dok. unsplash

4 Kunci Sukses Gen Z saat Memasuki Masa Produktif

09 March 2022   |   20:36 WIB
Image
Dewi Andriani Hypeabis.id

Pada dekade ini sepertinya menjadi masa keemasan buat Generation Z alias Gen Z. Apalagi sebagai digital native, mereka mulai beranjak memasuki masa produktif di mana pada era yang serba digital ini membuat eksistensi Gen Z menjadi begitu krusial.

Kesempatan Gen Z, baik untuk bekerja maupun berkarya terbuka sangat luas. Nah, bagi para Gen Z, ada dua hal yang perlu kalian kuasai supaya bisa memanfaatkan era keemasan ini. Keduanya yaitu kemampuan untuk jadi kritis dan kreatif.

Untuk bisa menguasai dua hal tersebut, Ari Lesmana vokalis Fourtwnty yang juga merupakan POCO Icon, membagikan empat tips bagi para Gen Z supaya bisa berpikir kritis dan kreatif.
 

1.      Konsistensi

Konsistensi merupakan kunci penting untuk berpikir kritis dan kreatif. Begitu pula yang dilakukan oleh Ari sedari kecil, tepatnya dari kelas 4 SD dia sudah memiliki mimpi menjadi musisi, tapi jalan yang terbuka baginya adalah menjadi pegawai perusahaan.

Meski demikian, Ari tidak menyerah dan terus mendobrak membuka jalan hingga akhirnya sampai ke tujuannya, yaitu menjadi penyanyi. Dari konsistensinya tersebut, Ari juga memutuskan untuk menjadi POCO Icon.

Ari melihat bahwa brand teknologi yang populer di kalangan generasi muda ini memiliki konsistensi untuk terus menjangkau lingkungan dan tren yang out of the box, serta selalu menyuarakan aspirasi generasi muda.
 

2.      Fokus Pada Sesuatu, Untuk Jadi Sesuatu

Ada satu hal sederhana yang membuat Ari Lesmana menjadi seorang musisi serta akademisi yang baik yaitu dengan fokus melakukan apa yang dia ingin lakukan dengan sepenuh hati.

Pentingnya melakukan sesuatu dengan fokus dan sepenuh hati tak bisa dipandang sebelah mata. Sebab dengan melakukan sesuatu sepenuh hati, maka kalian akan menemukan jalan dan menjadi yang terbaik di bidang itu.

“Aku sempat ingin keluar dari Fourtwnty. Cuma, ada poin di mana teman-temanku bilang ‘Ketika kamu fokus sama sesuatu, kamu akan jadi sesuatu. Bahkan, kalau kamu misal cuma dagang kerupuk, tapi kalau kamu benar-benar expert di kerupuk, kamu pasti bisa jualan ke seluruh dunia.’ Makanya, ketika kamu yakin, bersungguh-sungguh, kamu pasti akan jadi sesuatu,” ucap pria kelahiran 1993 ini.
 

3.      Aksi dan Kreasi

Hal lain yang tak kalah penting bagi Ari Lesmana untuk sukses adalah berani beraksi dan berkreasi. Keberanian itu dia terapkan bersama Fourtwnty, yang memang tidak memiliki agensi tersendiri. Tidak adanya ikatan itulah yang membuat Fourtwnty bisa terbang bebas berkreasi dan kini digandrungi oleh banyak pecinta musik di Indonesia.

 “Fourtwnty itu ya bisa dibilang yatim piatu ya. Enggak ada yang menolong kami selain diri kami sendiri. Sama seperti POCO yang akhirnya berdiri sendiri,” ucap Ari.
 

4.      Fokus pada Fungsi, Bukan Gengsi

Sebagai Gen Z yang memang masih muda, mungkin kalian tertarik pada barang-barang yang bisa meningkatkan gengsi. Namun, bagi Ari yang terpenting dalam suatu barang, utamanya yang ingin dibeli dengan harga mahal, adalah fungsinya.

Ari tentu punya pengalaman dengan hal itu. Sebagai musisi, dia bisa saja membeli gitar atau alat musik apapun yang harganya selangit demi gengsi. Namun, dia memilih untuk menahan keinginan itu dan fokus menggunakan alat musik yang secukupnya sesuai fungsi.

“Buat aku, semua itu berasal dari kebutuhan hatimu. Kalau hatimu nyaman, gengsinya akan minggir, yang penting fungsinya. Kalau itu semua sudah berjalan, karirmu akan naik,” ujarnya.

Itu dia kiat-kiat dari Ari Lesmana untuk kamu Gen Z yang ingin memiliki kemampuan untuk berpikir kritis dan kreatif demi memaksimalkan potensi diri pada era keemasan ini.

Editor: Fajar Sidik
 
SEBELUMNYA

Lego Rilis Set Lego Vespa 125 Model Terbaru

BERIKUTNYA

Ini Cerita di Balik Sundae Shower, Sabun Mandi yang Sempat Viral di Tiktok

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: