Label pakaian asal Bandung Cottonology akan melakukan ekspansi ke pasar Asean (Sumber gambar: Cottonology)

Cottonology Luncurkan Koleksi Pakaian Bertema Pokemon Pertama

09 June 2022   |   07:57 WIB

Genhype, khususnya buat kalian yang menggemari Pokemon, ada kabar terbaru nih, Cottonology bersiap meluncurkan koleksi pakaian bertema Pokémon pada Juni 2022. Koleksi pertama dari label pakaian asal Bandung ini akan menghadirkan T-shirt dengan karakter-karakter Pikachu, Eevee, dan Squirtle.

Carolina Danella Laksono, CEO Cottonology, mengatakan T-shirt dengan karakter-karakter Pokémon itu didesain untuk dipakai sehari-hari dengan warna yang colorful dan eye cathcing. Desain ini membuat pengguna mudah untuk memadupadankan pakaiannya untuk penggunaan sehari-hari.

Pengguna koleksi T-shirt bertama Pokémon, lanjutnya, tidak terbatas pada anak muda dan dapat menjangkau berbagai kalangan di Indonesia. “Kami optimistis koleksi ini akan mendapat sambutan baik di masyarakat,” katanya.

Individu yang ingin menggunakan koleksi-koleksi bertema Pokémon dari label tersebut, lanjutnya, dapat melakukan pembelian di Blibli.com. Label pakaian asal Bandung ini telah bekerja sama dengan Blibli.com untuk mengadakan pembelian koleksi ini pada 1 Juni – 31 Juli 2022.

Konsumen dapat melakukan pembelian koleksi-koleksi kaos bertema Pokémon lebih awal dari waktu rilis koleksi-koleksi label dalam program kerja sama antara Cottonology dengan Blibli.com.

Cottonology merupakan bagian dari PT GM Textile. Merek asal dalam negeri ini telah menjual lebih dari 400.000 item pakaian di seluruh Indonesia. Pakaian-pakaian yang diproduksi oleh perusahaan melibatkan penjahit-penjahit lokal di sekitar Bandung yang terdiri atas perajin rumahan, individu, atau freelance.

Selain T-shirt, pakaian-pakaian hasil produksi label adalah kemeja, jaket, dan celana. Cottonology juga memiliki produk-produk lain selain pakaian, yakni aksesoris seperti dompet dan parfum dengan desain minimalis dan berwarna.

Cottonology berencana melakukan ekspansi ke pasar negara-negara di Asean lantaran memiliki pasar yang besar dan memiliki potensi yang menarik karena ada lebih dari 600 juta jiwa penduduk. “Jika kita ambil 0,1 persen saja, maka kami sudah memiliki pasar 600.000 orang. Dengan konsumen sebesar itu, banyak sekali efek dominonya,” katanya.

Cottonology saat ini sedang proses untuk mendapatkan sertifikasi ISO agar standarisasi dan sertifikasi bisa menjamin produk-produknya lebih aman dari pencurian hak cipta. Sertifikasi, lanjut Carolina, juga akan memberikan kemudahan dalam pengembangan usaha melalui waralaba dan lisensi.


Editor: Roni Yunianto
 
SEBELUMNYA

Begini Kiat Memilih Sabun yang Tepat sesuai Jenis Kulit

BERIKUTNYA

Ayam Sampyok, Masakan Khas Betawi yang Sedap & Nikmat

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: