Call of Duty: Mobile (dok. Activision)

Wow, Game Call of Duty: Mobile Catat Transaksi Pengguna Hingga US$1,5 Miliar 

24 February 2022   |   17:48 WIB
Image
Syaiful Millah Asisten Manajer Konten Hypeabis.id

Permainan video gim seluler (mobile game) Call of Duty: Mobile telah melampaui total pembelanjaan pemain hingga US$1,5 miliar dari seluruh penggunanya baik di platform Android dengan Google Play Store maupun iOS dengan Apple Store. 

Data terbaru baru dari Sensor Tower Store Intelligence menunjukkan bahwa pencapaian yang luar biasa dari gim hasil kolaborasi antara Activision dan Tencent tersebut, sejak pertama kali diluncurkan pada Oktober 2019 lalu. 

Pendapatan pada 2021 mewakili kinerja setahun penuh terbaik dengan persentase pembelanjaan mencapai 45 persen dari tahun ke tahun. Adapun, salah satu pendorong utama capaian ini adalah peluncuran gim di China pada Desember 2020. 

Sensor Tower mencatat bahwa Call of Duty: Mobile menduduki peringkat ke-14 sebagai gim seluler dengan pendapatan global terbanyak pada 2021. Ini merupakan posisi yang sangat prestisius mengingat ketatnya persaingan industri mobile gaming saat ini. 

Angka ini juga menempatkan gim tersebut pada posisi ketiga sebagai gim seluler penembak atau first person shooter (FPS) terlaris. Hanya kalah dari judul Garena Free Fire di posisi kedua dan PUBG Mobile yang menempati posisi pertama. 

Selain itu, data Sensor Tower juga mencatat bahwa genre gim penembak secara keseluruhan terus tumbuh dan diminati oleh para pemain gim seluler. Tercatat pengeluaran pengguna untuk gim-gim ini terus mengalami peningkatan. 

Data menunjukkan pada 2019 total belanja pemain untuk genre gim penembak atau FPS tercatat sebanyak US$3 miliar. Angkanya naik sekitar 50 persen pada 2020 dengan total belanja mencapai US$5,7 miliar dan terus naik pada 2021 dengan nilai yang mencapai US$6,3 miliar. 

Adapun, berdasarkan negaranya, Amerika Serikat menempati posisi teratas dengan jumlah pengeluaran pemain gim Call of Duty: Mobile terbesar, mencapai US$647 juta atau sekitar 43 persen dari seluruh angka global. Melengkapi posisi tiga besarnya adalah Jepang dan China. 
 



Editor :  Indyah Sutriningrum

SEBELUMNYA

Serial Juvenile Justice Ingin Sentuh Isu Kejahatan oleh Remaja

BERIKUTNYA

4 Tip Desain Ruang Tamu Terinspirasi dari Jawa Klasik

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: