Ilustrasi pengguna Paylater. (Sumber gambar: Freepik/Benzoix)

Cara Bijak Menggunakan Paylater untuk Kebutuhan Rumah Tangga

03 August 2025   |   12:00 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Paylater kerap menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan mendesak seperti bayar kredit rumah, biaya sekolah, hingga memenuhi kebutuhan keluarga. Tidak jarang keputusan untuk menggunakan layanan menunda pembayaran atau kredit digital ini diambil para ibu rumah tangga. 

Data Kredivo dan Katadata Insight Center 2024 menunjukkan, hampir 5 dari 10 pengguna paylater merupakan perempuan, mayoritas berusia 18–35 tahun. Data tersebut juga menunjukkan bahwa mayoritas pengguna Kredivo yang sudah menikah menggunakan paylater untuk kebutuhan yang bener-bener penting, dari belanja bahan makanan (66,9 persen), produk kesehatan dan kecantikan (16,4 persen), hingga kebutuhan anak dan rumah tangga (10,1 persen).

Baca juga: Rawan Pengaruhi Kesehatan Finansial, Psikolog Ingatkan Tetap Bijak Gunakan Fitur Paylater

Menurut psikolog Marissa Meditania, banyak ibu yang berperan sebagai "menteri keuangan" keluarga dan sering kali membuat keputusan finansial dalam kondisi yang kurang ideal. Bukan karena tidak peduli, tetapi karena harus bertindak cepat dan dorongan kuat untuk melindungi keluarga di tengah rutinitas yang padat, serta akses edukasi yang belum merata. 

"Keputusan finansial sering diambil sambil masak, antar anak, atau mengurus rumah. Akhirnya, kebutuhan hari ini terasa lebih penting daripada memikirkan dampaknya di kemudian hari,” ujarnya, Jumat (1/8/2025).

Kendali demikian, di balik akses cepat dan solusi kredit digital, para ibu menurutnya perlu tetap mawas diri. Sebab, data dari Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI OJK) mencatat lebih dari 15.000 aduan terkait pinjaman ilegal sepanjang 2024, dan yang paling banyak melapor justru perempuan usia produktif di 26–35 tahun. 

Jadi, alih-alih mau mencari solusi, akses kredit digital yang tidak dibarengi dengan pemahaman malah bisa jadi boomerang untuk para ibu rumah tangga. Lantas, apa saja yang harus dilakukan para ibu sebelum menggunakan paylater agar mendapat manfaatnya? Berikut tips yang dibagikan dari Kredivo dan psikolog klinis Marissa Meditania.


1. Kenali Emosi Sebelum Ambil Keputusan Keuangan

Jangan pernah melakukan klik "bayar" atau "ajukan" saat sedang lelah dari aktivitas pekerjaan, capek atau cemas, hingga emosi naik-turun. Emosi yang tidak stabil ini bisa membuat keputusan menjadi impulsif, apalagi untuk belanja harian atau kebutuhan mendesak yang kadang membuat para ibu nekat. 

Biasakan mindful spending dengan memakai paylater untuk kebutuhan yang memang sangat penting, bukan hanya karena FOMO (fear missing of missing out)


2. Hitung-hitungan Dulu Agar Tidak Boncos

Paylater memang memudahkan, tetapi tetap harus ada batasan. Supaya cash flow tetap aman, idealnya total cicilan tidak lebih dari 30 persen dari penghasilan bulanan. Pasalnya, hal-hal seru yang terlihat kecil hari ini bisa menjadi beban jika tidak dikontrol. 


3. Pastikan Layanan Paylater Resmi

Sebelum klik “ajukan”, pastikan dulu layanannya terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebab, pinjaman ilegal sering tidak transparan, berbunga tinggi, dan rawan penyalahgunaan data pribadi, bahkanbisa sampai mengancam saat penagihan. 

Berbeda bila memakai paylater yang resmi dan diawasi OJK. Kejadi lian tersebut dapat diminimalisir. Oleh karena itu, para ibu bisa langsung cek legalitas penyedia paylater di laman OJK sebelum memakainya.


4. Bicarakan Keuangan dengan Pasangan atau Orang Terdekat

Peran ibu memang berat, tetapi bukan berarti ibu harus menghadapinya sendirian. Ajak pasangan atau orang yang ibu percaya untuk diskusi. Tujuannya adalah mendapat perspektif tambahan dan dukungan emosional, apalagi jika sedang tertekan atau harus menghadapi pengeluaran tak terduga.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 
 

SEBELUMNYA

Xiaomi Perkenalkan Mesin Cuci & Pengering Terintegrasi, Cek Fitur Unggulannya

BERIKUTNYA

AXEAN Festival 2025 Umumkan Lineup Fase Kedua, Hadirkan 43 Musisi Asia Tenggara

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga