Ilustrasi bermain game (Sumber foto: Unsplash/Glenn Carstens)

Perusahaan Video Game Hentikan Sementara Penjualan di Rusia 

08 March 2022   |   08:30 WIB
Image
Syaiful Millah Asisten Manajer Konten Hypeabis.id

Invasi Rusia ke Ukraina mendapatkan banjir kritik dan kecaman. Selain negara Barat yang memberlakukan sanksi, banyak perusahaan yang menghentikan sementara penjualan produk dan layanan mereka di wilayah Rusia. Tak terkecuali para pengembang dan penerbit gim, seperti Ubisoft dan Take Two Interactive. 

Dalam sebuah postingan di situs resminya, perusahaan video gim Ubisoft mengumumkan keputusannya untuk menghentikan sementara penjualan di Rusia. Perusahaan menyebut alasannya karena situasi buruk yang menimpa Ukraina. 

“Mengingat tragedi yang berlangsung di Ukraina, kami telah memutuskan untuk menangguhkan penjualan kami di Rusia,” tulis Ubisoft. 

Tidak disebutkan secara rinci mengenai upaya penghentian penjualan yang dimaksudkan. Akan tetapi, sebuah laporan dari Bloomberg menyatakan bahwa langkah penyetopan itu termasuk penjualan gim fisik dan digital dai perusahaan. 

Selain itu, perusahaan induk video gim Take Two Interactive juga memutuskan untuk memblokir sementara penjualan dan pemasangan gim baru di wilayah Rusia dan Belarusia, menyusul invasi yang dilakukannya. 

Larangan ini berlaku untuk semua anak perusahaan Take-Two, termasuk 2K Games dan Rockstar Games yang merupakan pengembang di balik waralaba gim populer, seperti Grand Theft Auto, Red Dead Redemption, WWE 2K22, NBA 2K22, dan yang lainnya. 

“Kami telah menyaksikan peristiwa di Ukraina dengan keprihatinan dan kesedihan … Kami memutuskan untuk menghentikan penjualan, pemasangan, dan dukungan pemasaran baru di semua label kami di Rusia dan Belarusia,” kata perusahaan. 

Tak hanya dua perusahaan itu saja, sebelumnya Electronics Arts juga telah menindak tegas upaya invasi Rusia ke Ukraina. Caranya dengan menghapus tim Rusia dan Belarusia dari seluruh seri gim FIFA dan NHL yang dikembangkan oleh perusahaan. 

Activision Blizzard juga menangguhkan penjualan baru gim-gim mereka di pasar tersebut. Begitu juga dengan Epic Games yang belum lama ini mengambil langkah serupa. Termasuk juga Projekt Red yang telah menghentikan penjualan gim digital dan fisik mereka di wilayah Rusia. 

[Baca juga: Perusahaan-perusahaan teknologi hentikan layanan di Rusia

Editor : Nirmala

SEBELUMNYA

Begini Klarifikasi Gekrafs Soal Paris Fashion Show

BERIKUTNYA

Terlanjur Beli Celana yang Kebesaran? Ini 6 Trik Menyiasatinya!

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: