Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 mulai terdeteksi di Indonesia (Sumber gambar: Viktor Forgacs/Unsplash)

Cek Fakta-Fakta Subvarian Omicron BA.4 & BA.5 yang Mulai Terdeteksi di Indonesia

13 June 2022   |   21:24 WIB

Kementerian Kesehatan RI menyatakan bahwa subvarian baru Omicron BA.4 dan BA.5 telah terdeteksi di Indonesia. Menurut laporan Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), ada delapan kasus subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang tersebar di Jakarta dan Bali. Subvarian ini diketahui memiliki tingkat kesakitan rendah pada pasien yang terkonfirmasi positif.

Meski demikian, varian ini berpotensi membuat lonjakan kasus Covid di Indonesia karena diketahui lebih mampu menghindar dari kekebalan tubuh yang muncul akibat vaksinasi dan infeksi alami, sehingga memfasilitasi varian ini untuk menginfeksi seseorang.

Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa fakta subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 yang harus kalian ketahui.
 

1. Bisa menyebar lebih cepat

Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, dr. Mohammad Syahril, mengatakan bahwa varian BA.4 dan BA.5 memiliki kemungkinan menyebar lebih cepat dibandingkan dengan subvarian Omicron BA.1 dan BA.2. 

Meski begitu, papar dr. Syahril, tidak ada indikasi yang menyebabkan kesakitan lebih parah dibandingkan dengan varian Omicron lainnya pada subvarian BA.4 dan BA.5.
 

2. Dianggap sama dengan varian Omicron

Lewat unggahan di akun Instagram, Dokter Umum Adam Prabata menuliskan berdasarkan klasifikasi WHO dan CDC, subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 masih dianggap sebagai bagian dari varian Omicron.

Mutasi yang ada pada subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 hingga saat ini belum membuat varian ini menjadi varian yang punya klasifikasi sendiri.
 

Onder Ortel

Subvarian BA.4 dan BA.5 masih dianggap sama dengan Omicron (Sumber gambar: Onder Ortel/Unsplash)


3. Sebagai variant of concern (VOC)

Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) telah menetapkan varian Omicron BA.4 dan BA.5 sebagai variant of concern (VOC) pada 12 Mei 2022. VOC adalah varian yang jelas memiliki efek signifikan pada penularan, keparahan, dan/atau imunitas sehingga berakibat pada situasi Covid-19 keseluruhan.
 

4. Bisa dideteksi dengan tes antigen & PCR

Dokter Adam juga menjelaskan bahwa pemeriksaan tes antigen dan PCR masih tetap efektif untuk mendeteksi varian Omicron BA.4 dan BA.5. Hingga saat ini, tulisnya, tidak ada laporan yang menjelaskan tentang penurunan atau ketidakmampuan PCR dan tes antigen untuk mendeteksi varian Omicron BA.4 dan BA.5.
 

5. Bisa dicegah dengan vaksin

Vaksin juga tetap efektif untuk mencegah varian Omicron BA.4 dan BA.5. Dokter Adam menjelaskan bahwa antibodi yang muncul pada orang yang telah divaksinasi lebih mampu melawan varian BA.4 dan BA.5 dibandingkan dengan antibodi orang yang belum divaksinasi. Meski begitu, lanjutnya, ada kemungkinan efektivitas vaksin lebih rendah dibandingkan terhadap varian Omicron awal.

Editor: Fajar Sidik
SEBELUMNYA

5 Tips Praktis Memaksimalkan Fitur Live Streaming Untuk Promosi Penjualan 

BERIKUTNYA

4 Tip Mudah untuk Mengatasi Bibir Kering

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: