Venytha Yoshiantini dan Putri Indam Kamila yang melatih peserta Indonesia Menuju Broadway (Sumber gambar: dok. Indonesia Kaya)

Intip Keseruan Belajar Akting, Vokal & Menari di Kelas Broadway

11 April 2022   |   17:12 WIB

Buat kalian yang ingin mendalami dunia akting, menyanyi dan menari wajib menyimak Program Indonesia Menuju Broadway yang menjadi wadah edukasi bagi para talenta muda. Program yang telah berlangsung sejak 2021 ini menghadirkan para mentor berpengalaman di bidangnya loh.

Selain mendapatkan kesempatan belajar secara daring dari tim Passport to Broadway, para peserta juga mendapatkan pelatihan langsung dari pelatih di Indonesia yang berpengalaman.

Indonesia Menuju Broadway adalah sebuah program yang diadakan oleh Indonesia Kaya bekerja sama dengan Passport to Broadway, New York, untuk memberkan kesempatan kepada peserta terpilih untuk mengikuti pelatihan langsung di Broadway, New York, Amerika Serikat.

Berbeda dengan program tahun-tahun sebelumnya, Program Indonesia Menuju Broadway 2021 dilaksanakan secara daring dan luring. Musical Theater Conservatory intensif pertama di Indonesia ini menggunakan silabus yang diadaptasi dari pelajaran tahun pertama sekolah konservatori di Amerika Serikat dan pengajar lokal yang berpengalaman di bidangnya.

Program itu memungkinkan para peserta berkesempatan mengikuti berbagai kelas yang mengasah kemampuan akting, vokal, dan tari secara intensif secara virtual selama hampir 1 tahun sejak November 2021 lalu.

Para peserta mendapatkan kesempatan eksklusif untuk belajar secara online dengan tim dari Passport to Broadway yang terdiri dari Amy Weinstein yang mengajar Musical Theatre Performance/Acting, Stephen Brotebeck mengajar Musical Theatre Dance Styles, serta Seth Weinstein dan Catherine Vaughn yang merupakan pengajar Musicianship dan Vocal Training.

Selain itu, mereka juga mendapatkan pelatihan dari pelatih di Indonesia lho. Berikut para pengajar para peserta Indonesia Menuju Broadway 2021 di Indonesia.

Akting dan Vokal
Venytha Yoshiantini dan Putri Indam Kamila adalah nama pengajar yang memberikan pelatihan kepada para peserta Indonesia Menuju Broadway 2021.

Venytha Yoshiantini memiliki pengalaman sebagai pengajar akting dan merupakan sosok yang disebut telah terlatih secara profesional. Dia memiliki sejumlah gelar seperti BA (Hons) Musical Theatre First Class Honors dari Lasalle College of the Arts dan gelar Diploma in Theatre (with Distinction) dari Nanyang Academy of Fine Arts. 

Venytha juga merupakan sutradara Teater Musikal Nusantara (TEMAN) dan sutradara teater dalam serial musikal “Nurbaya”. Dia juga berhasil dalam membawa karya Broadway ke Indonesia seperti Hairspray dan Into the Woods.

Sementara Putri Indam Kamila merupakan penerima penghargaan Indonesia Menuju Broadway dan mendapatkan pelatihan broadway langsung di New York pada 2019. Dia lulus dengan First Class Honours Bachelor of Arts, Musical Theater dari Lasalle College of the Arts Singapore.

Putri juga pernah memainkan peran Iis, salah satu ajudan karakter Meringgih di serial musikal Nurbaya karya kolaborasi Garin Nugroho, Indonesia Kaya, dan Teater Musikal Nusantara.

Sementara pengajar yang memberikan pelatihan dan pemahaman dalam program ini adalah Andrea Miranda dan Dani Dumadi

Andrea Miranda telah menempuh studi professional Conservatory of Musical Theater di New York Film Academy dan juga merupakan penampil di Artswara pada 2009 - 2014. Dia juga pernah menjadi pemeran utama di pergelaran drama tari Genta Sriwijaya, dan pada 2015 telah meluncurkan album perdananya bertitel Andrea Miranda.

Adapun Dani Dumadi adalah seseorang yang memiliki berbagai pengalaman di bidang seni vokal, baik di dalam maupun luar negeri. Dia tergabung dalam paduan suara Batavia Madrigal Singers Jakarta dan ikut memenangkan International May Choir Competition di Bulgaria dan Tolosa Choral Contest di Spanyol.

Menari
Program Indonesia Menuju Broadway menghadirkan Ufa Sofura, Pasha Prakasa, dan Ayu Gurnitha yang memberikan pelatihan kepada para peserta.

Ufa Sofura adalah seorang penari dan koreografer yang telah membuahkan beberapa karya dalam film, konser, musik video, dan pagelaran baik di dalam dan luar negeri. Wanita penari ini juga memiliki kemampuan tari tradisional dan modern.

Dia juga menimba ilmu di Amerika Serikat untuk mendapatkan sertifikasi pengajar, koreografer, dan penari profesional.

Sementara Pasha Prakasa adalah seorang pengajar yang telah memiliki pengalaman selama 10 tahun sebagai pengajar tari, performer, koreografer, dan show director. Dia kerap membagikan ilmu dan pengetahuan kepada para peserta mulai dari menjadi koreografer Serial Musikal Nurbaya hingga terlibat beberapa produksi musikal di New York.

Adapun Ayu Gurnita  merupakan penerima penghargaan Indonesia Menuju Broadway dan mendapatkan pelatihan broadway langsung di New York pada 2019 yang lalu. Da menempuh pendidikan di Broadway Academy Asia (Malaysia) serta Limkokwing University of Creative Technology.

Dia juga memiliki pengalaman mengajar seni pertunjukan tari dan memiliki pengalaman dalam teater musikal seperti Bunga Untuk Mira, Siti Nurbaya, Anugrah Terindah, dan Ande-Ande Lumut.

Editor: Fajar Sidik
SEBELUMNYA

Negara Ramah Muslim Ini Cocok untuk Jadi Destinasi Libur Lebaran di Eropa

BERIKUTNYA

2 Resep Takjil Berbahan Kurma ala Sisca Soewitomo

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: