Ilustrasi. (Sumber gambar: dok. pexels)

Ingin Ikut Bea Siswa LPDP? Ini Kiat Bikin Esai yang Menarik

10 March 2022   |   17:04 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Bagi Genhype yang saat ini sedang ingin mengikuti bea siswa pendidikan ke luar negeri, ada kabar gembira nih karena Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali membuka pendaftaran bea siswa. Calon peserta akan mengikuti seleksi sebelum dinyatakan lolos sebagai penerima bea siswa LPDP.

Pada bea siswa tahap 1 ini, ada tiga jenis seleksi yang harus kalian lewati, yaitu Seleksi Administrasi yang sedang berlangsung saat ini hingga 27 Maret 2022, Seleksi Bakat Skolastik, dan Seleksi Substansi.

Nah, untuk mengikutinya ada beberapa persyaratan yang harus kalian siapkan seperti dokumen yang nantinya akan diunggah atau diisi di aplikasi pendaftaran, seperti LoA Unconditional, proposal penelitian bagi pelamar program pendidikan doktor, Surat Rekomendasi, Surat Pernyataan, Surat Usulan, sertifikat kemampuan Bahasa Inggris, hingga esai Kontribusi untuk Indonesia.

Dalam pembuatan esai ini, kalian perlu menyiapkan waktu yang cukup dan menerapkan beberapa langkah jitu agar tulisannya menarik dan dapat meyakinkan tim penyeleksi.

Radyum Ikono, CEO Schoters, platform edutech untuk akses pendidikan luar negeri termasuk jalur beasiswa menuturkan, pelamar harus menerapkan strategi yang tepat saat hendak mempersiapkan esai.

1. Pahami Kemauan Pemberi Bea siswa
Menurutnya, esai yang dibuat pelamar harus bisa menjawab kemauan pemberi bea siswa. Dalam konteks ini, pelamar perlu memahami latar belakang LPDP menyelenggarakan bea siswa yakni sebagai investasi negara untuk membangun Indonesia.

“Pastikan potensi diri, gagasan, dan komitmen pelamar untuk membangun negeri ditulis dengan kerangka penulisan yang baik dan dijabarkan menggunakan bahasa yang mudah dipahami," ungkap Radyum.

2. Deskripsikan Dengan Sistematis
Pada Seleksi Administrasi ini, pelamar akan diminta membuat sebuah esai mengenai kontribusi untuk negeri, yang dijabarkan ke dalam tiga poin penting.

Poin pertama adalah komitmen kembali ke Indonesia, yang menjelaskan keseriusan pelamar membangun Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan. Lalu rencana pasca-studi, yang menceritakan kegiatan yang akan dilakukan pelamar setelah lulus dengan memaksimalkan bidang ilmu yang telah didapatkan. Serta yang terakhir adalah rencana kontribusi di Indonesia, berupa pengembangan ide visioner yang dapat memberi solusi atas permasalahan di Indonesia.

“Ketiga poin di atas perlu dideskripsikan ke dalam 1.500 hingga 2.000 kata secara terstruktur, sistematis, dan tanpa mengulang poin yang sama,” jelasnya.

3.  Minta Masukan dan Review
Dalam proses pembuatan esai, pelamar sebaiknya menyediakan waktu cukup agar hasilnya maksimal. Setelah selesai menulis, pelamar bisa meluangkan satu atau dua hari sebelum melakukan submission untuk meminta pihak berkompeten melakukan review dan memberi masukan.

Bisa dari dosen atau rekan yang memiliki pengalaman sukses menembus beasiswa LPDP. Sudut pandang mereka akan membantu pelamar membuat tulisan yang lebih komprehensif, dengan sudut pandang yang lebih luas.

Untuk diketahui, LPDP merupakan salah satu bea siswa bergengsi yang memberikan banyak manfaat bagi penerimanya. Selain biaya pendidikan yang ditanggung penuh, lulusan beasiswa LPDP memiliki peluang kerja yang besar karena dianggap telah berhasil melewati seleksi ketat dan berkualitas.

Seperti yang dipaparkan di website resmi Kementerian Keuangan RI, sejak 2012 hingga 2021, LPDP tercatat telah mendanai lebih dari 29.000 orang yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Hingga saat ini, para alumni tersebut bekerja di sektor publik (61,9 persen), privat (35,8 persen) dan swasta (2,3 persen).

Untuk konsultasi lebih dalam mengenai bea siswa LPDP maupun bea siswa luar negeri lainnya, pelamar bisa mengunjungi situs Schoters di www.Schoters.com/id atau Instagram di @schoters, yang menyediakan berbagai informasi lengkap seputar penerimaan bea siswa, mulai dari dalam hingga luar negeri.


Editor: Indyah Sutrinngrum
 

SEBELUMNYA

Hiatus 11 Tahun, Ressa Herlambang Bakal Comeback dengan Lagu Baru

BERIKUTNYA

Wow.. 6 Bandara di Indonesia Dinilai Paling Higienis di Asia Pasifik

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: