Peran ayah bunda sebagai partner bagi anak dalam parenting. (sumber gambar: Emma Bauso/Pexels.com)

Ayah Bunda, Jadilah Partner Jika Ingin Anak Sukses

15 June 2022   |   14:42 WIB

Setiap orang tua tentu menginginkan buah hatinya memiliki masa depan yang cerah. Namun, untuk mencapai sukses di masa depan, dibutuhkan usaha sejak dini. Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan oleh ayah bunda adalah dengan menjadi teman/rekan (partner) yang baik untuk Si Buah Hati.

Motivator Merry Riana mengatakan peran orang tua memberikan andil yang sangat besar terhadap kemampuan anak meraih mimpinya. “Jangan banyak berhitung untuk investasi masa depan anak. Berikan mereka pendidikan formal maupun informal sebaik-baiknya dan setinggi-tingginya,” kata Merry.

Dengan memiliki seorang anak, sama halnya dihadapkan pada sebuah pilihan investasi, untuk menjadikan anak dapat bertumbuh sesuai dengan harapan. Kenyataanya, pada era yang serba cepat ini, ayah bunda dituntut menjadi partner anak untuk meraih sukses. Apalagi, nilai pelajaran yang baik saja tidaklah cukup untuk menjamin kesuksesan anak di masa depan.

Baca juga: Kenali Tanda Orang Tua Mulai Overparenting

Sejak dini, ayah bunda harus memberikan bimbingan dan pengawasan kepada sang anak dalam mengolah pengetahuan praktis dan keterampilannya. Hal ini bisa diuji dengan mengarahkan sang anak untuk selalu memiliki tujuan hidup dan masa depan yang jelas.

Selanjutnya, tanamkan rasa percaya diri yang tinggi dalam bertindak dan mengambil keputusan, sehingga mampu menghasilkan ide dan solusi kreatif untuk bersaing dan menang.
“Ajari anak untuk menjadi seorang pemimpin dalam kelompok, sekolah dan kehidupan, serta ajari juga cara menghargai dan mencintai orang tua dan sesama,” katanya.

Dengan keterampilan di atas, anak-anak pasti bisa mengatasi kehidupan, menangani beragam  kesulitan, dan memenangkan berbagai kompetisi untuk mencapai kesuksesan dalam hal apapun yang mereka lakukan.

Namun demikian, kata Merry, keterampilan-keterampilan ini tidak semuanya bisa didapatkan di sekolah. Banyak pengetahuan dan keterampilan yang bisa membantu anak-anak mencapai kesuksesan,  tetapi tidak diajarkan di sekolah- sekolah.

Di sinilah dituntut adanya peran orang tua, agar anak mau bekerja keras untuk mencapai kesuksesan. Dengan bantuan pendidikan skill anak agar dia mampu mengenali siapa dirinya, impian untuk sukses di masa depan bisa diraih.  Apalagi kalau ayah bunda juga mau memberikan kesempatan kepada anak untuk selalu mencoba apapun yang bisa dilakukan anak.

“Dengan demikian anak tahu apa yang dia bisa dan dia sukai, barulah tugas orang tua mengarahkan dari bakat yang dimiliki bagaimana anak bisa bermanfaat untuk kehidupan sekitarnya,” kata Merry.

Inti kesuksesan bukanlah pada berapa banyak uang yang bisa dihasilkan, atau berapa banyak penghargaan yang bisa didapatkan sang anak. Sukses juga harus diimbangi dengan sukses untuk bermimpi setinggi-tingginya dan berkarakter sebaik-baiknya.

Baca juga: 7 Tips Parenting dengan Gaya Hidup Sustainable, Ternyata Mudah Lho!

Ainy Fauziyah, Leadership Coach & Motivator, mengatakan nilai diri seseorang tidak dilihat dari tingginya pendidikan, jabatan, atau kedudukan, apalagi kesempurnaan. “Nilai diri seseorang ditentukan oleh seberapa tinggi dia menjunjung kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, dan saling menghormati,” katanya.

Seseorang dikatakan sukses, apabila selalu memberikan yang terbaik dari dirinya dan bermanfaat untuk banyak orang, serta tidak kenal lelah melakukan kebajikan dalam hidupnya.

Catatan redaksi: Artikel ini diambil dari Bisnis Indonesia Minggu edisi 17 Mei 2015.

Editor: Fajar Sidik
SEBELUMNYA

Dana Darurat untuk Renovasi Rumah, Why Not?

BERIKUTNYA

Tertarik Tinggal di Apartemen Studio? Simak Kiat Praktis Menata Interiornya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: