Anang Hermansyah (kanan) beserta istri dan kedua anaknya (dok. Instagram Ananghijau)

Kenali Metode Transplantasi Rambut Anang Hermansyah

06 January 2022   |   13:59 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Tampilan baru musisi Anang Hermansyah cukup menyita perhatian publik. Suami Ashanty itu memutuskan untuk mencukur habis rambutnya di hari-hari terakhir liburannya di Turki. Bukan sembarang pelontos, Anang ternyata menjalani treatment transplantasi rambut. 

Langkah serupa dilakukan menantunya, Atta Halilintar. Dia ikut menjalani transplantasi rambut namun hanya pada bagian depan kepala alias jidat, tanpa harus botak.   

Memang, transplantasi rambut tengah tren di kalangan artis. Sebelumnya ada musisi Kevin Aprili yang menumbuhkan rambut di area wajah, tepatnya membentuk jenggot dan kumis dengan metode transplantasi. Lantas seperti apa treatment transplantasi rambut itu?  

Mengutip Healthline, Kamis (6/12/2021), transplantasi rambut adalah prosedur di mana ahli bedah plastik atau dermatologis memindahkan rambut ke area kepala yang botak. Dokter bedah biasanya menggunakan rambut dari belakang atau samping kepala ke depan atau atas kepala.

Kerontokan rambut hingga menyebabkan kebotakan pada bagian depan kepala biasanya yang menjadi dasar seseorang, terutama pria menjalani transplantasi rambut. Selain itu, wanita dengan rambut yang menipis atau mereka yang kehilangan rambut karena mengalami luka bakar atau cedera kulit kepala. 
 

Transplantasi rambut tidak bisa dilakukan begitu saja pada wanita dengan pola kerontokan rambut yang meluas di seluruh kulit kepala, orang yang tidak memiliki cukup rambut donor, atau orang yang membentuk bekas luka keloid (bekas luka tebal dan berserat) setelah cedera atau operasi. Metode ini juga tidak disarankan untuk mereka yang rambutnya rontok karena pengobatan seperti kemoterapi.

Sementara itu, ada dua jenis prosedur transplantasi rambut yakni cangkok celah dan cangkok mikro. Cangkok celah mengandung 4 sampai 10 rambut per cangkok. Sementara cangkok mikro mengandung 1 sampai 2 helai rambut per graft, tergantung pada jumlah area yang ingin ditutupi rambut.

Setidaknya ada dua teknik utama transplantasi rambut, berikut diantarnya : 

1. Transplantasi unit folikel (FUT)
Pada teknik ini, dokter bedah akan menggunakan pisau bedah untuk memotong kulit kepala dari bagian belakang kepala. Sayatan biasanya beberapa inci panjangnya. Ini kemudian ditutup dengan jahitan.

Ahli bedah selanjutnya memisahkan bagian kulit kepala yang dibuang menjadi bagian-bagian kecil menggunakan lensa pembesar dan pisau bedah yang tajam. Saat ditanamkan, bagian ini akan membantu mencapai pertumbuhan rambut yang tampak alami.

2. Ekstraksi unit folikel (FUE)
Teknik ini dimulai dengan pemotongan folikel rambut langsung dari bagian belakang kepala melalui ratusan hingga ribuan sayatan kecil. Dokter bedah membuat lubang kecil dengan pisau atau jarum di area kulit kepala yang menerima transplantasi rambut. Dokter kemudian dengan lembut menempatkan rambut di lubang ini.

Selama satu sesi perawatan, seorang ahli bedah dapat mentransplantasikan ratusan atau bahkan ribuan rambut. Setelah itu, cangkok, kasa, atau perban akan menutupi kulit kepala selama beberapa hari.

Sesi transplantasi rambut ini bisa memakan waktu empat jam atau lebih. Jahitan baru bisa dilepas sekitar 10 hari setelah operasi. Namun demikian, kamu mungkin memerlukan tiga atau empat sesi untuk mendapatkan rambut yang diinginkan. Sesi berikutnya akan berlangsung beberapa bulan untuk memungkinkan setiap transplantasi sembuh sepenuhnya.

Bagaimana Genhype, tertarik untuk transplantasi rambut seperti Mas Anang dan Papa Ta?

Editor: M R Purboyo

SEBELUMNYA

Mulai Tayang Hari Ini, Simak Sinopsis Film Cinta Pertama, Kedua & Ketiga

BERIKUTNYA

4 Fakta Menarik Film Cinta Pertama, Kedua & Ketiga yang Tayang Hari Ini

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: