Ilustrasi rooftop garden (Sumber gambar: Unsplash/CHUTTERSNAP)

Simak 7 Langkah Membuat Rooftop Garden di Rumah, Tempat Buat Kalian Healing

06 June 2022   |   14:05 WIB

Jika kalian senang menghabiskan waktu atau sekadar self healing dengan duduk di area hijau, sembari menikmati secangkir kopi atau membaca buku, maka cobalah membuat taman di rumah. Akan tetapi, taman ini tidak seperti pada umumnya, melainkan taman pada bagian atap rumah. Istilah kerennya sekarang adalah rooftop garden.

Konsep rooftop ini memang lagi hype banget. Banyak kafe atau restoran menerapkan konsep ini. Suasana rooftop yang berada pada bagian atas ini memang bikin beda. Inilah kenapa ngopi atau santai di rootop lebih asyik dibandingkan dengan lantai bawah. 

Sederhananya rooptof adalah lantai yang dibuat pada bagian atap bangunan. Peruntukannya bermacam-macam, ada yang dibuat sebagai taman atau kafe. Bahkan, bisa dimanfaatkan untuk keperluan urban farming

Nah, buat kalian yang tertarik membuat rooftop garden di rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Sebab pembuatan rooftop ini terkait erat dengan struktur bangunan, sehingga perlu kecermatan dan kehati-hatian. 

Baca juga: Asyiknya Bermain dan Olahraga di Taman Jogging Kelapa Gading

Dihimpun dari Bisnis Indonesia Weekly edisi 17 April 2016, ada tujuh hal yang perlu kalian pastikan sebelum membangun taman di atap atau rooftop
 

1. Kualitas dak beton

Kalian harus memperhatikan kualitas dak beton. Penggunaan beton yang digunakan harus sesuai dengan standar keselamatan konstruksi bangunan. Misalnya, kalian dapat menggunakan beton jenis K-300 atau K-400. Hal terpenting, air harus bisa mengalir bebas di atas beton, tidak merembes atau bocor, tidak tersumbat tanah atau apapun ke saluran buangannya.
 

2. Kemiringan atap 

Kalian juga mesti memperhatikan kemiringan atap. Hal tersebut ditujukan agar atap dapat mengalirkan air hujan atau air yang digunakan untuk menyiram tanaman. Dengan demikian, air tidak merembes ke atap yang dapat menyebabkan kebocoran.
 

3. Kualitas waterproofing rumah

Perhatikan kualitas waterproofing rumah. Kalian harus memilih waterproofing yang tepat. Salah satu jenis yang dapat diunakan secara integral adalah waterproofing Concrete Admixture. Jenis ini merupakan waterproofing yang dicampurkan pada adonan beton. 

Selain jenis ini, kalian juga dapat memilih mengunakan waterproofing jenis membran. Lapisan ini umumnya dibuat dari bahan plastik yang permukaannya dilapisi dengan pasir, batu, atau fiber untuk memperkuat strukturnya.

Namun, pemasangannya dapat dikatakan sedikit lebih rumit karena harus melalui proses pemanasan dan dilaminasi dengan lem.
 

4 Lapisan berongga

Kalian harus memastikan untuk memberikan lapisan berongga guna memberikan jarak antara tanah dengan beton. Dengan begitu, nantinya air dapat mengalir menuju drain atau talang sehingga air tidak meresap ke atap.
 

5. Gunakan ijuk

Kalian dapat memanfaatkan lapisan ijuk atau bahan lain ditujukan untuk mencegah tanah yang menjadi dasar tanaman tidak mudah hanyut terbawa air hujan atau saat menyiram tanaman.
 

6. Ketebalan lapisan tanah

Kalian juga harus mempertimbangkan ketebalan lapisan tanah yang dijadikan sebagai media tumbuh tanaman yang menghiasi rooftop garden kalian.

Baca juga: Biar Nyaman & Tenteram, Begini Cara Memilih Furnitur untuk Taman
 

7. Jenis tanaman

Perhatian jenis tanaman yang akan digunakan di taman atap ini. Pastikan tanaman itu bukan jenis yang dapat merusak struktur bangunan karena akarnya yang menjalar, dan merambat ke dinding. Penggunaan rooftop garden juga bermanfaatkan untuk mendinginkan atap hunian. Penggunaan rumput, tanaman, dan tanah dapat meredamkan hawa saat kondisi cuaca sedang panas.

Editor: Dika Irawan
SEBELUMNYA

Bakal Digelar di Kota Kasablanka, Ini 4 Fakta Menarik Event MyBTStory

BERIKUTNYA

5 Cara Membuat Dapur Mungil Kalian Terasa Luas Tanpa Harus Membongkarnya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: