Cyber Security Hub (dok. Protergo)

Dorong Kesadaran Keamanan Siber, Protergo Kenalkan Cyber Security Hub

11 February 2022   |   20:30 WIB
Image
Syaiful Millah Asisten Manajer Konten Hypeabis.id

Perusahaan keamanan siber Protergo kenalkan Cyber Security Hub pertama di Indonesia. Cyber Security Hub sendiri merupakan sebuah tempat yang didedikasikan sebagai pusat pengalaman (experience center) terkait dengan persoalan keamanan siber. 

Co-founder Protergo Siber Sekuriti, Marco Cioffi, mengatakan bahwa gedung bernama Graha Protergo tersebut ditujukan untuk mendekatkan isu keamanan siber yang seringkali dianggap rumit dan bersifat teknis. 

Dia menuturkan Graha Protergo terdiri dari tiga lantai. Lantai pertama didedikasikan untuk pusat pengalaman, di mana para klien dapat menyaksikan secara langsung simulasi serangan siber seperti malware, ransomware, dan lain sebagainya. 

Lantai kedua, didedikasikan sebagai Black Team Operation Center yang berfokus pada layanan penetration testing dan vulnerability assessment, di mana tim melakukan percobaan penyerangan data ke perusahaan klien dengan seizin mereka untuk mengetahui lebih lanjut mengenai dampak dari serangan siber. 

Lantai ketiga, katanya, didedikasikan sebagai X-Force Operation Center di mana tim dikhususkan untuk memantau infrastruktur klien secara penuh. “Kami ingin memperkuat keamanan siber di Indonesia sehingga para pelanggan merasa aman,” katanya dalam diskusi virtual. 

(Baca juga: Begini Prediksi Tren Keamanan Siber 2022 Versi Micro Trend)

Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Protergo pada periode 2020 hingga 2021, setidaknya ada 39 juta serangan siber yang tercatat di Indonesia dengan sekitar 190 juta percobaan serangan ke berbagai perusahaan dan lembaga di berbagai wilayah. 

Dia mengatakan bahwa secara umum, sebagian besar negara di dunia termasuk Indonesia belum memiliki kesiapan yang cukup untuk menangkal berbagai serangan siber yang kian meningkat dan beragam dari waktu ke waktu. 

Hal tersebut, lanjutnya, patutnya menjadi perhatian tidak hanya bagi perusahaan besar tapi juga pelaku usaha yang lebih kecil karena saat ini banyak aktivitas dan transaksi bisnis dilakukan secara daring. 

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak sumber daya dan talenta berkualitas yang bisa disandingkan di tingkat internasional. Ini juga yang menjadi salah satu fokus dar perusahaan, untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas insan keamanan siber lokal. 

“Kami harap Indonesia dapat mengembangkan keamanan siber berkelas dunia. Terlebih Indonesia memiliki generasi muda yang bertalenta. Harapannya kita bisa ekspor layanan cyber security ke luar negeri,” ujarnya. 


Editor: Avicenna

SEBELUMNYA

Segera Tes Covid-19 Jika Temukan Gejala dan Kondisi Ini

BERIKUTNYA

Tiramisu Jadi Nama Sistem Operasi Android 13 

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: