BukaPengadaan punya lima platform untuk berbagai keperluan (dok. Bukalapak)

Sasar Berbagai Segmen, BukaPengadaan Garap Lima Platform

07 December 2021   |   19:47 WIB
Image
Syaiful Millah Asisten Manajer Konten Hypeabis.id

BukaPengadaan, salah satu entitas bisnis dari Bukalapak, terus melakukan ekspansi untuk layanannya. Hingga kini, entitas yang pertama kali dibentuk pada 2016 itu telah memiliki lima platform untuk memenuhi kebutuhan dalam menjalankan bisnisnya.

AVP of Operations & Marketing Analytics BukaPengadaan, Andry Jachja, mengatakan bahwa BukaPengadaan yang menyasar bisnis komersial (business to business/B2B dan business to government/B2G) memiliki potensi besar di Indonesia.

"B2B dan B2G punya pangsa yang besar. Pertumbuhan dan permintaannya juga tinggi. Setidaknya dalam dua tahun terakhir ini juga diakselerasi oleh adopsi teknologi akibat pandemi baik dari dalam perusahaan maupun pemerintah," katanya dalam diskusi daring, Selasa (7/12).

Andry menuturkan bahwa saat ini, BukaPengadaan telah memiliki lima platform yakni Bela Pengadaan, SIPLah, eProcurement, Marketplace, hingga Travel. Dia juga berbagi rincian capaian sepanjang tahun ini.

(Baca juga: 6 Startup Ini Lulus Grab Ventures Velocity Batch 4)

Platform eProcurement di BukaPengadaan sepanjang tahun telah memproses lebih dari 6.000 purchase order dengan lebih dari 1.800 pelanggan bisnis dan lebih dari 30.000 produk yang terjual.

Untuk Bela Pengadaan, yang merupakan platform kolaborasi Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dengan lokapasar, telah memproses lebih dari 7.000 purchase order dengan lebih dari 1.900 institusi pemerintah.

Platform lain, SIPLah yang merupakan hasil kerja sama dengan Kemendikbudristek untuk pengadaan satuan pendidikan, mencatatkan sekitar 7.000 purchase order dari 1.900 institusi dan lebih dari 16.000 barang terjual.

Sementara itu, Marketplace BukaPengadaan telah mencatat sekitar 2.000 purchase order dari sembilan perusahaan. Adapun, platform Travel BukaPengadaan merupakan layanan baru yang masih dikembangkan oleh Bukalapak.

"Kita akan terus kembangkan inovasi baru, yang nantinya akan membuka pasar baru juga. Jadi kita ingin membangun ekosistem bersama-sama, tidak hanya model marketplace tapi hingga ke finance sampai travel dan lain sebagainya," katanya.



Editor: Avicenna

SEBELUMNYA

The Cure Umumkan Agenda Tur Inggris dan Eropa 2022

BERIKUTNYA

PPKM Level 3 Dibatalkan, Restoran Ini Buat Strategi Baru Jelang Nataru

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: