Elis Kumara Djati telah menghasilkan ratusan lembar kain sejak 2017. (Dok. Omah Ecoprint, Google Indonesia)

Kain Ecoprint, Pilihan Kado Unik Hari Valentine

14 February 2022   |   17:36 WIB

Hari Valentine yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari menjadi momen yang tepat untuk mengekspresikan tanda kasih kepada orang yang dicintai. Dari data Google Trends, sejak 1 - 11 Februari 2022 pencarian berkaitan dengan “kapan hari valentine” meningkat lebih dari 350 persen.

Antusiasme untuk memberi hadiah pun meningkat, terlihat dari pencarian berkaitan “kado” yang meningkat hingga lebih dari 500 persen.

Untuk Genhype yang sampai saat ini masih bingung ingin memberikan kado apa, kain karya Omah Ecoprint by Elis Kumoro Djati bisa jadi pilihan hadiah unik di hari kasih sayang.

Percobaan yang terjadi secara tidak sengaja ini mendorong Elis untuk mengubah kain putih polos menjadi sehelai material indah dengan teknik pemindahan warna dari daun ke kain tanpa menggunakan zat tambahan lainnya.

Hasilnya, kalian bisa melihat corak asli daun pada kain yang secara alami mengeluarkan warna-warni unik pada kain.

Misalnya, dari beberapa daun yang dicoba, daun lanang (oroxylum indicum) meninggalkan warna kuning tua cerah. 
 
 

"Saya menyebutnya daun istimewa karena daun ini merupakan daun pertama yang saya gunakan dan menghasilkan warna yang asli. Terkadang juga bisa menghasilkan warna hijau tergantung mordan dan kain yang kita gunakan,” ujar Elis.

Elis telah menghasilkan ratusan lembar kain sejak memulai Omah Ecoprint pada 2017. Dalam sehari, dia dapat mewarnai 75 lembar kain katun berukuran 200 cm x 115 cm dengan corak dan ragam yang berbeda-beda. 

Daun yang digunakan Elis pun beragam. Selain daun lanang, favoritnya adalah daun jati, daun ketapang, daun mangsi dan daun indigo yang banyak tumbuh di sekitar rumahnya.

Kain-kain ini kemudian dia rancang menjadi pakaian, jilbab hingga pashimna. 

Selain dipasarkan di media sosial dan e-commerce, produk-produk Omah Ecoprint dapat ditemukan di Dekranasda Kabupaten Bantul dan Bandar Udara Istanbul Atatürk.
 

Kelas belajar ecorint. (Dok. Omah Ecoprint, Google Indonesia)

Kelas belajar ecorint. (Dok. Omah Ecoprint, Google Indonesia)


“Selain memproduksi kain, saya juga membuka Kelas Belajar Ecoprint. Kelas ini diminati berbagai kalangan, baik tua maupun muda, baik laki-laki atau perempuan banyak yang tertarik mempelajarinya. Pesertanya pun datang dari seluruh Indonesia, bahkan dari Malaysia dan Eropa juga belajar di sini," kata Elis.

Peserta yang ingin belajar ecoprint harus mendaftar terlebih dahulu melalui dengan menghubungi langsung melalui aplikasi pesan ataupun media sosial dengan jumlah peserta yang beragam.

Setiap sesi biasanya dilakukan satu hingga dua pertemuan yang secara langsung dijalankan oleh Elis untuk mengajari peserta memahami teknik ecoprint.

Di sini, peserta akan belajar untuk mengenali daun-daun yang digunakan, mengenali jenis kain, proses mordanting, proses penyusunan daun, cara menggulung dan melipat kain yang sudah disusun daun-daun, proses mengukus, dan membuka gulungan yang sudah selesai dikukus.

Editor: Fajar Sidik
SEBELUMNYA

Asyik, Ada Banyak Pilihan Film Drama di JFF Online 2022

BERIKUTNYA

Beasiswa Ini Plus Dapat Magang di Garena & Shopee

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: