Ilustrasi pekerja dengan mental yang sehat. (Sumber gambar : Pexels/Jopwell)

5 Cara Memulihkan Energi Mental Agar Siap Kerja Lagi

09 May 2022   |   14:43 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Libur Lebaran telah usai. Saatnya kembali menghadapi realita kehidupan. Jalanan macet Ibu Kota Jakarta hingga setumpuk pekerjaan yang tertinggal selama liburan siap menanti, dan tentu saja semua itu harus dihadapi dengan lapang hati. 

Agar siap menghadapi kondisi yang melelahkan tersebut, kamu perlu meningkatkan kembali energi mental. Beberapa ahli menggambarkan energi mental sebagai keadaan suasana hati di mana kamu merasa produktif, termotivasi, dan siap untuk menyelesaikan sesuatu. 

Nah, berikut ini kiat untuk meningkatkan kembali energi mental dari Psikolog Kendra Kubala.
 

1. Menutrisi tubuh

Otak mengambil energi dari makanan yang kamu makan. Untuk itu, apabila asupan nutrisi kamu kurang, ini berdampak pada energi mental, fisik, hingga suasana hati.

Asupan nutrisi yang baik untuk otak bisa kamu dapatkan dari ikan berlemak seperti tuna dan salmon, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau tua, kiwi, jeruk, sereal gandum utuh, telur, yogurt, keju, ayam, dan kedelai. 

Sementara camilan yang dianggap dapat meningkatkan kesehatan mental yakni biji lau, coklat hitam, berry, dan pisang. Jangan lupa juga untuk menghidrasi tubuh dengan air. 
 

2. Meditasi

Meditasi bagus untuk mengembalikan fokus dan pada akhirnya memperbarui energi dalam pikiran dan tubuh. Ada beragam manfaat meditasi yang bisa kamu dapat seperti peningkatan kesadaran, kemampuan untuk fokus pada saat ini, suasana hati yang membaik, perhatian yang meningkat, dan peningkatan aliran darah ke otak.
 

3. Bangun dan bergerak

Kamu juga perlu bergerak dalam hal ini berolahraga. Menurut American Psychological Association (APA, olahraga bermanfaat bagi pikiran dan tubuh. Selain membantu meningkatkan kesehatan fisik, olahraga teratur dapat meningkatkan suasana hati, memori dan proses berpikir, hingga kesejahteraan mental dan emosional secara keseluruhan.

Sementara menurut penelitian pada 2018, olahraga bermanfaat untuk mereduksi risiko penurunan kognitif terkait usia, membantu meningkatkan memori, perhatian, dan fungsi otak lainnya. Hal ini karena olahraga meningkatkan aliran darah ke otak, serta mendorong pelepasan bahan kimia otak penting seperti serotonin dan dopamin. 
 

4. Minum kopi atau teh

Menurut penelitian pada 2016 yang mengeksplorasi efek kafein pada kognitif, fisik, dan kinerja di tempat kerja, sekitar 40 dan 300 miligram kafein dapat membantu meningkatkan kewaspadaan, perhatian, dan waktu reaksi. Kafein juga membantu meningkatkan penilaian, memori, dan kemampuan pengambilan keputusan, walaupun efeknya kurang konsisten.
 

5. Tidur Cukup 

Jumlah dan kualitas tidur yang tepat bukan hanya penting untuk kesehatan fisik, namun juga memberikan waktu yang dibutuhkan otak untuk menyimpan informasi, membuang limbah, dan melakukan proses tubuh penting lainnya.

Energi mental dapat dengan cepat berkurang ketika kamu tidak cukup tidur. Efeknya kamu jadi kurang fokus bahkan kesulitan mengatur emosi. Dalam jangka panjang, kurang tidur memiliki konsekuensi yang lebih serius bagi kesejahteraan mental dan fisik dari waktu ke waktu.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Planetarium & Observatorium Jakarta Gelar Peneropongan Benda Langit, Terbuka untuk Umum & Gratis

BERIKUTNYA

Resmi Comeback, GOT7 Bakal Rilis Album Baru 23 Mei

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: