Ilustrasi produk Indomie (Sumber gambar : www.indomie.com)

Patut Dicontoh, Strategi Brand Lokal yang Sukses Menembus Pasar Global

17 June 2022   |   16:28 WIB
Image
Dewi Andriani Hypeabis.id

Genhype tentu sering melihat atau bahkan menggunakan brand-brand luar negeri yang ada di Indonesia mulai dari makanan, produk skincare, fashion, hingga furnitur. Namun, kita juga harus berbangga sebab tak sedikit pula brand Indonesia yang berhasil mengepakkan sayapnya hingga ke mancanegara.

Memang tidak mudah untuk bisa menembus pasar global. Karena itulah mereka melakukan berbagai usaha dan strategi agar produk bisnis mereka bisa laku dan digunakan oleh masyarakat di luar negeri.

Dirangkum dari buku Global Chaser yang ditulis oleh pakar marketing Yuswohady. Berikut berbagai strategi yang dilakukan oleh brand-brand nasional hingga mereka sukses menembus pasar global yang mungkin bisa menjadi contoh bagi brand-brand lainnya.
 

1. Pertamina Lubricants

Strategi cerdas yang dilakukan Pertamina Lubricants untuk eksis di pasar global adalah dengan membangun pabrik sendiri di luar negeri sekaligus mengakuisisi perusahaan lokal di berbagai negara sehingga dapat mewujudkan global cost advantage agar produknya bisa kompetitiif di berbagai negara yang dimasuki.


2. Indomie

Produk mi instan yang diproduksi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk ini sukses menjadi global brand yakni melokal di negara-negara yang ditargetnya dengan jangkauan lebih dari 80 negara di 5 benua.

Strategi yang diterapkan adalah membangun pabrik sendiri dengan menggunakan lisensi produk atau layanan kepada perusahaan lokal dan membentuk kantor regional di masing-masing negara. Selain itu, menyediakan unsur premium dari sisi bumbu sehingga kualitas cita rasanya tetap terjaga.

3. Polygon

Sepeda merek Polygon merupakan sepeda buatan asli Indonesia yang sukses di pasar global. Langkah sukses Polygon dalam mengembangkan bisnisnya di pasar global ialah menyiapkan SDM yang mampu beradaptasi dengan memadukan potensi talenta muda, ide-ide segar yang orisinil dan craftsmanship yang memiliki karakteristik.

Polygon juga selalu meningkatkan kualitas dan membangun ekuitas merek dengan menjadi peserta pameran dunia, dan kolaborasi dengan pembalap sepeda dari berbagai negara


4. Inaco

Brand produk nata de coco asal Indonesia ini berhasil menguasai 60% pangsa pasar nata de coco di Jepang.  Inaco terus menjaga kualitas dengan tingkat higienitas produk yang tinggi. Inaco melakukan promosi serta branding mengikuti tren pasar di setiap negara yang dibidik. Selain itu juga terus melakukan inovasi produk, rasa, dan packaging.


Editor: Gita Carla
SEBELUMNYA

Bukan Es Krim, Ternyata Ini Dessert yang Paling diminati Masyarakat Indonesia

BERIKUTNYA

Serupa Tapi Tak Sama, Ini Beda Sindrom Ramsay Hunt dan Bell's Palsy

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: