahagia.

”Sebagian besar klien yang datang,  bermimpi menjadi putri di hari pernikahannya. Pilihan favorit jatuh pada ballgown, tetapi banyak juga yang memilih tipe A-line yang ringkas. Namun, semuanya tetap ingin busana pengantin yang nyaman dan meleluasakan gerak calon mempelai perempuan,” kata Ivan.

Oleh karenanya, busana yang mengutamakan kenyamanaan ini menggunakan tulang penyangga gaun yang ringan, serta kain yang lembut untuk bagian dalam rok agar tetap bisa bergerak  bebas tanpa risih.

Secara detail dan cermat, Ivan memilih bahan yang mengedepankan sisi megah khas kekaisaran Rusia, tetapi tetap nyaman dikenakan seperti organdi, jacquard, dan organdy-lame.

Sementara itu, pemilihan  warna jatuh pada warna-warna lembut seperti peach, dusty pink, champagne, mint, baby blue, jingga, dan juga warna-warna tembaga serta emas, sehingga memberi kesan romantis nan manis. Mau mencobanya?  

Catatan redaksi: artikel dikutip dari BI Weekend edisi 14 Juni 2015.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Cynthia Tan, Sukses dengan Tidak Takut Mencoba

BERIKUTNYA

Mau Liburan? Intip Dulu 6 Hidden Gems Ini

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: