Ilustrasi masker sebagai pelindung dari Covid-19 (dok. Unsplash)

Kasus Omicron Bertambah Lagi, Apa yang Harus Dilakukan?

29 December 2021   |   18:16 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Jelang akhir tahun 2021, jumlah kasus positif Covid-19 varian Omicron terus bertambah. Pada Selasa (28/12/2021) pemerintah mencatat ada 47 kasus, termasuk 1 kasus transmisi lokal, lalu pada hari ini, Rabu (29/12/2021) bertambah lagi menjadi 68 kasus. 

“Tadi pagi dtemukan 21 kasus, jadi 68 kasus (saat ini),” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Rabu (29/12/2021).

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan 21 kasus baru itu merupakan pelaku perjalanan luar negeri yang terdiri dari 16 WNI dan 5 WNA. Sampai saat ini kasus Omicron di Indonesia kebanyakan dari pelaku perjalanan luar negeri.

Adapun dari puluhan kasus tersebut, negara kedatangan paling banyak adalah Arab Saudi dan Turki. “Adanya kasus Omicron Indonesia karena adanya perjalanan dari beberapa negara seperti Arab Saudi dan Turki, sehingga masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan berlibur ke sana,” kata Nadia.

Dengan adanya tambahan kasus ini, pengetatan di pintu masuk negara akan terus dilakukan, terutama di perbatasan laut dan darat. Hal ini karena positivity rate di pintu masuk laut dan darat 10 kali lebih tinggi daripada di udara.

Sementara itu, Nadia mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Kesadaran diri dan menahan keinginan berpergian harus dilakukan. Saya meminta masyarakat untuk bekerja sama mencegah penularan virus Covid-19 dengan menahan diri tidak bepergian,” tegasnya. 

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Viral Mobil Halangi Iring-Iringan Presiden, Begini Aturan Kendaraan Prioritas di Jalan Raya

BERIKUTNYA

4 Perawatan Mobil yang Penting Selama Musim Hujan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: